7 Emosi meledak-ledak Ahok kepada warga Pluit

Reporter : Muhammad Hasits | Jumat, 3 Mei 2013 07:23

banjir. merdeka.com/arie basuki

7.
Seperti anak kecil, tak bisa diatur

Merdeka.com - Ini terjadi saat Pluit dilanda banjir besar. Ahok waktu itu geram karena banjir belum surut warga Pluit sudah ingin kembali pulang.


Waktu itu Ahok mengimbau agar warga di wilayah Pluit tidak ngeyel untuk kembali ke rumah. Menurutnya, hal ini merupakan wujud perhatian Pemprov terhadap warganya.

"Kalau sampai besar, laut ini kan gak bisa turun, kalau sampai rob, misalnya terjadi, maaf mati kita semua. Nah, sekarang kita sudah pompa, air sudah surut, orang berpikir mereka akan pulang. Ini kita juga bicara sama mereka ribut," kata Ahok di Kantor Balai Kota, Jakarta, Rabu (23/1).

Mantan Bupati Belitung Timur ini meminta warga di perumahan elite Pluit untuk tidak kembali dulu ke rumah hingga akhir bulan ini. Namun warga di wilayah Pluit ngeyel tetap kembali.

"Ini kaya anak kecil kan, kita kasih tahu jangan ke sana dulu, tunggu sampai lewat tanggal 30. Nah ini mau datang imlek lagi, biasanya besar hujannya, pasang lagi. Nah, kalau mereka masih ngotot juga kita mau gimana? Suruh tentara jaga saja kalau bandel begitu," tegas Ahok.

Baca juga:
Cerita Ahok yang bapaknya rela jual kepala demi pendidikan anak
Ahok ingin punya ajudan cantik
Tiba-tiba Ahok teringat Wanda Hamidah
Cara murah Ahok atasi kemacetan jangka pendek Jakarta


[has]

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE