Media sosial saat ini tengah dihebohkan dengan kemunculan seorang pria berambut gondrong yang sanggup menggandakan uang hingga ratusan juta rupiah di kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Aksinya ia lakukan di hadapan sejumlah warga, dengan direkam dan menjadi viral di kalangan masyarakat.
Seperti melansir dari Instagram @smart.gram pada Selasa (23/3), pria tersebut melakukan aksinya menggandakan uang dengan bantuan kotak kecil berwarna hitam, cokelat dan putih. Kemudian tak berselang lama, kotak tersebut berhasil dipenuhi oleh uang seratus ribu dengan jumlah yang sangat banyak.
Aksinya membuat para warga yang menyaksikan berdecak kagum atas aksi penggandaan uang yang dilakukan di rumah pria yang kerap dipanggil ustaz tersebut.
“Doain ini ngga ada apa apanya ya. Kalo ada bendanya berarti ini distop, kalo ngga ada berarti uang ini gaada abis-abisnya,” kata pria gondrong berpeci hitam berinisial H yang kini diamankan di kantor polisi. Berikut 5 fakta tentang pria pengganda uang yang berhasil dirangkum merdeka.com.
Advertisement
Menggunakan Bantuan Jenglot
Dalam proses penggandaan yang menuai kontroversi itu, pria berbaju gelap tersebut terlihat menggandakan uang dengan menaruh beberapa lembar kertas putih ke dalam sebuah kotak berwarna hitam.
Kemudian ia juga menampilkan benda serupa jenglot yang diduga digunakan untuk menjalankan kegiatan penggandaan uang yang disebutnya tidak habis-habis itu.
Selain itu, ia juga terlihat menutupi proses penggandaan dengan menutup kotak dengan sebuah kantong plastik hitam berukuran besar sebelum uang hasil penggandaan dikeluarkan.
Advertisement
Merupakan Penjual Barang Antik
Terkait viralnya video tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan jika pelaku berisinial H tersebut merupakan seorang penjual barang antik serta barang-barang mistik di rumahnya.
Sehari-hari H dipanggil ustaz oleh para warga yang juga mendatanginya untuk keperluan berobat.
"Dia tinggal bersama istrinya, NP (18) di Gang Veteran, RT 01 RW 03, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Rumahnya banyak dikunjungi orang dari luar kota," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (22/3/2021) seperti melansir dari Liputan6.
Advertisement
Mengaku Ustaz Tapi Tak Tahu Surat Al-Qur'an
Dari hasil pendalaman pihak kepolisian, H selama ini dikenal sebagai ustaz gondrong di sekitar tempat tinggalnya. Namun saat diinterogasi H mengakui tidak tahu tentang surat-surat di dalam Al-Qur'an.
Pihak kepolisian pun terus mendalami kemungkinan adanya korban atas aksi penggandaan uang yang dilakukannya. Yusri juga menyebut jika pihak kepolisian telah menyita alat bukti yang terlihat di dalam video.
"Kami amankan benda-benda yag ada di video, baik kotak, juga ada beberapa benda yang lain," terang Yusri.
Advertisement
Yang Digandakan Merupakan Uang Palsu
Dari hasil pendalaman yang telah dilakukan, diketahui jika uang ratusan juga yang digandakan merupakan uang palsu. Pihak kepolisian pun diketahui sudah membakar uang tersebut, termasuk benda-benda yang digunakan tersangka untuk melakukan praktik.
Menurut Yusri, H mengakui jika melakukan aksi penggandaan tersebut dengan menggunakan trik sulap.
Advertisement
Pihak RT Tidak Mengetahui Praktik H
Sementara itu ketua RT 01 di mana H tinggal, Mubaidi mengatakan jika dirinya tidak mengetahui adanya praktik penggandaan uang dan pengobatan yang dilakukan oleh pelaku. Ia baru mengetahui setelah video tersebut menjadi viral, dan H diamankan oleh pihak kepolisian.
Ia mengatakan jika pihaknya bersama sejumlah warga setempat lainnya tidak mengambil pusing dengan ulah H. Ia mengatakan agar pihak kepolisian saja yang menyelesaikan kasus tersebut.
“Saya malah baru tau kalau ada warga saya yang bisa gandakan uang, yang saya tahu biasanya ada orang yang berkunjung dan menanyakan alamat dia. Saya sama warga tidak ingin ambil pusing, biar polisi saja yang menyelesaikannya,” kata Mubaidi melansir dari ANTARA.
Saat ini H bersama keluarganya (termasuk istrinya) sudah diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek Babelan.