Okali, tradisi lempar bayi di India
Merdeka.com - Tradisi yang sering menuai kritik pedas ini sudah ada sejak beratus tahun yang lalu. Umat Hindu di Karnataka, India, yakin kalau tradisi menakutkan ini bisa membuat bayi mereka lebih kuat. Dalam tradisi itu, bayi yang berumur antara tiga bulan sampai dua tahun dilempar dari atas kuil ke arah sekelompok pria yang telah menunggu di bawah dengan selembar kain.
Senin kemarin, seperti diberitakan The Telegraph (09/05), warga Karnataka sudah berkumpul di kuil Marutheshwara dekat kota Mudhol di distrik Bagalkot untuk menyaksikan ritual yang dikenal dengan nama Okali ini. Para orang tua yang terlihat sudah tak sabar mulai menyerahkan bayi-bayi mereka pada para pendeta yang akan melempar bayi-bayi ini dari atas kuil.
Ritual ini sendiri memang sering mendapat kecaman dari beberapa pihak lantaran dianggap tidak manusiawi dan sangat berbahaya. Sayangnya, meski kecaman datang bertubi-tubi namun umat Hindu di sana tak bergeming. Mereka yakin kalau ritual ini harus dilakukan. Bayi-bayi yang ditempatkan pada situasi berbahaya ini akan tumbuh menjadi manusia kuat.
Menurut keterangan dari penjaga kuil Marutheshwara, Basavaraj, ritual ini sudah berumur ratusan tahun dan harus tetap dihormati dan dijaga kelestariannya. "Ritual ini sudah kami jalankan sejak zaman dahulu kala. Yang terpenting adalah keinginan untuk menyembah di dalam hati kita karena menyembah sendiri berasal dari dalam hati," ujar Basavaraj. (mdk/roc)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya