Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahasiswa al-Azhar Mesir tewas saat bentrok dengan polisi

Mahasiswa al-Azhar Mesir tewas saat bentrok dengan polisi Demo Mesir. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan Mesir kemarin mengatakan seorang mahasiswa Universitas al-Azhar di Ibu Kota Kairo bernama Khaled el-Haddad tewas dalam bentrokan terjadi antara pendukung Ikhwanul Muslimin dan polisi.

Mahasiswa berusia 19 tahun itu terbunuh saat polisi masuk ke dalam kampus untuk menyerang para demonstran yang membakar fakultas perdagangan, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (28/12), mengutip kantor berita AFP.

Menurut kantor berita Reuters, Shaima Mounir, anggota kelompok pendukung Ikhwanul Muslimin dalam gerakan "Mahasiswa menentang Kudeta" mengatakan Haddad meninggal karena luka. Meski belum jelas apakah dia tewas akibat tembakan peluru karet atau amunisi lain.

Dari laporan stasiun televisi milik pemerintah, mahasiswa pendukung Ikhwanul Muslimin bentrok dengan polisi dan mereka membakar dua bangunan di kampus. Di layar kaca tampak asap hitam membumbung dari fakultas perdagangan. Mahasiswa itu juga membakar gedung fakultas pertanian.

Sebelumnya pemerintah telah menyebut Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris.

Universitas Al-Azhar dalam beberapa bulan ini menjadi lokasi Ikhwanul Muslimin untuk menentang kudeta militer yang menjatuhkan Presiden Muhammad Mursi dari kekuasaannya pada Juli lalu.

Baca Juga:

Satu orang tewas saat mahasiswa pro-Mursi bentrok dengan polisi

Bentrok dengan pendukung anti-Mursi, 3 mahasiswa Al-Azhar tewas

Serangan bom hantam Gedung Keamanan Mesir, 14 aparat tewas

Mesir nyatakan Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP