Merdeka bangkitkan semangat teknopreneur

Kamis, 16 April 2015 15:31:00 Reporter: Rendy Yoseph
Merdeka bangkitkan semangat teknopreneur futurepreneur roadshow. ©2015 Merdeka.com

Selama sepekan (8-14 April 2015) merdeka.com bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Aptikom) dan KlikIndonesia melakukan kunjungan ke selusin lebih Perguruan Tinggi dan SMK di Malang, Jawa Timur.

Ini sebenarnya acara tahunan dari Aptikom dan KlikIndonesia. Bila sebelumnya dengan tema KAMPIUN, tahun ini diberi nama tema BAKTI BANGSA (Bangun Kemandirian TI Bangsa). Karena semangatnya berbagi, maka merdeka.com sebagai bagian dari KapanLagi Network (KLN) yang beritikad menebar semangat entrepreneur digital di tanah air, memberi dukungan penuh sebagai sponsor inti bersama Intel. KLN pula sebagai media partner.

Materi yang disampaikan para pembicara adalah tentang semangat membangun konten lokal. Gerakan ini juga disupport Relawan TIK Malang dan melibatkan perguruan tinggi dan SMK di Malang. Antara lain SMK Telkom, SMKN 4, Poltekom Malang, UIN Maliki, UNIRA Raden Rahmad, STIKI, STMIK Pradnya Paramita, STMIK ASIA, ITN, Politeknik Negeri Malang, STIKMA, STTAR, dan ditutup di Universitas Brawijaya.

Dari merdeka yang memberikan pelatihan A Sapto Anggoro sebagai Chief Communitty & Newsroom Officer (CNO) dan Rendy Yoseph (Channel Manager /CM), James Tomasouw dari Futurepreneur dan KlikIndonesia, dari APTIKOM Eva Handriyantini. Mereka menyampaikan semangat membuat konten lokal. Sebagai model juga tampil sebagai pembicara adalah pengembang konten media sosial Kwikku yang dimotori Hamdy-Alif dan kawan-kawan, serta pengembang blog yakni “blogid” oleh Go Frendi. Keduanya memanfaatkan ekosistem yang dibangun oleh KlikIndonesia.

futurepreneur

Dalam setiap acara, sedikitnya 100 s/d 300 peserta yang mengikuti. Dari acara ini mereka banyak yang tak menduga bahwa banyak produk dari Indonesia bahkan Malang yang mendunia atau bahkan menjadi incaran global untuk diinvestasi.

Meski mereka mengenal tentang Kapanlagi.com dan merdeka.com, tapi mereka tak menduga bahwa markas besar konten yang sudah akrab di mata mereka itu berpusat dan dimulai di Malang. Mereka juga tak menduga bahwa konten besar seperti PicMix, IconPop yang laris manis di Apple Store dan Google Play itu dibuat dan oleh orang Indonesia. Mereka juga heran bahwa membuat konten bagus bisa dihargai sampai US$ 100 juta seperti halnya Tokopedia yang diinjeksi modal oleh Softbank dan Sequoia.

futurepreneur

Pembaca yang terhormat dan smart, inilah bagian yang dilakukan oleh merdeka.com. Tidak hanya sebagai pengembang konten, tapi kami juga melakukan perjalanan yang tak bisa diabaikan, memberikan semangat untuk menjadi pengembang sukses. Virus positif itu ke depan, kami yakini akan membuat Indonesia menjadi diperhitungkan di dunia internasional. Setelah dari Malang, merdeka dan tim dari berbagai pihak yang tergabung dalam program BAKTI BANGSA akan menuju ke Bali di akhir bulan. Anda yang berada di sana bisa bergabung dengan kampus-kampus dan pameran yang kami selenggarakan.

[rdy]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini