Milenial yang Tak Ingin Tua Sebelum Kaya, Berikut Langkah Antisipasi Harus Diambil

Ekonom sekaligus Akademisi dari Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal Hastiadi, mendorong milenial untuk tidak hanya konsumtif tapi juga lebih giat berinvestasi. Investasi menurutnya bisa dimulai dengan nominal yang tidak harus besar. Bahkan, setara dengan harga 2 gelas kopi.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Milenial yang Tak Ingin Tua Sebelum Kaya, Berikut Langkah Antisipasi Harus Diambil
Dana darurat milenial. ©shutterstock

Ekonom sekaligus Akademisi dari Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal Hastiadi, mendorong milenial untuk tidak hanya konsumtif tapi juga lebih giat berinvestasi. Investasi menurutnya bisa dimulai dengan nominal yang tidak harus besar.

Dia menjelaskan, masa muda merupakan masa-masa produktif. Hal ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk tidak hanya menghamburkan uang. Melainkan harus menyiapkan bekal di masa depan.

"Nah makanya mumpung sekarang lagi produce maka menyisihkan sedikit lah," kata dia, dalam sebuah acara diskusi di Menara BCA, Jakarta, Kamis (26/9).

Apalagi saat ini, lanjutnya, pilihan produk investasi kian beragam. Sehingga dapat memilih produk investasi yang paling cocok dengan kondisi finansial dengan nominal minimal pembelian yang terjangkau. Bahkan, setara dengan harga 2 gelas kopi.

"Banyak investasi. Sekarang bisa beli reksadana, obligasi, beda sama dulu yang memang orang kaya saja yang bisa. Mungkin hari ini puasa starbucks Rp 50.000 dulu bisa," ujarnya.

Jika tidak dimulai dari sekarang, dia menegaskan milenial dapat menjadi tua sebelum kaya. "Ada artikel, kalau kita kehilangan cara dalam mengelola keuangan dengan baik maka kita akan menjadi tua sebelum kaya," tutupnya.

Rekomendasi