Melirik konsep rumah murah samping stasiun

Selasa, 24 Februari 2015 06:05 Reporter : Wisnoe Moerti
Renovasi Stasiun Pasar Senen. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kemarin, Menteri BUMN Rini Soemarno mengumpulkan sejumlah petinggi perusahaan BUMN. Mulai dari Perumnas, PT PP, Wijaya Karya dan PT KAI (Persero). Rapat membahas rencana pembangunan rumah murah yang diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Sesuai rencana awal, rumah murah ini akan berdiri di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Lokasinya berdekatan dengan stasiun kereta.

Ini bukan rencana baru. Sekadar mengingatkan, rencana ini didengungkan Oktober 2012. Artinya sudah lebih dari dua tahun tak kunjung terealisasi.

Proyek rumah murah di samping stasiun ini merupakan kado dari Dahlan Iskan, saat itu masih menjabat sebagai Menteri BUMN, kepada Joko Widodo yang kala itu baru memenangkan pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Saat itu Dahlan menginstruksikan anak buahnya yakni bos-bos perusahaan BUMN untuk membantu Jokowi- Ahok mengatasi permasalahan ibu kota. Proyek rumah murah di samping stasiun digagas sebagai bagian dari penataan kawasan kumuh sekaligus usaha mengurai kemacetan lalu lintas.

Konsep rumah murah samping stasiun diadopsi dari Hong Kong. Di negara tersebut, semua perumahan mayoritas berada dekat dengan stasiun. Hal ini dilakukan agar mobilitas masyarakat lebih mudah menggunakan kereta api.

Merdeka.com mengajak pembaca melirik rumah murah hasil konsolidasi Menteri Rini dan bos-bos perusahaan BUMN. Berikut paparannya.

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.