Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Pemilik Bus Mayasari Bakti, Sempat Berjualan Kain Bodasan

Kisah Pemilik Bus Mayasari Bakti, Sempat Berjualan Kain Bodasan Mayasari Bakti. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Jakarta mungkin sangat familiar dengan bus Mayasari Bakti. Sebab, bus ini beroperasi di wilayah DKI Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi). Mayasari Bakti merupakan salah satu perusahaan bus yang memiliki trayek terbesar yang mengoperasikan armada untuk layanan Transjabodetabek, Patas, Transjakarta dan reguler.

PO Bus Mayasari Bakti berdiri pada tahun 1964, yang dulunya hanya beroperasi di beberapa daerah di Jawa Barat dan hanya bisa mengantarkan para penumpangnya ke dua macam rute saja. Adapun rutenya yakni, Tasikmalaya ke Cirebon, dan Tasikmalaya-Bandung.

Lantas, apakah anda mengetahui siapa pemilik armada transportasi darat ini?

Pemilik bus ini bernama Engkud Mahpud, pria asal Tasikmalaya yang sukses meniti karirnya membangun perusahaan otobus (PO) Bus. Sebelum meniti karir tersebut, dirinya sempat berjualan kain bodasan, dan bahan untuk batik.

Hingga saat ini, armada yang dimiliki Mayasari Bakti sekitar 2.000 hingga 2.500 unit. Bisnis yang dimiliki Engkud Mahpud terus menjalar ke sektor lainnya, seperti rumah sakit, properti, transportasi hingga manufaktur.

Pada tahun 1969 PO Mayasari Bakti mulai dikenal banyak mengenalnya. Dahulu, Ibu Kota Jakarta dipimpin oleh Gubernur Ali Sadikin, di mana pada tahun terseb berganti nama menjadi PT Mayasari Bakti. Namun pada tahun 2010 Engkud Mahpud menutup usia di usia 78 tahun. Bisnisnya dilanjutkan oleh anak-anaknya Engkud Mahpud.

Untuk harta kekayaan yang dimiliki oleh keluarga Mahfud tentu sudah tidak bisa diragukan lagi ya, karena lini bisnis yang diembannya pun menjalar ke berbagai sektor.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP