DPR: Tingkatkan Ketahanan Pangan untuk Antisipasi Kasus Covid-19 di Desa

Jumat, 6 Agustus 2021 12:45 Reporter : Idris Rusadi Putra
DPR: Tingkatkan Ketahanan Pangan untuk Antisipasi Kasus Covid-19 di Desa Petani. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Said Abdullah meminta pemerintah ntuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Said mengatakan bahwa peningkatan angka kasus aktif Covid-19 di tingkat desa dapat berpengaruh pada produksi pertanian, khususnya tanaman pangan.

"Keadaan ini harus diantisipasi oleh Pemerintah agar tidak berdampak serius terhadap ketahanan pangan kita," kata Said dikutip dari Antara, Jumat (6/8).

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Said mengatakan bahwa sektor tanaman pangan mengalami kontraksi hingga 8,16 persen karena kasus positif Covid-19 di desa mengalami kenaikan.

Apabila kontraksi tersebut tidak segera diperbaiki, akan terjadi pula dampak lainnya di sektor ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan di desa. "Bila kasus positif Covid-19 di desa meningkat, akses layanan kesehatan di desa tidak yang tidak sebanyak di kota berakibat pada tingkat fatalitas lebih tinggi," katanya.

Selain itu, Said juga meminta Pemerintah untuk mengefektifkan program bantuan sosial, khususnya bagi masyarakat miskin. "Langka ini untuk mengantisipasi kemungkinan kontraksi kembali terhadap tingkat konsumsi rumah tangga," ujarnya.

Pemerintah juga harus mendorong kebijakan insentif perpajakan yang memungkinkan pengeluaran masyarakat lebih besar lagi. Hal itu bertujuan agar tingkat konsumsi rumah tangga terjaga dengan baik di zona positif pada kuartal berikutnya.

BPS mencatat sektor pertanian hanya tumbuh 0,38 persen dan berkontribusi 0,06 persen pada pertumbuhan ekonomi Kuartal II 2021. Angka tersebut turun dari Kuartal I 2021 sebesar 3,33 persen dan Kuartal II 2020 sebesar 2,20 persen.

Baca juga:
Genjot Daya Saing, Petani Diminta Tingkatkan Kemampuan Pengolahan Pasca Panen
Jokowi Dorong Generasi Muda Punya Minat jadi Petani
Genjot Sektor Pertanian, BUMN Pupuk Perkuat Riset dan Pemanfaatan Teknologi
Kebal Pandemi, Sektor Pertanian Tumbuh 14,2 Persen di Kuartal II-2021
Mentan: Serapan KUR Pertanian Capai Rp43,6 Triliun
Memanfaatkan Lahan Kosong Ibu Kota untuk Bertani Sayur

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini