Cukupi kebutuhan daging masyarakat, PT Suri Nusantara Jaya buka gerai ke-10 di Bekasi
Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK terus berusaha menjaga harga berbagai kebutuhan pokok agar tidak naik jelang Ramadan dan Lebaran 2018 mendatang. Berbagai cara dilakukan, salah satunya menjaga kecukupan stok.
Untuk mendukung pemerintah menstabilkan harga daging dan meringankan beban masyarakat, PT Suri Nusantara Jaya secara resmi membuka Toko Daging Nusantara di kawasan Kranggan, Bekasi dengan luas 20x20 meter persegi.
CEO PT Suri Nusantara Jaya, Diana Dewi mengatakan, Toko Daging Nusantara yang baru diresmikan ini merupakan gerai yang ke-10 dengan investasi Rp 500 juta. Sebelumnya, gerai ini sudah tersebar di antaranya di Jatiwaringin, Pondok Gede, Citayam, Depok, Pondok Kelapa, dan Cirebon.
Adapun Toko Daging Nusantara ini mengusung konsep One Stop Shopping, di mana masyarakat bisa membeli daging beserta kebutuhan bumbu masak di toko ini. Daging yang dijual merupakan daging beku berkualitas dengan harga terjangkau, mulai Rp 80.000-Rp 95.000 per kilogram.
Bisa terjaganya harga di toko ini karena mendapat pasokan daging impor dari induk perusahaan, PT Suri Nusantara Jaya. Perusahaan ini merupakan importir daging yang memiliki cold storage di Cikarang, Jawa Barat, dengan kapasitas hingga 30.000 ton daging beku, yang berasal dari Australia, Amerika Serikat, dan India.
Menurut Dewi, dirinya mulai membuka gerai Toko Daging Nusantara sejak 2013, ketika terjadi shortage daging sapi di Tanah Air.
"Awalnya kami importir, tetapi saat ada shortage daging sapi di 2013, mulai muncul ide membangun toko untuk menjual daging berkualitas dengan harga terjangkau," ujarnya di Jakarta.
Saat ini, pasokan daging beku yang ada di Toko Daging Nusantara mencapai satu hingga dua ton per hari. "Setiap toko, kami pasok sekitar 1-2 ton per hari," terangnya.
Untuk terus menjaga pasokan dan stabilisasi harga daging, dirinya meminta pemerintah untuk menambah cakupan daging beku.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya