5.000 Unit rumah honai akan dibangun pemerintah
Merdeka.com - Pemerintah berencana membangun rumah khas honai dan rumah kotak yang moderen untuk masyarakat Papua. Rencananya pemerintah akan didukung Freeport menyediakan 5.000 unit rumah di sekitar kawasan tambang emas tersebut.
Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan dana pembangunan rumah sebagian besar akan menggunakan dana sosial perusahaan tambang emas terbesar tersebut. Dengan harga jual rumah Rp 144 juta. Pemerintah hanya mengalokasikan dana Rp 11 juta sedangkan Rp 133 juta dari Freeport.
"Ada dua rumah tipe rumah yang akan dibangun, kotak dan honai. Ada masyarakat yang tidak mau rumah kotak, karena ada sudut dan dianggap ada setannya," katanya di Kantor Kementerian Perekonomian, Rabu (18/4).
Dia mengatakan program tersebut sebagai program pendirian rumah pemerintah bagi masyarakat. Mahalnya harga rumah di Papua, karena karena lokasinya ada di pegunungan. "Untuk tipe rumah yang dibangun berbentuk kubus dan bulat yang merupakan kebanyakan rumah di Papua yang biasa disebut dengan honai," katanya.
Sebelumnya, pemerintah berencana membangun rumah murah sebesar 200.000 unit dengan harga Rp 80 juta dan Rp 25 juta untuk PNS, TNI dan Polisi dengan cicilan minimal Rp 350 ribu per bulan dengan syarat gaji yang mendapatkan fasilitas ini maksimum 3,5 juta perbulan. (mdk/arr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya