Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usia Sudah Senja, Mbah Datuk Masih Mahir Nyetir Bus: Sing Penting Jamune

Usia Sudah Senja, Mbah Datuk Masih Mahir Nyetir Bus: Sing Penting Jamune Cerita Mbah Datuk Masih Mahir Nyetir Bus. YouTube Rakyan Dani ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Usia sudah senja tak menyurutkan semangat Mbak Datuk dalam bekerja. Dia tetap kuat mengendarai kendaraan besar dan melakukan perjalanan jauh.

Mbah Datuk bahkan masih mahir mengendarai bus. Menurutnya, perjalanan jauh tidak akan dipermasalahkan. Asalkan dia tetap minum jamunya. Lantas bagaimana cerita Mbak Datuk yang masih mahir nyetir bus di usia senja?

Melansir dari akun YouTube Rakyan Dani, Rabu (21/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

Berusia 63 Tahun

Mbak Datuk sukses mencuri perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, Mbah Datuk masih tampak mahir menyetir bus. Padahal usia Mbah Datuk sudah mencapai 63 tahun.

cerita mbah datuk masih mahir nyetir bus

YouTube Rakyan Dani ©2021 Merdeka.com

"Sekarang usianya berapa Pak?," tanya Rakyan Dani.

"63 (tahun)," jawab Mbak Datuk.

Paling Penting Sehat

Menurutnya, yang penting adalah Mbah Datuk sehat. Jika sehat, apapun bisa dilakukan olehnya. Bahkan, dengan bercanda dia mengatakan bisa mengalahkan sopir-sopir yang masih muda.cerita mbah datuk masih mahir nyetir bus

YouTube Rakyan Dani ©2021 Merdeka.com

"Yang penting sehat wal afiat, yang penting sehat wal afiat," sambung Mbah Datuk."Sopir yang muda-muda aku kalahin," lanjutnya.

Jalan Jauh Jadi Dekat

Mbah Datuk menceritakan pernah mengendarai bus besar hingga ke Semarang. Di mana perjalanan yang dilaluinya itu termasuk jauh. Meski begitu, Mbak Datuk tidak merasa perjalanannya jauh. Bahkan justru dia merasa perjalanan ke Semarang begitu dekat.cerita mbah datuk masih mahir nyetir bus

YouTube Rakyan Dani ©2021 Merdeka.com

"Dulu pernah jalan Semarang ya Mbah ya?," tanya Rakyan."Pernah, pernah," jawabnya."Gimana perasaannya Mbah? Jauh loh Mbak Semarang," tanyanya."Dekat," kata Mbah Datuk santai."Semarang jauh Mbah," kata Rakyan lagi.

Paling Penting Jamunya

Itu semua tidak ada apa-apanya jika Mbah Datuk minum jamunya. Menurutnya, perjalanan jauh tidak akan dipermasalahkan. Siapa sangka yang dimaksud bukan jamu tradisional, melainkan minuman teh hangat.cerita mbah datuk masih mahir nyetir bus

YouTube Rakyan Dani ©2021 Merdeka.com

"Yang penting jamunya. Jangan lupa jamunya," kata Mbah Datuk."Jamunya apa Mbah?," tanyanya."Jamunya ini, jamunya," katanya sambil minum jamu yang dimaksud."Teh hangat," ungkap Rakyan.

Video Cerita Mbah Datuk Masih Mahir Nyetir Bus

Berikut video cerita Mbah Datuk masih mahir nyetir bus karena minum jamunya.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP