Sepak Terjang Mayjen Untung Budiharto, Eks Tim Mawar Dipercaya Jadi Pangdam Jaya
Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan mutasi jabatan. Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dipromosikan menjadi Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
Jabatan Pangdam Jaya selanjutnya diisi Mayjen TNI Untung Budiharto yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Panglima TNI.
Surat mutasi ini tertuang dalam surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/5/1/2022 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Surat Keputusan Panglima TNI ini diketahui ditandatangani oleh Brigjen Edy Rochmatullah.
Lantas bagaimana sepak terjang Mayjen Untung Budiharto? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (7/1), simak ulasan informasinya berikut ini.
Isi Surat Keputusan Panglima TNI
Tentara Nasional Indonesia
Salinan
Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/5/1/2022 tentang Pemberhentian Dari Dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Panglima Tentara Nasional Indonesia,Menimbang : bahwa dalam rangka pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, perlu menetapkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia;
Mengingat : 1. Peraturan Panglima TNI Nomor 53 Tahun 2017 tanggal 28 Desember 2017 tentang Penggunaan Prajurit Tentara Nasional Indonesia;
2. Peraturan Panglima TNI Nomor 52 Tahun 2020 tanggal 29 Desember 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor 61 Tahun 2018 tentang Penugasan dan Pembinaan Karier Prajurit Dalam Jabatan di Luar Struktur Tentara Nasional Indonesia.
Memperhatikan: 1. Keputusan Presiden RI Nomor 3/TPA Tahun 2022 tanggal 3 Januari 2022 tentang Pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan2. Hasil Sidang Wanjakti tanggal 7 September 20213. Pertimbangan Pimpinan TNI;
Memutuskan:
Menetapkan : Keputusan Panglima TNI tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia atas nama Mayjen TNI Mulyo Aji, M.A. NRP 31107 dari jabatan lama sebagai Pangdam Jaya selanjutnya melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan dan pengangkatan jabatan baru atas nama Mayjen TNI Untung Budiharto NRP 31538 dari jabatan lama sebagai Staf Khusus Panglima TNI selanjutnya melaksanakan tugas sebagai Pangdam Jaya, terhitung mulai tanggal ditetapkan.
Mayjen Untung Budiharto
Mayor Jenderal TNI Untung Budiharto merupakan seorang perwira tinggi TNI AD yang baru saja menerima jabatan baru sebagai Panglima Kodam (Pangdam) Jaya. Pria kelahiran 1965 ini adalah lulusan Akademi Militer tahun 1988 kecabangan Infanteri (Kopassus).Jenderal bintang dua ini sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Panglima TNI sebelum akhirnya dimutasi.
Sepak Terjang Mayjen Untung
Mayjen Untung Budiharto sempat menduduki sejumlah jabatan strategis.
Sejak perwira hingga pecah bintang beragam jabatan pernah dirasakan Untung.
Eks Anggota Tim Mawar
Untung merupakan jebolan Akmil 1988 dari kecabangan Infanteri. Nama Untung masuk dalam daftar Tim Mawar bentukan kesatuan Kopassus Grup IV TNI AD.Saat itu tugas Tim Mawar memburu dan menangkap para aktivis prodemokrasi 1998. Menjelang runtuhnya rezim Orde Baru Soeharto. Operasi ini akhirnya terbongkar. Anggota yang terlibat dalam Tim Mawar diseret ke Mahkamah Militer Tinggi II pada 1999.
Aksi Kamisan soal Pelanggaran HAM
Sejumlah aktivis HAM memegang payung saat menggelar Aksi Kamisan di Jakarta, Kamis (6/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah untuk menuntaskan pelanggaran HAM di masa lalu.
Mereka juga menolak pengangkatan Mayor Jenderal TNI Untung Budiharto menjadi Pangdam Jaya karena rekam jejaknya sebagai anggota Tim Mawar yang menjalankan operasi penculikan para aktivis 1998.


©2022 Merdeka.com/Imam Buhori
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya