Rekam Jejak Umar Patek Eks Teroris Bom Bali 1 yang Kini Bebas Bersyarat

Jumat, 9 Desember 2022 12:59 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Rekam Jejak Umar Patek Eks Teroris Bom Bali 1 yang Kini Bebas Bersyarat Umar Patek. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Nama Hisyam bin Alizein alias Umar Patek belakangan tengah ramai menjadi sorotan usai ia dinyatakan bebas bersyarat. Narapidana terorisme Bom Bali I itu resmi bebas dari Lapas Kelas I Surabaya, pada Rabu 7 November kemarin.

Meski bebas, Umar Patek harus menjalani program bimbingan yang berlangsung hingga 2030. Usai dinyatakan bebas bersyarat, namanya pun langsung ramai menjadi trending topic pembicaraan di media sosial. berikut rekam jejak Umar Patek dilansir dari berbagai sumber, (9/12/2022):

2 dari 7 halaman

Rekam Jejak Umar Patek

Pada peristiwa serangan Bom Bali I, Umar Patek berperan sebagai peracik dan perakit bom bersama Dulmatin, Abdul Ghoni alias Umar alias Wayan, dan Sawad.

Umar Patek dan rekan-rekannya itu meledakkan bom di Sari CLub dan Paddy's Bar di Kuta Bali pada 12 Oktober 2002 silam. Dalam peristiwa tersebut, sekitar 202 orang pun meninggal dunia.

cerita umar patek
Youtube/Humas BNPT ©2021 Merdeka.com

Pada tragedi tersebut, Umar Patek disebut diminta oleh rekannya yang bernama Dulmatin untuk membuat atau mencampur sejumlah bahan peledak dengan berat total mencapai 700 kilogram.

Bahan peledak tersebut digunakan untuk meledakkan beberapa tempat di Denpasar, seperti Konsulat Amerika Serikat di Renon, Sari Club, dan Paddy’s Pub di Legian, Kuta, Bali.

Baca juga:
Melihat Tempat Hangout Hits dan Keren 'Chillax' di Jakarta, Vibes Ala Eropa
Aksi Haru Driver Ojol Patungan Beli Kacamata Baru untuk Rekannya, Banjir Air Mata
Potret Terbaru Pulau Lusi, Daratan Hasil dari Endapan Lumpur Lapindo Sidoarjo
Potret Rumah Buat Warga Terdampak Gempa Cianjur, Hunian Tetap Teknologi Tahan Gempa

3 dari 7 halaman

Jadi Buron Internasional

Usai ledakan dahsyat di Bom Bali I, Patek pun langsung menjadi buron. Kemampuannya dalam merakit bom dengan daya ledak tinggi menjadikannya sebagai target utama.
Pemerintah Amerika Serikat bahkan pernah bersedia memberikan hadiah uang tunai sebesar 1 juta dollar AS bagi siapa saja yang memberi informasi keberadaan Umar Patek.

Pada saat itu, Patek disebut sempat bersembunyi di Mindanao, Filipina selatan, setelah melarikan diri dari Indonesia. Ia kemudian dikabarkan bergabung dengan kelompok Abu Sayyaf pimpinan Khaddafy Janjalani yang dikenal sebagai kelompok terkait dengan Al Qaeda di Filipina.

sidang vonis umar patek
©2012 Merdeka.com/imam buhori

4 dari 7 halaman

Ditangkap Pada 2011

Setelah bertahun-tahun menjadi buron, pria asal Pemalang, Jawa Tengah itu kemudian ditangkap di Pakistan pada tahun 2011. Ia kemudian diterbangkan ke Indonesia dengan pesawat khusus bersama istrinya.

Patek lantas ditahan di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi juga menahan istri Patek, Rukiyah alias Siti Zahra, yang merupakan warga negara Filipina, di rumah tahanan tersebut dalam sel terpisah.

Pihak kepolisian menetapkan Rukiyah sebagai tersangka terkait dugaan pemalsuan paspor yang dia pakai untuk masuk ke Pakistan bersama Patek.

5 dari 7 halaman

Divonis 20 Tahun Penjara

Setelah ditangkap, Umar Patek pun mengakui keterlibatannya dalam peristiwa Bom Bali I dan bom malam Natal tahun 2001. Patek juga mengaku pada 2009 kembali bekerja sama dengan Dulmatin, gembong teroris yang akhirnya tewas.

Sehingga, Patek pun dijadikan tersangka dalam kasus bom malam Natal dan bom Bali 1 yang menewaskan 202 orang. Pada tahun 2012, hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun penjara untuk Umar Patek.

Pada Maret 2012 Patek dipindahkan dari Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta ke Lapas kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo.

6 dari 7 halaman

Pernah Jadi Instruktur Perakit Bom

Rekam jejak Umar Patek dalam jaringan tetorisme ternyata tidak hanya pada peristiwa Bom Bali I saja. Ia disebut pernah menjadi komandan lapangan pelatihan Jamaah Islamiyah di Mindanao, Filipina.

Ia juga dikatakan pernah menjadi instruktur perakitan bom handal. Teroris Noordin M Top yang pernah menghebohkan Tanah Air usai berhasil dilumpuhkan Densus 88 pada 2009 lalu juga merupakan murid dari Umar Patek.

Usai menjalani sidang, Umar Patek pun terbukti terlibat jaringan terorisme dan bersalah melanggar enam dakwaan jaksa penuntut umum dan dituntut 20 tahun penjara. Putusan itu dibacakan majelis hakim yang dipimpin Encep Yuliardi. Sebelumnya, jaksa sempat menuntut Umar Patek dihukuman penjara seumur hidup.

7 dari 7 halaman

Bebas Bersyarat

Setelah kurang lebih 11 tahun menjalani hukuman di penjara, Umar Patek resmi dinyatakan bebas bersyarat pada Rabu (9/12/2022) lalu. Kini, Umar Patek beralih status dari Narapidana menjadi Klien Pemasyarakatan Bapas Surabaya dan wajib mengikuti program bimbingan sampai dengan 29 April 2030.

"Pada hari ini 7 Desember 2022, Hisyam bin Alizein Alias Umar Patek dikeluarkan dari Lapas Kelas I Surabaya, dengan Program Pembebasan Bersyarat dan mulai hari ini sudah beralih status dari Narapidana menjadi Klien Pemasyarakatan Bapas Surabaya dan wajib mengikuti program bimbingan sampai dengan 29 April 2030, apabila sampai dengan masa itu terjadi pelanggaran, maka hak bersyaratnya akan dicabut," kata Koordinator Humas dan Protokol Ditjenpas Kemenkumham Rika Aprianti, Rabu (7/12).

sidang vonis umar patek
©2012 Merdeka.com/imam buhori

Rika menyebut, program Pembebasan Bersyarat kepada Umar Patek merupakan hak bersyarat kepada seluruh narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substanstif. Antara lain sudah menjalankan 2/3 masa pidana, berkelakuan baik dan telah mengikuti program pembinaan.

Selain itu, telah menunjukkan penurunan risiko seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Persyaratan khusus yang telah dipenuhi oleh Umar Patek adalah telah mengikuti program pembinaan deradikalisasi dan telah berikrar setia NKRI.

Baca juga:
Melihat Tempat Hangout Hits dan Keren 'Chillax' di Jakarta, Vibes Ala Eropa
Aksi Haru Driver Ojol Patungan Beli Kacamata Baru untuk Rekannya, Banjir Air Mata
Potret Terbaru Pulau Lusi, Daratan Hasil dari Endapan Lumpur Lapindo Sidoarjo
Potret Rumah Buat Warga Terdampak Gempa Cianjur, Hunian Tetap Teknologi Tahan Gempa

 



Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini