Cara Memperbanyak Tanaman Stevia di Rumah dengan Stek Batang

Ingin punya lebih banyak tanaman stevia di rumah? Pelajari cara memperbanyak stevia dengan metode stek batang yang praktis dan tingkat keberhasilan tinggi. Simak panduan lengkapnya.

Fitriyani Puspa Samodra
Cara Memperbanyak Tanaman Stevia di Rumah dengan Stek Batang
cara memperbanyak tanaman stevia (AI generated)

Tanaman stevia dikenal sebagai sumber pemanis alami yang daunnya dapat digunakan untuk menambah rasa manis pada teh dan minuman. Tanaman ini bisa dibudidayakan di kebun maupun dalam pot. Jika ingin menambah jumlah tanaman tanpa terus membeli bibit, memahami cara memperbanyak tanaman stevia bisa menjadi langkah awal yang praktis.

Stevia dapat diperbanyak melalui biji, tetapi bijinya cenderung sulit berkecambah. Karena itu, perbanyakan melalui stek batang menjadi pilihan yang lebih praktis untuk dicoba di rumah. Caranya adalah mengambil bagian batang dari tanaman induk yang sehat, lalu menumbuhkannya hingga membentuk akar.

Keberhasilan stek bergantung pada pemilihan batang, media tanam, kelembapan, dan cahaya yang sesuai. Dengan perawatan yang tepat, potongan batang dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang nantinya bisa dipanen daunnya atau dijadikan sumber bibit berikutnya.

Stek batang dilakukan dengan memotong bagian batang tanaman induk, kemudian menanamnya dalam media yang mendukung pembentukan akar. Metode ini direkomendasikan dalam panduan GrowVeg karena biji stevia memiliki tingkat perkecambahan yang rendah. GrowVeg Australia juga menjelaskan bahwa stek dari pucuk atau cabang samping dapat ditumbuhkan dalam media semai yang lembap. Dalam kondisi yang sesuai, akar dapat mulai terbentuk sekitar dua hingga tiga minggu. Berikut langkah-langkah memperbanyak stevia melalui stek batang, Rabu (21/10/2026).

1. Pilih tanaman induk yang sehat

cara memperbanyak tanaman stevia
cara memperbanyak tanaman stevia (AI generated)

Pilih tanaman stevia yang tumbuh subur, memiliki batang kokoh, dan daun berwarna hijau tanpa tanda serangan hama atau penyakit. Tanaman induk yang sehat akan menyediakan bahan stek dengan kondisi pertumbuhan yang lebih baik.

Ambil batang dari cabang samping yang masih muda, tetapi sudah cukup kuat. Hindari batang yang terlalu lunak, layu, menghitam, atau menunjukkan tanda pembusukan.

Jika memiliki tanaman stevia yang rimbun, kamu bisa mengambil beberapa batang sekaligus. Dengan begitu, peluang mendapatkan bibit yang berhasil tumbuh menjadi lebih besar.

2. Potong batang dengan alat yang bersih

Gunakan gunting pangkas atau pisau tajam yang bersih untuk memotong batang. Sebagai panduan praktis, gunakan potongan sepanjang sekitar 7–10 cm yang memiliki beberapa ruas batang.

Buang daun pada bagian bawah agar tidak tertanam di media. Sisakan beberapa daun di bagian atas untuk mendukung pertumbuhan. Jika daunnya terlalu lebar atau terlalu banyak, sebagian bisa dipangkas untuk mengurangi kehilangan air.

Setelah dipotong, segera tanam stek atau letakkan sementara di tempat teduh. Jangan membiarkannya terlalu lama terkena panas karena batang yang kehilangan banyak air lebih sulit tumbuh.

3. Siapkan media tanam yang sesuai

Media tanam untuk stek harus mampu mempertahankan kelembapan tanpa menahan air secara berlebihan. Kondisi ini penting karena akar muda membutuhkan air sekaligus udara untuk berkembang.

Kamu bisa menggunakan media semai ringan, seperti campuran cocopeat dan perlit. Cocopeat membantu mempertahankan kelembapan, sedangkan perlit membantu memperbaiki sirkulasi udara di dalam media.

Siapkan pot kecil yang memiliki lubang drainase, kemudian masukkan media dan basahi hingga lembap merata. Buat lubang kecil menggunakan lidi sebelum memasukkan batang agar bagian bawah stek tidak rusak.

Untuk tanaman yang sudah berakar dan mulai tumbuh besar, media dapat disesuaikan. IPB Digitani dalam artikel Tips Budidaya Stevia untuk Hasil Panen Berkualitas menyebutkan campuran tanah, kompos, dan abu sekam dengan perbandingan 6:2:2 sebagai media budidaya stevia.

4. Tanam stek dan jaga kelembapannya

cara memperbanyak tanaman stevia
cara memperbanyak tanaman stevia (AI generated)

Masukkan bagian bawah batang ke lubang yang telah dibuat, kemudian rapatkan media secara perlahan agar stek berdiri tegak. Pastikan daun tidak tertimbun tanah.

Siram secukupnya hingga media lembap, lalu letakkan pot di tempat terang yang terlindung dari sinar matahari langsung. Pada tahap ini, stek belum memiliki akar yang cukup untuk menyerap air sehingga paparan panas berlebihan dapat membuatnya cepat layu.

Untuk menjaga kelembapan udara, kamu bisa menutup pot menggunakan plastik bening dengan sedikit ruang untuk sirkulasi udara. Pastikan bagian dalamnya tidak terlalu panas dan tidak terus-menerus dipenuhi embun.

Periksa kondisi media setiap hari. Jika mulai mengering, tambahkan air secukupnya. Hindari penyiraman berlebihan karena media yang terus-menerus basah dapat memicu pembusukan batang.

5. Tunggu sampai akar terbentuk

Menurut GrowVeg Australia, stek stevia dapat mulai membentuk akar dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu jika kondisi pertumbuhannya sesuai. Namun, waktu tersebut bisa berbeda bergantung pada suhu, kelembapan, dan kualitas batang yang digunakan.

Salah satu tanda awal keberhasilan adalah munculnya pertumbuhan baru. Meski demikian, daun baru belum tentu menunjukkan bahwa akar sudah berkembang dengan baik.

Hindari mencabut stek berulang kali untuk memeriksa akarnya karena akar muda mudah rusak. Jika batang tetap segar dan mulai menunjukkan pertumbuhan stabil, biarkan tanaman melanjutkan perkembangannya.

Sebaliknya, jika batang menghitam atau membusuk, periksa kondisi media. Air yang berlebihan, sirkulasi udara yang buruk, atau bahan stek yang kurang sehat dapat menjadi penyebabnya.

6. Pindahkan bibit ke pot yang lebih besar

Setelah akar berkembang dan bibit menunjukkan pertumbuhan yang stabil, pindahkan stevia ke pot yang lebih besar atau ke kebun. Pilih wadah dengan lubang drainase agar air tidak menggenang di sekitar akar.

Gunakan media tanam yang gembur dan mengandung bahan organik. Saat memindahkan bibit, usahakan media yang menempel pada akar tidak banyak terlepas agar tanaman tidak mengalami stres berlebihan.

GrowVeg menyarankan stevia ditanam di lokasi dengan sinar matahari penuh hingga naungan parsial pada sore hari. Di daerah tropis yang panas, tanaman dapat ditempatkan di lokasi terang dengan perlindungan dari terik siang jika diperlukan.

Jangan langsung memberikan pupuk dalam konsentrasi tinggi. Berikan waktu bagi akar untuk menyesuaikan diri, kemudian tambahkan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman.

Cara Lain Memperbanyak Tanaman Stevia

cara memperbanyak tanaman stevia
cara memperbanyak tanaman stevia (AI generated)

Selain stek batang, stevia juga dapat diperbanyak melalui biji. Namun, kedua metode tersebut memiliki tingkat kemudahan yang berbeda.

Memperbanyak stevia melalui biji

Stevia dapat ditanam dari biji, tetapi prosesnya cenderung lebih sulit dibandingkan menggunakan stek. GrowVeg dan GrowVeg Australia menjelaskan bahwa biji stevia memiliki tingkat perkecambahan rendah dan daya kecambahnya dapat menurun seiring waktu.

Jika ingin mencoba metode ini, gunakan biji yang masih memiliki daya kecambah baik. Semai dalam wadah kecil berisi media ringan, lalu jaga kelembapannya tanpa membuat media tergenang.

Letakkan wadah di tempat hangat dengan cahaya yang cukup. Periksa kondisi media secara berkala dan hindari membiarkannya mengering.

Karena tidak semua biji akan berkecambah, sebaiknya jangan mengandalkan metode ini jika ingin mendapatkan bibit dalam jumlah tertentu. Untuk budidaya rumahan, stek batang bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.

Pertahankan tanaman induk untuk menghasilkan bibit baru

Satu tanaman stevia yang sehat dapat dimanfaatkan sebagai sumber stek berikutnya. Setelah tanaman tumbuh rimbun, beberapa cabangnya dapat dipotong untuk menghasilkan bibit baru.

GrowVeg menjelaskan bahwa stevia merupakan tanaman tahunan yang peka terhadap suhu dingin ekstrem. Di daerah dengan musim dingin, tanaman induk biasanya dipelihara di dalam ruangan agar tetap hidup dan dapat menghasilkan batang untuk stek pada musim berikutnya.

Di Indonesia, tanaman induk dapat dipelihara dalam pot di tempat yang sesuai. Lindungi tanaman dari hujan berlebihan dan pastikan media tidak tergenang. Pemangkasan secara berkala juga membantu menjaga bentuk tanaman tetap rimbun sekaligus menyediakan bahan stek.

Perawatan Stevia setelah Berhasil Diperbanyak

cara memperbanyak tanaman stevia
cara memperbanyak tanaman stevia (AI generated)

Setelah bibit tumbuh, perawatan yang tepat membantu tanaman berkembang dan menghasilkan daun yang sehat.

Jaga kelembapan media

Stevia membutuhkan air yang cukup, tetapi tidak menyukai media yang tergenang. IPB Digitani menekankan pentingnya menjaga kondisi tanah agar memiliki cukup air tanpa berlebihan.

Periksa media sebelum menyiram. Jika bagian atas mulai mengering, tambahkan air secukupnya. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang berfungsi baik.

Berikan cahaya yang cukup

Stevia tumbuh baik di tempat hangat dengan pencahayaan yang memadai. GrowVeg menyarankan lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh hingga naungan parsial pada sore hari.

Untuk tanaman dalam pot, pilih lokasi yang terang. Jika daun terlihat layu ketika terkena terik siang, berikan perlindungan sementara, tetapi hindari menempatkan tanaman di tempat yang terlalu gelap.

Pangkas ujung batang secara berkala

Pemangkasan membantu stevia tumbuh lebih rimbun dan menghasilkan cabang baru. Menurut GrowVeg, pemangkasan ujung pertumbuhan juga membantu menunda pembungaan.

Gunakan alat yang bersih dan jangan memangkas terlalu banyak sekaligus. Sisakan cukup daun agar tanaman tetap dapat tumbuh dengan baik. Cabang hasil pemangkasan yang sehat dapat dipertimbangkan sebagai bahan stek baru.

Perhatikan waktu panen

Daun stevia dapat dipetik sesuai kebutuhan ketika tanaman sudah cukup kuat. Untuk panen dalam jumlah lebih banyak, perhatikan kondisi tanaman agar pemetikan tidak menghambat pertumbuhannya.

IPB Digitani menyebutkan bahwa panen pertama dalam praktik budidaya yang dibahas dilakukan sekitar 90 hari setelah tanam. Angka tersebut merupakan acuan dari budidaya yang dijelaskan, bukan waktu pasti untuk semua tanaman rumahan.

Jika ingin mendapatkan daun dalam kondisi baik, panen sebelum tanaman berbunga. GrowVeg juga menyarankan pemanenan batang untuk dikeringkan menjelang pembungaan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Memperbanyak Stevia

Stevia
Siram Stevia Sesuai Kondisi Media. (Gambar: AI Generated)

Ada beberapa kesalahan yang dapat menghambat keberhasilan stek stevia. Pertama, mengambil batang dari tanaman induk yang sakit atau layu. Pilih batang yang sehat agar memiliki peluang lebih baik untuk membentuk akar.

Kedua, menggunakan media yang terlalu padat dan terus-menerus basah. Stek membutuhkan kelembapan, tetapi air yang berlebihan dapat memicu pembusukan.

Ketiga, meletakkan stek langsung di bawah matahari terik sebelum akar terbentuk. Batang yang belum berakar akan kesulitan mengganti air yang hilang melalui daun.

Keempat, terlalu sering mencabut stek untuk memeriksa pertumbuhan akar. Biarkan stek tetap berada di media dan amati perkembangannya tanpa banyak mengganggu batang.

Terakhir, mengandalkan biji tanpa mempertimbangkan daya kecambahnya. Jika ingin memperbanyak stevia dengan cara yang lebih praktis, mulailah dengan beberapa stek batang dari tanaman induk yang sehat.

Tanya Jawab Seputar Tanaman Stevia

1. Apakah stevia bisa diperbanyak dari potongan batang?

Ya. Stevia dapat diperbanyak melalui stek batang. Pilih batang yang sehat, buang daun bagian bawah, lalu tanam dalam media semai yang lembap dan memiliki drainase baik.

2. Berapa lama stek stevia mulai berakar?

Stek stevia dapat mulai membentuk akar dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu pada kondisi yang sesuai, menurut GrowVeg Australia. Waktu sebenarnya bergantung pada kualitas batang dan kondisi lingkungan.

3. Apakah stevia bisa diperbanyak dari biji?

Bisa, tetapi bijinya cenderung sulit berkecambah. GrowVeg merekomendasikan penggunaan bibit hasil stek sebagai pilihan yang lebih praktis untuk memulai budidaya.

4. Apakah stevia bisa ditanam di dalam pot?

Bisa. Gunakan pot berlubang drainase dan media tanam yang gembur. Tempatkan tanaman di lokasi terang dengan sinar matahari cukup, serta hindari penyiraman berlebihan.

5. Kapan daun stevia bisa dipanen?

Waktu panen bergantung pada pertumbuhan tanaman. Dalam budidaya yang dibahas IPB Digitani, panen pertama dilakukan sekitar 90 hari setelah tanam. Untuk tanaman rumahan, sesuaikan waktu panen dengan ukuran dan kesehatan tanaman, serta utamakan pemanenan sebelum tanaman berbunga.

 

 

 

Rekomendasi