Ampas teh celup sering kali berakhir di tempat sampah setelah minuman selesai diseduh. Padahal, sisa bahan tersebut masih memiliki potensi pemanfaatan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Mengetahui cara memanfaatkan ampas teh celup di rumah selain untuk pupuk tanaman, dapat menjadi langkah sederhana dalam mengurangi limbah dapur dan mendukung kebiasaan hemat bahan rumah tangga.
Sisa teh mengandung tanin dan senyawa alami lain sehingga dapat dicoba untuk beberapa keperluan, mulai dari membantu mengurangi aroma tidak sedap hingga menghasilkan warna kecokelatan pada karya kerajinan. Meski kegunaannya terbatas, cara memanfaatkan ampas teh celup di rumah selain untuk pupuk tanaman tetap menarik untuk diterapkan, selama jenis bahan dan permukaan sasaran diperhatikan secara cermat.
Pemanfaatan kembali ampas teh perlu memperhatikan kebersihan dan tingkat kelembapannya. Ampas basah mudah ditumbuhi jamur apabila dibiarkan terlalu lama, terutama di tempat tertutup. Melalui cara memanfaatkan ampas teh celup di rumah selain untuk pupuk tanaman, sisa seduhan bisa digunakan secara lebih bijak tanpa mengabaikan kebersihan maupun keamanan barang di sekitar rumah.
Berikut ulasan lengkap yang Merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/10/2026).
Advertisement
1. Membantu Mengurangi Bau Tidak Sedap di Kulkas
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378191/original/047437900_1792491397-Gemini_Generated_Image_m1s0cpm1s0cpm1s0.jpg)
Ampas teh celup yang sudah dikeringkan dapat dicoba sebagai penyerap bau sederhana di dalam kulkas. Aroma sisa makanan tertentu terkadang tertinggal meskipun bahan makanan telah dipindahkan. Ampas teh kering bisa ditempatkan dalam wadah terbuka kecil untuk membantu mengurangi aroma tersebut.
Pastikan ampas benar-benar kering sebelum dimasukkan ke kulkas. Ampas basah yang disimpan terlalu lama justru berisiko ditumbuhi jamur. Ganti secara berkala dan jangan mengandalkannya sebagai pengganti pembersihan kulkas atau penyimpanan makanan dalam wadah tertutup.
2. Membantu Menetralkan Bau pada Tempat Sampah
Tempat sampah dapur sering mengeluarkan aroma kurang sedap akibat sisa makanan. Ampas teh yang telah dikeringkan dapat dicoba sebagai tambahan untuk membantu mengurangi bau ringan di sekitar tempat sampah.
Taburkan sedikit ampas kering pada alas tempat sampah yang bersih atau letakkan di wadah terpisah. Hindari penggunaan ampas basah secara langsung karena kelembapannya dapat mempercepat pertumbuhan jamur. Cara ini hanya bersifat tambahan, sehingga sampah tetap perlu dibuang secara teratur dan tempat sampah dicuci secara berkala.
Advertisement
3. Membantu Membersihkan Kotoran pada Peralatan Tertentu
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378192/original/055348500_1792491397-Gemini_Generated_Image_en7nesen7nesen7n.jpg)
Ampas teh memiliki tekstur yang dapat membantu mengangkat sebagian kotoran ringan saat digunakan secara hati-hati. Untuk mencobanya, gunakan sedikit ampas pada permukaan peralatan yang tidak mudah tergores, lalu gosok perlahan memakai spons lembut sebelum dibilas.
Metode ini tidak cocok untuk semua material. Hindari permukaan berlapis, bahan berpori, peralatan berwarna terang, atau material yang mudah tergores maupun menyerap noda. Tanin dalam teh dapat meninggalkan bekas kecokelatan, sehingga lakukan uji coba pada bagian kecil terlebih dahulu.
4. Membantu Mengurangi Bau pada Wadah Makanan
Wadah makanan tertentu dapat menyimpan aroma dari bahan berbau kuat, seperti bawang atau bumbu. Ampas teh kering dapat dicoba sebagai bahan tambahan untuk membantu mengurangi bau ringan setelah wadah dibersihkan.
Masukkan ampas kering ke dalam wadah kecil terpisah, lalu letakkan di dalam wadah makanan kosong selama beberapa waktu. Jangan menaruh ampas langsung pada wadah makanan yang masih akan digunakan tanpa proses pencucian. Setelah selesai, cuci wadah memakai sabun pencuci piring dan bilas hingga bersih.
Advertisement
5. Memanfaatkan Ampas Teh untuk Menyerap Bau Sepatu
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332922/original/004744800_1787723914-pexels-sejio402-6448543.jpg)
Sepatu yang sering digunakan dapat menyimpan bau akibat keringat dan kelembapan. Ampas teh celup yang telah dikeringkan sepenuhnya bisa dimasukkan ke kantong kain kecil atau kantong berpori, kemudian diletakkan di dalam sepatu saat tidak digunakan.
Pastikan ampas tidak lembap dan kantong pembungkus tidak mudah bocor. Jangan memasukkan ampas basah langsung ke dalam sepatu karena kondisi lembap dapat mendorong pertumbuhan jamur. Cara ini hanya membantu menangani aroma ringan, bukan menggantikan pencucian atau pengeringan sepatu.
6. Membantu Mengurangi Bau pada Lemari
Lemari tertutup terkadang menyimpan aroma pengap, terutama jika pakaian belum benar-benar kering saat disimpan. Ampas teh celup kering dapat ditempatkan dalam kantong kain kecil sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu mengurangi bau ringan.
Sebelum melakukannya, pastikan sumber kelembapan telah diatasi. Ampas teh bukan pengganti ventilasi, pengeringan lemari, atau penanganan jamur. Letakkan kantong ampas pada area terpisah dari pakaian dan periksa secara rutin agar tidak ada kelembapan yang tertinggal.
Advertisement
7. Mengurangi Bau pada Tangan Setelah Memasak
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2880726/original/034903600_1565694514-aroma-2094_1920.jpg)
Setelah memotong bawang atau menangani bahan makanan beraroma tajam, sebagian orang mencoba menggunakan ampas teh untuk membantu mengurangi bau pada tangan. Caranya, gosokkan sedikit ampas yang masih bersih secara perlahan pada telapak tangan, lalu bilas menggunakan air dan sabun.
Jangan menggosok terlalu keras, terutama jika kulit sensitif, kering, atau mengalami luka. Hentikan pemakaian apabila muncul iritasi. Cara ini merupakan pilihan tambahan, sedangkan mencuci tangan memakai sabun tetap menjadi langkah utama untuk membersihkan tangan setelah menyiapkan makanan.
8. Membantu Membersihkan Permukaan Kaca Tertentu
Ampas teh dapat dicoba untuk membersihkan kotoran ringan pada beberapa permukaan kaca, tetapi hasilnya tidak selalu optimal. Kandungan tanin berpotensi meninggalkan bekas warna, sehingga metode ini perlu dilakukan secara hati-hati.
Jika ingin mencoba, gunakan air seduhan teh yang sangat encer dari sisa teh, bukan ampas kasar yang berisiko meninggalkan serpihan. Usapkan sedikit pada area kecil, kemudian bersihkan kembali memakai kain lembut yang bersih. Hindari penggunaan pada kaca berlapis khusus, layar elektronik, lensa, atau permukaan yang membutuhkan cairan pembersih khusus.
Advertisement
9. Membantu Mengurangi Bau pada Talenan Setelah Dibersihkan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382706/original/014714100_1680588837-pexels-anna-pou-8329281.jpg)
Talenan yang digunakan untuk mengolah bahan beraroma kuat terkadang masih menyimpan bau setelah dicuci. Ampas teh dapat dicoba sebagai bahan tambahan untuk membantu mengurangi aroma ringan pada talenan berbahan tertentu.
Gunakan sedikit ampas, gosok secara lembut, lalu cuci kembali memakai sabun dan air bersih. Jangan menggunakan ampas teh sebagai pengganti proses sanitasi, terutama setelah talenan bersentuhan dengan daging mentah, ikan, atau bahan pangan berisiko. Pastikan talenan dikeringkan sepenuhnya sebelum disimpan.
10. Digunakan untuk Kerajinan dan Pewarnaan Kertas
Selain untuk kebutuhan kebersihan, ampas teh celup juga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan kerajinan. Pigmen kecokelatan dari teh dapat menghasilkan efek warna antik pada kertas atau bahan kerajinan tertentu.
Untuk memperoleh warna, gunakan air seduhan teh yang pekat dari teh bekas atau sisa ampas yang direndam kembali. Oleskan secara tipis menggunakan kuas pada kertas yang sesuai, lalu biarkan mengering. Hasil warna dapat berbeda menurut jenis teh, konsentrasi, dan bahan kertas. Sebaiknya lakukan uji coba terlebih dahulu agar hasilnya sesuai harapan.
Advertisement
11. Membantu Mengurangi Bau pada Area Penyimpanan Tertutup
Rak penyimpanan, kotak perkakas, atau area tertutup tertentu dapat menyimpan bau pengap. Ampas teh yang telah dikeringkan dapat ditempatkan dalam kantong berpori untuk membantu mengurangi aroma ringan.
Hindari menaruh ampas langsung pada benda logam yang rentan korosi, dokumen penting, atau barang yang mudah terkena noda. Periksa kantong secara berkala dan segera buang jika muncul bau apek atau tanda kelembapan.
12. Menjadi Bahan Percobaan Sains Sederhana di Rumah
Ampas teh celup juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas edukatif bersama anak, misalnya mengamati perubahan warna air, tekstur bahan setelah dikeringkan, atau perbedaan warna pada beberapa jenis kertas.
Gunakan bahan dalam jumlah kecil dan dampingi anak selama kegiatan. Hindari kontak dengan mata atau mulut, serta bersihkan meja setelah percobaan selesai. Kegiatan ini dapat memperkenalkan konsep penggunaan ulang bahan sehari-hari tanpa harus langsung membuangnya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memanfaatkan Ampas Teh Celup di Rumah
Apa saja kegunaan ampas teh celup selain untuk pupuk tanaman?
Ampas teh celup dapat dicoba untuk membantu mengurangi bau ringan pada kulkas, sepatu, lemari, dan wadah tertentu. Sisa teh juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pewarna kertas atau percobaan kerajinan sederhana. Hasilnya bergantung pada kondisi ampas dan kebutuhan pemakaian.
Bagaimana cara memanfaatkan ampas teh celup di rumah selain untuk pupuk tanaman?
Keringkan ampas terlebih dahulu jika hendak digunakan untuk membantu mengurangi bau. Setelah itu, tempatkan dalam kantong kain kecil atau wadah terpisah sesuai kebutuhan. Ampas juga dapat dimanfaatkan untuk eksperimen warna pada kertas. Pastikan setiap penggunaan sesuai jenis material agar tidak menimbulkan noda.
Apakah ampas teh celup bisa menghilangkan bau kulkas?
Ampas teh kering dapat dicoba untuk membantu mengurangi aroma ringan di kulkas, tetapi hasilnya tidak selalu sama. Bersihkan bagian dalam kulkas secara rutin, simpan makanan dalam wadah tertutup, dan buang bahan pangan rusak agar sumber bau tidak terus muncul.
Bagaimana cara mengeringkan ampas teh celup agar tidak berjamur?
Keluarkan ampas dari kantong jika diperlukan, lalu ratakan pada wadah bersih di tempat berventilasi baik. Biarkan hingga benar-benar kering sebelum disimpan. Jangan memasukkan ampas lembap ke wadah tertutup karena kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378190/original/039172200_1792491397-Gemini_Generated_Image_en7nesen7nesen7n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9368235/original/017247200_1791424596-151736e9-1f59-4449-84b9-86a019c092f3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377989/original/059875900_1792485344-Rujak_mangga_muda_segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377685/original/021221000_1792475446-c65ac543-5b12-48f8-9530-0668ea35561e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378049/original/083823600_1792488552-1e2c690f-9f53-4995-badc-2bc96652228c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377638/original/001525800_1792472619-6a1de89d-b643-486e-9fa5-53a4a22f535e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377585/original/058383200_1792470331-lahan_miring_2.jpeg)