Barang yang sebaiknya digantung daripada disimpan di laci ternyata bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan efisiensi penyimpanan di rumah. Banyak orang terbiasa memasukkan berbagai barang ke dalam laci hingga akhirnya sulit menemukan benda yang dibutuhkan. Padahal, beberapa barang justru lebih awet, mudah dijangkau, dan tidak mudah rusak jika disimpan dengan cara digantung.
Mengoptimalkan ruang vertikal merupakan salah satu prinsip dasar dalam menata rumah, terutama bagi hunian berukuran kecil. Dengan memanfaatkan dinding, bagian belakang pintu, atau rak gantung, area penyimpanan menjadi lebih lega tanpa perlu menambah furnitur baru. Cara ini juga membantu mengurangi tumpukan barang yang sering membuat laci cepat penuh.
Selain menciptakan kesan lebih rapi, menggantung barang juga memudahkan proses membersihkan rumah karena isi laci tidak lagi berantakan. Namun, tidak semua benda cocok disimpan dengan cara ini. Lantas, apa saja barangnya? Dilansir Merdeka dari berbagai sumber, Rabu (5/8), berikut delapan barang yang sebaiknya digantung daripada disimpan di laci agar rumah terasa lebih tertata dan praktis.
Advertisement
1. Gunting Rumah Tangga
Gunting merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang hampir setiap hari digunakan. Mulai dari membuka paket belanja, memotong benang, menggunting label pakaian, hingga membantu menyiapkan bahan makanan, semuanya membutuhkan gunting. Namun karena ukurannya relatif kecil, benda ini sering bercampur dengan alat tulis, selotip, atau benda kecil lainnya di dalam laci sehingga sulit ditemukan saat dibutuhkan.
Sebaiknya simpan gunting dengan cara digantung menggunakan pegboard, strip magnet, atau kait khusus di area yang sering digunakan. Posisi tersebut membuat gunting selalu terlihat sehingga Anda tidak perlu membongkar isi laci setiap kali mencarinya. Selain lebih praktis, penyimpanan terbuka juga membantu menjaga bagian logam tetap kering sehingga risiko munculnya karat dapat berkurang. Pastikan gunting ditempatkan di lokasi yang aman dan tidak mudah dijangkau anak-anak.
Advertisement
2. Kunci Cadangan
Kunci cadangan termasuk barang kecil yang paling sering hilang di dalam rumah. Banyak orang menyimpannya di laci bersama dompet, baterai, koin, hingga berbagai benda kecil lainnya. Saat listrik padam atau pintu terkunci, mencari kunci cadangan justru menjadi pekerjaan yang memakan waktu karena letaknya tidak jelas.
Memasang gantungan khusus di dekat pintu masuk menjadi cara sederhana untuk mengatasi masalah tersebut. Setiap anggota keluarga juga dapat langsung mengembalikan kunci ke tempat yang sama setelah digunakan sehingga tidak mudah berpindah-pindah. Selain membuat rumah lebih rapi, kebiasaan ini membantu mengurangi risiko kehilangan kunci dan membuat semua orang lebih mudah menemukannya ketika diperlukan.
Advertisement
3. Celemek Dapur
Celemek dapur sering kali masih menyimpan sedikit uap air, cipratan minyak, atau noda setelah digunakan memasak. Jika langsung dilipat lalu dimasukkan ke dalam laci, kelembapan tersebut dapat menimbulkan bau tidak sedap, terutama bila laci jarang dibuka. Dalam jangka panjang, kain juga lebih mudah lembap dan kurang higienis.
Menggantung celemek pada kait di dekat area memasak menjadi pilihan penyimpanan yang lebih baik. Sirkulasi udara membantu kain lebih cepat kering sehingga siap digunakan kembali tanpa harus dicuci terlalu sering. Selain itu, celemek yang tergantung juga lebih mudah dijangkau saat mulai memasak. Tampilan dapur pun tetap terlihat rapi karena setiap perlengkapan memiliki tempat penyimpanan yang jelas.
Advertisement
4. Tas Belanja Lipat
Tas belanja lipat dirancang ringkas sehingga mudah dibawa ke mana saja. Namun justru karena ukurannya kecil, tas ini sering terselip di dalam laci bersama kantong plastik, masker, atau perlengkapan rumah tangga lainnya. Tidak sedikit orang akhirnya lupa membawa tas sendiri ketika berbelanja.
Menggantung beberapa tas belanja pada satu kait di dekat pintu keluar membuatnya lebih mudah terlihat. Anda bisa langsung mengambilnya sebelum meninggalkan rumah tanpa harus membuka beberapa laci terlebih dahulu. Cara sederhana ini juga membantu membiasakan penggunaan tas belanja berulang kali sehingga dapat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Advertisement
5. Sarung Tangan Dapur
Sarung tangan oven maupun sarung tangan karet untuk mencuci piring sering masih dalam kondisi lembap setelah digunakan. Menyimpannya di dalam laci tanpa dikeringkan dapat memunculkan bau apek dan membuat bahan kain atau karet lebih cepat rusak. Kondisi tersebut juga kurang higienis apabila sarung tangan dipakai kembali untuk aktivitas berikutnya.
Sebaiknya gantung sarung tangan pada kait di dekat wastafel atau area memasak agar mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Cara ini membantu perlengkapan tersebut lebih cepat kering sekaligus menjaga kebersihannya. Selain lebih awet, sarung tangan juga selalu berada di tempat yang mudah dijangkau sehingga tidak perlu mencarinya saat sedang memasak.
Advertisement
6. Topi dan Payung
Topi mudah berubah bentuk apabila terus-menerus tertindih barang lain di dalam laci. Hal yang sama juga berlaku untuk payung yang masih sedikit basah setelah digunakan saat hujan. Jika langsung dimasukkan ke ruang tertutup, kelembapan dapat memicu bau tidak sedap dan membuat area penyimpanan menjadi lembap.
Menggunakan gantungan dinding atau standing hanger menjadi solusi yang lebih praktis. Topi tetap mempertahankan bentuknya, sedangkan payung dapat mengering secara alami sebelum disimpan kembali. Selain menjaga kondisi barang, cara ini juga membuat area pintu masuk rumah terlihat lebih tertata dan mudah digunakan setiap hari.
Advertisement
7. Kalung dan Gelang
Kalung, gelang, dan aksesori kecil sering saling terlilit ketika disimpan di dalam laci atau kotak penyimpanan. Akibatnya, Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk mengurai rantai sebelum memakainya. Gesekan antarbenda juga berisiko membuat aksesori lebih cepat kusam atau rusak.
Gunakan organizer gantung atau papan aksesori dengan kait kecil agar setiap kalung memiliki tempat tersendiri. Cara ini membuat seluruh koleksi lebih mudah terlihat tanpa harus mengacak-acak isi laci. Selain praktis saat memilih aksesori, meja rias juga tampak lebih bersih dan tertata karena tidak dipenuhi kotak penyimpanan.
Advertisement
8. Alat Kebersihan Kecil
Kemoceng, sikat kecil, pengki mini, atau sikat serbaguna sering dimasukkan ke dalam laci karena dianggap tidak memerlukan tempat khusus. Padahal, perlengkapan kebersihan akan lebih mudah digunakan apabila disimpan di area terbuka yang sesuai dengan fungsinya. Menumpuk alat-alat tersebut di dalam laci justru membuatnya sulit diambil dan mempercepat laci menjadi penuh.
Pasang beberapa kait di ruang cuci, gudang, atau belakang pintu untuk menggantung perlengkapan kebersihan tersebut. Selain menghemat ruang penyimpanan, cara ini membantu menjaga bentuk bulu sikat dan kemoceng agar tidak tertekan oleh barang lain. Rumah pun terasa lebih rapi karena setiap alat memiliki lokasi penyimpanan yang tetap dan mudah diakses kapan saja.
Advertisement
Tanya & Jawab Seputar Barang yang Sebaiknya Digantung daripada Disimpan di Laci
1. Mengapa beberapa barang lebih baik digantung daripada disimpan di laci?
Karena lebih mudah dijangkau, menghemat ruang penyimpanan, serta membantu menjaga kondisi barang tetap baik.
2. Apakah menggantung barang membuat rumah terlihat berantakan?
Tidak, selama menggunakan gantungan yang rapi dan menempatkannya sesuai fungsi di setiap ruangan.
3. Barang apa saja yang tidak disarankan digantung?
Dokumen penting, obat-obatan, dan barang yang mudah berdebu atau sensitif terhadap cahaya sebaiknya tetap disimpan di tempat tertutup.
4. Apa manfaat memanfaatkan ruang vertikal di rumah?
Ruang menjadi lebih lega, laci tidak cepat penuh, dan barang lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan.
5. Gantungan seperti apa yang paling praktis digunakan?
Wall hook, pegboard, rel gantung, dan hanger multifungsi merupakan pilihan yang fleksibel untuk berbagai jenis barang.