Menjelang perayaan Idulfitri, setiap umat Muslim diwajibkan untuk melaksanakan zakat fitrah, termasuk bagi anak-anak yang belum dewasa. Tanggung jawab ini biasanya diemban oleh orang tua atau wali yang bertanggung jawab atas nafkah mereka. Zakat fitrah memiliki tujuan untuk menyucikan diri dan memberikan bantuan kepada mereka yang kurang mampu, sehingga dapat merayakan hari kemenangan dengan layak.
Dalam ajaran Islam, niat merupakan elemen yang sangat penting dalam setiap bentuk ibadah, termasuk saat menunaikan zakat fitrah. Oleh karena itu, seseorang yang mengeluarkan zakat perlu memiliki niat yang jelas agar ibadahnya dianggap sah. Meskipun niat tersebut berada di dalam hati, melafalkan niat secara lisan sangat dianjurkan untuk memberikan kepastian saat menjalankan kewajiban ini.
Agar zakat fitrah yang diberikan untuk anak sah sesuai syariat, penting bagi orang tua atau wali untuk mengetahui lafal niat yang benar. Berikut adalah panduan lengkap niat zakat fitrah untuk anak, baik dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya, dirangkum Merdeka.com, Selasa (11/3).
Advertisement
Hukum dan Kewajiban Zakat Fitrah untuk Anak
Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, baik pria maupun wanita, serta mencakup semua usia, termasuk anak-anak, selama mereka masih hidup pada saat matahari terbenam di malam Idulfitri. Apabila anak-anak belum mampu menghasilkan uang sendiri, orang tua atau wali yang bertanggung jawab atas nafkah mereka harus mengeluarkan zakat tersebut.
Dalam ajaran Islam, zakat fitrah berfungsi sebagai wujud kepedulian sosial yang bertujuan untuk menyucikan jiwa setelah menjalankan puasa Ramadan. Selain itu, zakat ini juga membantu kaum fakir miskin agar dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan.
"Zakat adalah pemberian searah dari orang yang wajib kepada orang yang berhak. Tak ada pula syarat si penerima memberi suatu manfaat kepada si pemberi atas dasar apa yang diterima itu. Karena itu, niat dalam zakat fitrah adalah wajib, sementara ijab-qabul tidak," kata Ustaz Mahbib Khoirun, di laman NU Online.
Dengan demikian, orang tua atau wali yang memiliki anak-anak yang menjadi tanggungannya diharuskan untuk mengeluarkan zakat fitrah atas nama anak-anak tersebut sebelum datangnya hari raya Idulfitri. Pengeluaran zakat ini harus dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam agar dapat memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan.
Advertisement
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Agar zakat fitrah dianggap sah, orang tua atau wali yang memberikan zakat untuk anak-anaknya perlu membaca niat dengan lafaz yang tepat. Berikut ini adalah lafaz niat zakat fitrah untuk anak dalam tiga versi: bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya.
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki:
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (...) fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'l."
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan:
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (...) fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'l."
Apabila seseorang memberikan zakat fitrah untuk lebih dari satu anak, ia dapat menyesuaikan niatnya dengan menyebutkan nama-nama anak yang ditanggung.
Advertisement
Waktu yang Tepat untuk Membayar Zakat Fitrah
Zakat fitrah wajib dilaksanakan dalam periode yang telah ditentukan agar ibadah ini sah dan diterima. Periode tersebut dimulai sejak awal Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri dilaksanakan.
- Waktu Wajib: Zakat fitrah harus dibayarkan saat matahari terbenam di malam Idulfitri, bagi setiap Muslim yang masih hidup pada saat itu.
- Waktu Sunnah: Disarankan untuk menunaikan zakat fitrah sejak awal Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri pada hari raya.
- Waktu Makruh: Menunaikan zakat fitrah setelah salat Idulfitri, tetapi masih di hari raya, dianggap makruh.
- Waktu Haram: Membayar zakat fitrah setelah hari raya Idulfitri berlalu tanpa alasan yang dibenarkan adalah haram.
Untuk mendapatkan keutamaan, sangat dianjurkan agar zakat fitrah disalurkan sebelum pagi hari Idulfitri. Dengan demikian, dana tersebut dapat segera diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya.
Advertisement
Doa agar Diterima Amal Ibadahnya dan Menerima Zakat Fitrah
Ketika melaksanakan pembayaran zakat fitrah, sangat disarankan untuk membaca doa agar zakat yang dikeluarkan diterima oleh Allah. Bacaan doa yang dianjurkan adalah:
Doa agar Diterima Amal Ibadahnya:
Arab: رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin: Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 127)
Doa saat Menerima Zakat:
Arab: ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Latin: Aajarakallahu fiimaa a'thaita, wa baaraka fiimaa abqaita wa ja'alahu laka thahuura.
Artinya: "Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, serta memberkahi harta yang engkau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."
Advertisement
People Also Ask
1. Apakah zakat fitrah anak harus dibayar oleh orang tua?
Ya, orang tua wajib mengeluarkan zakat fitrah bagi anak-anak yang masih menjadi tanggungannya.
2. Apakah niat zakat fitrah harus dilafalkan?
Tidak wajib, tetapi dianjurkan untuk membantu meneguhkan niat dalam hati.
3. Apakah boleh membayar zakat fitrah dengan uang?
Menurut beberapa ulama, boleh, tetapi lebih utama menggunakan makanan pokok seperti beras.
4. Berapa jumlah zakat fitrah yang harus dibayarkan?
Sebanyak 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok atau uang setara dengan harga tersebut.
5. Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?
Delapan golongan penerima zakat (asnaf), terutama fakir miskin.