Main 'Fun Football' Bareng, Presiden FIFA & PSSI Panen Kritik Dari Warganet

Presiden Badan Otoritas Sepakbola Dunia (FIFA) Gianni Infantino berkunjung ke Indonesia guna bersinergi dengan Pemerintah Indonesia dan PSSI untuk memperbaiki sistem sepakbola di Indonesia.

Thomas Wardhana
Oleh Thomas Wardhana - Reporter
Main 'Fun Football' Bareng, Presiden FIFA & PSSI Panen Kritik Dari Warganet
Potret Presiden FIFA. Instagram pssi ©2022 Merdeka.com

Presiden Badan Otoritas Sepakbola Dunia (FIFA) Gianni Infantino berkunjung ke Indonesia guna bersinergi dengan Pemerintah Indonesia dan PSSI untuk memperbaiki sistem sepakbola di Indonesia.

Beberapa pertemuan dilaksanakan termasuk berdiskusi dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/10) secara tertutup.

Tak hanya itu, Gianni juga sempat bertemu dengan pengurus PSSI dalam rangka perbaikan sepakbola Indonesia pasca Tragedi Kanjuruhan.

Pada malam harinya, Gianni terlihat bermain sepak bola bersama beberapa pengurus PSSI di Stadion Madya Jakarta. Potret Presiden FIFA dan PSSI bermain bola bersama, sempat diunggah oleh akun sosial media PSSI.

Melansir dari akun twitter @pssi, ternyata kegiatan ini sempat dikecam dan dikritik oleh para warganet. Tak sedikit yang menyesalkan sikap dari Presiden FIFA dan Ketua Umum PSSI yang dianggap tidak menunjukkan rasa simpatiknya kepada para korban. Simak ulasan berikut.

Presiden FIFA Fun Football Bersama PSSI

Presiden FIFA Gianni Infantino baru saja berkunjung ke Indonesia guna menjalankan beberapa kegiatan bersama Pemerintah dan PSSI. Kedatangan Gianni diharapkan menjadi titik terang perbaikan sepakbola Indonesia.

Selain menghadiri kegiatan yang bersifat formal, Gianni tampak juga sempat melakoni laga eksebisi bersama pengurus PSSI dan rombongannya.

Laga tersebut dilangsungkan di Stadion Madya, Jakarta setelah menggelar pertemuan di Kantor PSSI yang berada di Kawasan GBK.

Nampak raut wajah keseruan Gianni saat bermain bersama Ketua Umum PSSI dan jajaran kepengurusannya. Pada pertandingan ini, Gianni sempat mencetak satu gol.

Momen Keseruan Dibalik Dukacita

Melalui unggahan di akun Twitter PSSI, sempat terjadi perdebatan dan protes dari warganet karena keterangan foto yang kontroversial.

"Potret keseruan Presiden FIFA Gianni Infantino beserta jajaran saat bermain sepak bola bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Madya", tulis keterangan foto.

Namun setelah banyak warganet yang 'menggoreng' kalimat 'keseruan', PSSI lantas mengganti keterangan foto dengan menghilangkan kalimat 'keseruan.

"Potret Presiden FIFA Gianni Infantino beserta jajaran saat bermain sepak bola bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Madya," tulis unggahan terbaru pasca disunting.

Kecaman dari Public Figure

Tak hanya datang dari masyarakat, kecaman terhadap Presiden FIFA dan PSSI juga datang dari beberapa public figure.

Aktor Vino G. Bastian sempat memberikan komentar pedasnya melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

"Dibanding main bola bareng, lebih baik main ke rumah korban tragedi kanjuruhan bareng2. Mereka lbh penting," isi cuitan Vino di akun twitternya @VinoGBastian_.

Sama dengan sikap Vino G. Bastian, Presiden Madura United, Achsanul Qosasi sempat memberikan cuitannya juga karena sikap Presiden FIFA yang dituding tidak memiliki empati.

"Silakan segera pergi FIFA. Jangan lama2 di Indonesia.Cara-mu lebih tak elok dalam ber-empathy," tulis Acshanul di akun Twitter resminya, @AchsanulQosasi.

Presiden Madura United tersebut mengkritik apa yang dilakukan Gianni Infantino. Menurut informasi yang didapat Achsanul, Infantino-lah yang mengajak pengurus PSSI untuk bermain sepak bola di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

"Saya bereaksi terhadap FIFA ketika Presiden Gianni Infantino dan rombongan mengajak PSSI bermain Fun Football, seperti yg dijelaskan Sekjen Yunus Nusi. Ini soal rasa, rasa emphaty, ketika duka masih menyungkup Malang dan sepak bola Indonesia," jelas Achsanul.

Kritik Warganet Kepada Presiden FIFA & PSSI

Setelah mengunggah foto Presiden FIFA & PSSI, warganet langsung mengomentari dan kebanyakan ikut mengkritik dan mempertanyakan rasa empati dan simpati dari Presiden FIFA & PSSI.

Mereka melontarkan kalimat sindiran dan mempertanyakan alasan digelarnya pertandingan 'fun football' tersebut.

"Hasil akhir fun football
FT : WAFAT 133 vs 0 EMPATI," tulis komentar akun @Mimpi***

"setuju banget sih om mendingan maen bola fun football lah ya daripada nyelesein tragedi kanjuruhan? ngapain sih punya empati segala ya? untuk skornya
nyawa melayang 133-0 hati nurani 👍🏾," tulis akun @whoa***

"Liga berhenti buat menghormati para korban tragedi Kanjuruhan, tapi ketum p$$i malah seru-seruan main fun football. Astagfirullah," tulis akun @Maz***

"Potret tidak punya empati. Saat bertambahnya jumlah suporter yang meninggal justru yg dilakukan federasi adalah kegiatan bersenang senang. Memalukan," komentar akun @emerson***

"1 Oktober sebuah tragedi menghilangkan ratusan nyawa. 18 hari kemudian federasinya bikin acara fun football. Fun football yang gak fun sama sekali," tulis akun @Androng***

Rekomendasi