Sudah hampir dua minggu, penyanyi Bunga Citra Lestari ditinggal suaminya, Ashraf Sinclair untuk selama-lamanya. Duka yang mendalam juga masih dirasakan oleh keluarga dan orang-orang terdekat Ashraf.
Kemarin, Minggu (1/3) ayah dari Ashraf Sinclair menuliskan sebuah pesan yang menyentuh di akun Facebook miliknya, Mohamed Sinclair. Tulisan yang ia beri judul Kehilangan- Dari Perspektif seorang ayah, menggambarkan bagaimana ia sangat kehilangan sosok Ashraf dalam hidupnya. Berikut informasi selengkapnya:
Advertisement
Tak Bisa Menggambarkan Perasaannya
Dalam curhatannya tersebut, Mohamed Sinclair mengatakan jika dirinya tak bisa menggambarkan perasaanya selepas ditinggal Ashraf untuk selamanya. Dalam acara tahlilan yang digelar kemarin, ia merasa ada sesuatu yang hilang.
"Sudah hampir dua minggu sejak kau meninggalkan kami tiba-tiba, Ash. Tadi malam adalah tahlil terakhir, setidaknya sampai hari ke-40. Saya ditanya di pemakaman Anda bagaimana perasaan saya, saya katakan saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan saya," tulis Mohamed Sinclair.
Advertisement
Katakan Sebagian Warna Dihidupnya Menghilang
Ia juga menuliskan bahwa dirinya bisa beraktifitas seperti biasanya, bisa tersenyum, bercanda bersama keluarga, bahkan berpose untuk foto. Tetapi ia mengatakan bahwa dirinya mati rasa dan mengatakan jika sebagian warna di hidupnya menghilang.
"Saya sebenarnya harus berhenti sebentar dan mencari ke dalam untuk menjawabnya. Mati rasa, terutama. Saya dapat beraktifitas setiap hari, tetapi sebagian besar warna hidup saya hilang," imbuhnya.
Advertisement
Merasa tersentuh dengan Ucapan Belasungkawa dari Semua Orang
Dalam tulisannya tersebut, Mohamed Sinclair juga mengatakan jika dirinya sangat tersentuh dengan banyaknya ucapan belasungkawa yang diberikan untuk Ashraf. Ia juga merasa tersentuh dengan cerita orang-orang mengenai kebaikan Ashraf semasa hidup.
"Saya benar-benar tersentuh oleh apa yang dikatakan orang-orang, sering kali bahkan orang yang sama sekali tidak dikenal, menceritakan kepada saya tentang bagaimana Ashraf telah memengaruhi kehidupan mereka dengan berbagai cara," tulisnya.
Advertisement
Terkadang Merasa Sangat Sedih
Mohamed Sinclair menambahkan jika terkadang muncul perasaan amat sangat kehilangan pada dirinya sehingga membuatnya harus menangis tersedu-sedu. Namun, ia mencoba untuk lebih tenang.
"Mati rasa, sampai gelombang rasa sakit, kehilangan dan kesedihan datang menyapu saya. Kadang-Kadang aku bisa mengedipkan air mata, dan di waktu lain membiarkanku menangis tersedu-sedu," tulisnya.
Advertisement
Katakan Bunga adalah Wanita Kuat
Ia menambahkan, jika dirinya saja kerap muncul perasaan kehilangan yang mendalam bagaimana dengan menantunya BCL dan juga anaknya Noah.
"Jika seperti itu bagi saya, lalu bagaimana mungkin dengan Bunga, wanita yang luar biasa dan kuat seperti dia, dan Noah yang berusia 9 tahun," tulis Mohamed Sinclair.
Advertisement
Ingin Memutar Balik Waktu
Mohamed Sinclar juga mengungkapkan rasa sedihnya terkadang muncul atas ketidakberdayaannya memutar balik waktu. Bahkan ia menuliskan jika bisa, dirinya menukarkan hidupnya sebagai imbalan untuk Ashraf tetap ada di dunia.
"Salah satu hal yang paling menyakitkan bukanlah perasaan 'mengapa', tetapi ketidakberdayaan. bahkan untuk dapat menawarkan diri sebagai imbalan bagi hidupnya, seperti yang dilakukan orang tua mana pun," tulisnya.
Advertisement
Doa untuk Ashraf
Terakhir, ia menuliskan sebuah doa untuk sang anak. Ia juga berterima kasih atas kehadiran Ashraf selama 40 tahun di dunia dan berusaha menerima semuanya sebagai kehendak dan rencana Tuhan.
"Ashraf tersayang, Anda tiba-tiba pergi begitu saja dari kehidupan kami, dan kami, sebagai teman dan keluarga, berjuang untuk memahami hal itu," tutupnya.
Advertisement
Ucapan Ayah Ashraf di Pemakaman
Sebelumnya, ayah dari Ashraf Sinclair juga sempat memberikan sambutan dihadapan ratusan pelayat yang hadir di prosesi pemakaman. Ia bahkan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bunga Citra Lestari karena telah mencintai anaknya dengan sepenuh hati.
Pada kesempatan tersebut, Anthony juga mengatakan jika Ashraf tidak pergi. Ia tetap ada dengan adanya Noah darah dagingnya sebagai penerus Ashraf.
"Saya melihat Noah tumbuh, saya pikir Ashraf tidak pergi, Ashraf disini (Noah)," kata Anthony sambil menepuk pundak Noah.