Jenderal Polri Salut sama Sikap Taruna Anak Penjual Sembako, Beri Pesan 'Jangan Malu'

Rabu, 29 Juni 2022 14:58 Reporter : Mutia Anggraini
Jenderal Polri Salut sama Sikap Taruna Anak Penjual Sembako, Beri Pesan 'Jangan Malu' Jenderal Polri Salut sama Sikap Taruna Anak Penjual Kelontong. YouTube Humas Polres Situbondo ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyak latar belakang keluarga dari para taruna Akpol yang tak biasa. Mulai dari mereka yang sederhana hingga berkecukupan, semua dapat menjadi seorang taruna.

Termasuk kisah seorang taruna berikut ini. Dia merupakan seorang anak dari penjual warung sembako.

Saat dijumpai seorang jenderal, dia diberi pesan mendalam. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube Humas Polres Situbondo, Rabu (29/6/22).

2 dari 5 halaman

Berjumpa Taruna Akpol

Sejumlah taruna Akpol berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan sosok Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen. Pol. Wahyu Widada. Saat berjumpa dengan sejumlah taruna, lulusan terbaik Akpol 1991 tersebut tertarik dengan salah satu siswa.

Keduanya lantas berkomunikasi. Ditemani jajaran, Irjen Pol. Wahyu Widada menyapa sosok taruna yang diketahui bernama Jansen.

jenderal polri salut sama sikap taruna anak penjual kelontong
YouTube Humas Polres Situbondo ©2022 Merdeka.com

"Jansen, kamu orang mana?" tanya Irjen Wahyu.

"Siap, Bandung, Jenderal," balas Jansen.

3 dari 5 halaman

Tanya Latar Belakang Taruna

Sosok taruna asal Bandung tersebut lantas ditanya soal latar belakang keluarga. Salah satunya yakni mengenai pekerjaan kedua orangtua.

Kala itu, Jansen tak segan untuk menyebut secara tegas mengenai pekerjaan orangtuanya yang merupakan pedagang sembako. Kedua orangtua Jansen tak lain menjajakan sembako di kediaman mereka secara langsung.

jenderal polri salut sama sikap taruna anak penjual kelontong

YouTube Humas Polres Situbondo ©2022 Merdeka.com

"(Pekerjaan) orangtuamu apa?" tanyanya.

"Siap, pedagang sembako, jenderal," jawabnya.

"Pedagang sembako atau punya gudang sembako? Di mana dagangnya?" tanya Irjen Wahyu kembali.

"Siap, dagang sembako, jenderal. Siap, di rumah, jenderal," ungkapnya.

4 dari 5 halaman

Ditanya soal Rasa Malu

Latar belakang keluarga yang sederhana dari sosok taruna bernama Jansen seketika membuat Irjen Wahyu kian penasaran. Irjen Wahyu lantas melontarkan kembali pertanyaan soal rasa malu.

Hal tersebut bermula saat Irjen Wahyu memberi pertanyaan mengenai kegiatan Jansen saat berada di rumah. Rupanya, Jansen mengaku jika dirinya tak malu untuk ikut membantu pekerjaan orangtuanya saat berada di kampung halaman.

jenderal polri salut sama sikap taruna anak penjual kelontong

YouTube Humas Polres Situbondo ©2022 Merdeka.com

"Kamu sering bantu nggak kalau di rumah? Malu gak kamu membantu orangtua? Kamu kalau kamu melayani pembeli itu malu tidak?" tanyanya.

"Siap, sering, jenderal. Siap, tidak, jenderal," tegasnya.

"Kenapa nggak?" tanya Irjen Wahyu.

"Siap, apapun pekerjaannya orangtua tetap lah orangtua saya, jenderal," balasnya.

5 dari 5 halaman

Beri Pesan Mendalam

Jawaban tegas Jansen turut membuat Irjen Wahyu merasa salut. Tak segan, mantan Kapolda Aceh tersebut bahkan mengacungkan jempol tatkala mendengar ungkapan dari Jansen.

jenderal polri salut sama sikap taruna anak penjual kelontong
YouTube Humas Polres Situbondo ©2022 Merdeka.com

Tak berselang lama, Irjen Wahyu lantas memberi pesan mendalam. Sosok perwira tinggi Polri kelahiran Sleman, Yogyakarta itu mengingatkan Jansen untuk terus mengupayakan kebahagiaan bagi kedua orangtua di kampung halaman.

"Bagus, jangan pernah malu siapa orangtua kita. Terus banggakan orangtuamu. Dengan apa?" ungkap Irjen Wahyu.

"Siap, dengan berprestasi, jenderal," ucap Jansen.

"Prestasi dan lulus yang baik," tambah Irjen Wahyu.

"Siap, jenderal," tegas Jansen.

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini