Gara-gara Sakit Pria Ini Dikeluarkan dari TNI, Kini Jualan Es Chocoli

Kamis, 6 Oktober 2022 09:26 Reporter : Muhammad Farih Fanani
Gara-gara Sakit Pria Ini Dikeluarkan dari TNI, Kini Jualan Es Chocoli Gara-gara Sakit Pria Ini Dikeluarkan dari TNI. ©2022 Merdeka.com/youtube/bossmilo

Merdeka.com - Menjadi tentara cita-cita yang diidamkan oleh sebagian orang. Terlebih, tentara merupakan profesi membanggakan karena dapat mengabdi kepada negara.

Cita-cita itu sudah diraih oleh Faqih, seorang penjual es chocoli di Solo. Namun, takdir berkata lain. Faqih sekarang tidak lagi menjadi tentara dan dikeluarkan secara terhormat sebelum pelantikan.

Sebuah video menceritakan kisah hidup Faqih sebelum dan sesudah beralih menjadi penjual es chocoli. Berikut ulasannya.

2 dari 6 halaman

Dikeluarkan dari Tentara

gara gara sakit pria ini dikeluarkan dari tni

©2022 Merdeka.com/youtube/bossmilo

Video YouTube berdurasi 11 menit tersebut diunggah oleh akun bernama BOSS MILO. video tersebut menceritakan kisah Faqih, eks tentara yang kini beralih profesi menjadi seorang pengusaha.

Faqih adalah warga Solo yang dulunya seorang tentara. Sebelum pelantikan, ia kemudian dikeluarkan secara terhormat karena sakit.

“Karena sakit. Sebelum pelantikan. Dua minggu sebelum pelantikan saya dikeluarkan secara terhormat,” ujar Faqih.

Ia bahkan mengatakan bahwa dikeluarkannya dari tentara adalah titik terendah dalam hidupnya selama ini. Ia merasa bahwa hidupnya sudah berakhir dan tidak tahu akan menjadi apa lagi.

3 dari 6 halaman

Perasaan Keluarga Besar

gara gara sakit pria ini dikeluarkan dari tni
©2022 Merdeka.com/youtube/bossmilo

Dikeluarkannya Faqih tentu menimbulkan perasaan sedih yang tidak bisa terbendung. Hal ini wajar karena ia sudah menjalani pendidikan dan sudah berhasil menjadi tentara.

Perasaan sedih itu  juga dirasakan oleh keluarga besarnya. Selain itu, teman-temannya juga merasakan hal yang sama, akan tetapi mereka hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Faqih.

“Ya, sedih. Yang sedih juga bukan cuma saya. Yang sedih satu keluarga besar dan teman-teman saya juga,” lanjut Faqih.

4 dari 6 halaman

Tidak Mau Mengecewakan Keluarga

gara gara sakit pria ini dikeluarkan dari tni
©2022 Merdeka.com/youtube/bossmilo

Di balik kesedihan itu, Faqih tidak ingin mengecewakan keluarganya. Ia tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan dan berusaha untuk bangkit.

Ia ingin menjadi orang yang sukses di bidang lain, meskipun gagal di tentara. Ia bilang, meskipun tidak berseragam, sekarang ia sudah bisa berdiri sendiri menjadi seorang pengusaha.

“Tapi saya tidak berhenti di situ, saya berusaha bangkit. Saya hanya berpikiran tidak mau mengecewakan keluarga saya. Walaupun saya tidak memakai seragam, setidaknya saya bisa membanggakan keluarga dengan hal lain,” ujar Faqih.

5 dari 6 halaman

Tidak Memikirkan Omongan Orang

gara gara sakit pria ini dikeluarkan dari tni

©2022 Merdeka.com/youtube/bossmilo

Ketika dikeluarkan dari tentara Faqih mengatakan bahwa banyak orang yang nyinyir dan memberikan komentar negatif terhadap jalan hidupnya. Namun, Faqih tidak peduli dengan omongan orang lain.

Ia tetap yakin bahwa yang bisa menyemangati adalah keluarga dan dirinya sendiri. Hal itulah yang melatarbelakangi usahanya untuk bangkit dan tidak berhenti di dalam sebuah keterpurukan.

“Tidak usah terlalu dipikirkan karena omongan orang lain itu tidak akan menjadi semangat bagi kita. Yang bisa menyemangati kita adalah keluarga dan diri kita sendiri,” terang Faqih.

6 dari 6 halaman

Tetap Menanamkan Jiwa Patriotisme

gara gara sakit pria ini dikeluarkan dari tni
©2022 Merdeka.com/youtube/bossmilo

Faqih mengaku meskipun sudah resmi keluar dari tentara, akan tetapi ia tetap menjunjung tinggi jiwa nasionalisme dan patriotisme di dalam diri.

Jiwa itulah tidak pernah ia tanggalkan meski sekarang sudah menjadi penjual es dan tidak lagi menjadi anggota tentara. 

“Walaupun saya sekarang hanya seorang penjual es, tapi saya tetap menjunjung tinggi jiwa nasionalisme dan patriotisme dalam diri saya. Jayalah TNI. Jaya!!!” pungkas Faqih sambil mengepalkan tangannya.

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini