Fungsi Asam Folat untuk Ibu Hamil, Bisa Lindungi Bayi dari Beberapa Komplikasi
Merdeka.com - Fungsi asam folat untuk ibu hamil ternyata cukup penting. Bisa dibilang, asam folat atau vitamin B9 adalah superhero bagi ibu hamil. Mengonsumsi asam folat sebelum dan selama kehamilan dengan jumlah yang direkomendasikan dapat membantu mencegah cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang bayi.
Folat memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah dan membantu tabung saraf bayi Anda berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini tentu sangat membantu janin terutama di masa-masa awal kehamilan. Zat ini banyak dijumpai pada sayuran, buah, dan daging.
Folat ditemukan secara alami dalam sayuran hijau tua dan buah jeruk. Lalu, apa saja fungsi asam folat untuk ibu hamil? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman webmd dan berbagai sumber, Selasa (4/1/2022):
Kapan Memulai Konsumsi Asam Folat?
Asam folat merupakan nutrisi yang penting bagi tubuh, termasuk saat Anda dan pasangan berencana memiliki momongan. Asam folat untuk program hamil tidak hanya dapat meningkatkan kesuburan, namun juga mendukung tumbuh kembang janin.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan, untuk mulai mengonsumsi asam folat setiap hari setidaknya satu bulan sebelum berencana melakukan program hamil, dan setiap hari selama Anda hamil.
Namun, CDC juga merekomendasikan agar semua wanita usia subur mengonsumsi asam folat setiap hari. Jadi, sebenarnya tidak masalah jika ingin mengonsums asam folat lebih awal.
Saat kandungan berusia 3-4 minggu sangat rentan mengalami kondisi cacat lahir. Jadi, penting untuk memiliki asupan asam folat dalam tubuh selama tahap awal kehamilan untuk membantu otak dan sumsum tulang belakang bayi berkembang.
Berapa Banyak Asam Folat yang Harus Dikonsumsi?
Dosis yang dianjurkan untuk semua wanita usia subur adalah 400 mikrogram (mcg) folat setiap hari. Jika Anda mengonsumsi multivitamin setiap hari, periksa apakah sudah memenuhi jumlah yang disarankan. Jika karena alasan tertentu Anda tidak ingin mengonsumsi multivitamin, Anda bisa mengonsumsi suplemen asam folat. Berikut berapa banyak asam folat yang direkomendasikan setiap hari dalam hal kehamilan:- Saat Anda mencoba untuk hamil: 400 mcg- Untuk tiga bulan pertama kehamilan: 400 mcg- Untuk bulan keempat hingga sembilan kehamilan: 600 mcg- Saat menyusui: 500 mcgSebenarnya, tak hanya asam folat, nutrisi lain termasuk omega-3 serta vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, selenium, zinc, kalsium, dan zat besi juga baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan dan mempersiapkan tubuh dalam menghadapi kehamilan.
Manfaat Asam Folat Dalam Program Kehamilan

©2015 Merdeka.com/shutterstock
Melansir dari laman Alodokter, ada beberapa manfaat asam folat yang baik untuk ibu hamil jika rutin dikonsumsi, seperti:
1. Tingkatkan KesuburanAsam folat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan wanita dan pria. Pada wanita, asam folat diketahui dapat memelihara kesehatan dan fungsi indung telur (ovarium), mendukung proses pembuahan dan pembentukan bakal janin, serta menjaga kesehatan kandungan.Bagi pria, kandungan antioksidan dan nutrisi, seperti asam folat, protein, dan seng (zinc), diketahui dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma, sehingga bisa meningkatkan peluang terjadinya pembuahan dan kehamilan.2. Bantu tumbuh kembang janinUntuk bisa berkembang, janin tentu membutuhkan asupan nutrisi yang baik termasuk asam folat. Terlebih lagi, di masa awal kehamilan. Asam folat dapat mendukung proses pembentukan jaringan dan organ tubuh janin, serta mengurangi risiko bayi terlahir dengan berat badan rendah atau cacat.
3. Mengurangi risiko terjadinya preeklampsia

meetdoctor.com
Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang cukup banyak terjadi. Kondisi ini bisa membuat ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, pembengkakan, dan meningkatnya jumlah protein di dalam urine. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berisiko membahayakan kondisi ibu hamil dan janin.Hingga saat ini, penyebab terjadinya preeklamsia belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa riset menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi, termasuk asam folat, merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko ibu hamil mengalami preeklampsia.Untuk itu, penting bagi ibu hamil memenuhi kebutuhan asam folat pada tubuh selama masa kehamilan untuk menjaga kesehatan janin. 4. Mengurangi risiko keguguran dan kelahiran prematurIbu hamil yang kondisi kandungannya sehat berisiko lebih rendah mengalami keguguran dan persalinan prematur. Hal itu bisa didapat dengan mencukupi kebutuhan nutrisi saat hamil, tak terkecuali asam folat. 5. Cegah bayi terlahir cacatBerbagai penelitian telah membuktikan bahwa ibu hamil yang asupan asam folatnya terpenuhi memiliki risiko lebih kecil untuk melahirkan bayi dengan cacat bawaan lahir, seperti spina bifida (cacat tabung saraf), bibir sumbing, dan penyakit jantung bawaan.
Makanan Sumber Asam Folat

gastrolife.ie
Asam folat bisa diperoleh dari makanan yang mengandung asam folat atau suplemen. Adapun beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan asam folat, yaitu:
Anda bisa rajin mengonsumsi makanan sehat seperti daftar di atas. Namun, untuk mendapatkan asam folat yang cukup saat memulai program hamil, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Jika diperlukan, dokter akan meresepkan suplemen kehamilan untuk mencukupi asupan asam folat Anda.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya