Doa Hari Pertama Haid yang Dapat Dilafalkan, Wanita Wajib Tahu
Merdeka.com - Doa hari pertama haid sebaiknya diketahui para wanita muslim. Memanjatkan doa hari pertama haid tersebut merupakan salah satu cara dari umat Islam, terlebih kaum wanita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sementara itu, haid merupakan salah satu hal yang wajar terjadi pada kaum wanita setiap bulan. Pada dasarnya, haid merupakan proses meluruhnya dinding rahim saat sel telur tidak terjadi pembuahan.BACA JUGA: Doa Hari Pertama Haid, Bacaan Bahasa Arab, Latin, Arti Dan Amalannya
Biasanya, hari pertama terjadinya proses haid dapat mengakibatkan rasa lelah, sakit kepala, hingga nyeri di bagian tubuh tertentu. Hal ini tentu membuat kaum wanita merasa tak nyaman untuk beraktivitas sehari-hari.
Maka dari itu, membaca doa hari pertama haid menjadi penting untuk dilakukan. Membaca doa hari pertama haid tak lain dilakukan untuk meminta perlindungan serta ampunan dari Allah SWT.
Selain itu, terdapat pula beberapa amalan yang disunnahkan untuk dikerjakan selama masa haid. Lantas, bagaimana doa hari pertama haid hingga amalan-amalan lainnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari laman NU Online.
BACA JUGA: Amalan Dan Doa Saat Haid Bahasa Arab Latin Beserta Artinya
Doa Hari Pertama Haid
Selama masa haid, seorang muslim tidak diizinkan untuk menunaikan ibadah salat. Hal ini pun rentan menimbulkan berkurangnya iman dan takwa kepada Allah SWT.
Maka dari itu, penting bagi kita untuk senantiasa mengetahui beberapa doa yang dapat diamalkan selama masa haid. Salah satunya yakni doa hari pertama haid.

©2017 i.huffpost.com
Doa hari pertama haid dapat dilafalkan kapan dan dimana saja. Selama seorang muslim ingin tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT, doa hari pertama haid tersebut dapat diamalkan.
Seorang muslim juga dapat berzikir terlebih dahulu sebelum membaca doa hari pertama haid. Adapun bacaan dari doa hari pertama haid yakni sebagai berikut,
Alhamdulillah ala kulli halin wa astaghfurullaha min kulli dzanbin.
Artinya:
"Segala puji bagi Alah atas segala perkara, dan aku memohon ampun kepada-Mu atas segenap dosa."
Amalan saat Mengalami Haid
Selain memanjatkan doa hari pertama haid, seorang muslim juga dapat menunaikan beragam amalan-amalan sunah lainnya.
Selayaknya membaca doa hari pertama haid, melakukan amalan-amalan sunah tersebut pun senantiasa akan meningkatkan iman dan takwa.

©Shutterstock.com/Ana Blazic Pavlovic
Adapun beberapa amalan sunah tersebut antara lain sebagai berikut,
1. ZikirAmalan sunah pertama yang dapat dilakukan selain membaca doa hari pertama haid yakni dengan melakukan zikir. Bahkan, zikir pun banyak macamnya yang dapat dilafalkan.
Zikir-zikir tersebut antara lain seperti kalimah thayyibah berupa tahmid, tasbih, takbir, tahlil, dan lain sebagainya. Melakukan zikir berarti kita senantiasa lebih dekat dengan Allah SWT.
2. Melafalkan SalawatSementara itu, amalan sunah saat haid yang kedua adalah dengan bersalawat. Berbeda dengan ibadah salat, melafalkan salawat justru dapat dilakukan oleh siapa dan kapan saja.
Termasuk kaum hawa yang tengah mengalami haid. Seperti berzikir, melantunkan salawat juga dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
3. Mendengarkan Ayat-ayat Suci
Amalan ketiga yang dapat dilakukan saat mengalami haid adalah dengan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Alquran. Dalam beberapa mazhab, seorang wanita yang tengah mengalami haid tidak dianjurkan untuk membaca ayat-ayat suci Alquran.
Kendati demikian, mereka tetap dapat mendengarkan lantunannya. Amalan yang satu ini juga dapat dilakukan kapan dan dimana saja.

©2012 Merdeka.com
4. Melakukan SedekahSelain itu, amalan sunah lainnya yang bisa dilakukan saat haid yakni dengan bersedekah. Berbagi merupakan salah satu cara untuk mengingat Allah SWT serta bersilaturahmi dengan sesama.
Tak melulu soal harta, bersedekah juga dapat dilakukan dengan makanan, waktu, tenaga, dan lain sebagainya. Maka dari itu, bersedekah pun juga dapat dimulai kapan dan oleh siapa saja.
5. Menuntut Ilmu
Amalan sunah lainnya yang tak kalah menarik untuk dilakukan saat haid yakni dengan menuntut ilmu. Selayaknya anjuran dari Rasulullah dalam sebuah hadis, menuntut ilmu akan mendekatkan kita kepada jalan surga.
Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam sebuah hadis riwayat Muslim berikut ini,
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah SWT menunjukkan jalan menuju surga baginya." (HR. Muslim)

©2020 Merdeka.com/pxhere.com
6. SilaturahmiAmalan sunah terakhir yang bisa dikerjakan saat seorang muslim tengah mengalami haid adalah dengan bersilaturahmi. Silaturahmi dapat dilakukan kepada siapa saja, terlebih kepada kerabat serta sanak saudara yang lama tak berjumpa.
Dipercaya, bersilaturahmi dapat membuka pintu rezeki seorang muslim. Selagi tak beribadah salat, seorang muslim yang tengah haid tetap dapat memperoleh pahala dan manfaat lainnya dari bersilaturahmi.
Doa Mandi Haid
Setelah mengalami haid, seorang muslim dianjurkan untuk segera menyucikan diri dari hadas besar. Hal itu pun sebagaimana yang tertulis dalam firman Allah seperti berikut ini,
"Mereka bertanya kepadamu tentang Haid. Katakanlah: Haid itu adalah suatu kotoran. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu Haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al Baqarah: 222).

Shutterstock/Glaze Image
Selanjutnya, hal yang penting untuk dipahami adalah mengenai tata cara mandi setelah haid. Selayaknya mandi besar lainnya, tata cara mandi setelah haid juga dianjurkan untuk membaca niatnya seperti berikut ini,
Bacaan Niat Mandi Haid
Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala.
Artinya:
"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala."
- Setelah itu, lalu seorang muslim dapat membaca lafal basmallah
- Membaca doa niat untuk menghilangkan hadas besar
- Berwudlu sebelum mandi
- Menyiramkan air ke seluruh tubuh dan menggosok-gosok seluruh anggota tubuh terutama bagian kemaluan hingga bersih sampai baunya hilang; dan
- Menyiram seluruh anggota tubuh dengan air dimulai dari sisi kanan terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan sisi kiri, pastikan seluruh tubuh dibersihkan dengan baik.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya