Dandim Cilegon Marah Besar ke Effendi Simbolon Sampai Gebrak Meja

Video Dandim Cilegon marah akibat pernyataan dari Effendi Simbolon.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Dandim Cilegon Marah Besar ke Effendi Simbolon Sampai Gebrak Meja
Video Dandim Cilegon. Instagram/@jktnewss ©2022 Merdeka.com

Pernyataan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon dalam agenda rapat kerja bersama petinggi TNI beberapa waktu lalu, memicu reaksi keras dari banyak pihak. Salah satunya Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Ari Widyo Prasetyo.

Ia tak terima dan marah besar dengan statement Effendi yang menyebut adanya disharmoni hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Kasad TNI Jenderal Dudung Abdurachman.

Tak hanya itu, Ari juga geram lantaran Effendi juga sempet menyebut dan mengibaratkan TNI layaknya gerombolan ormas. Sambil menggebrak meja, Ari pun kemudian menuntut permintaan maaf secara terbuka dari Effendi kepada keluarga besar TNI. Simak ulasannya:

Video Dandim Kecam Pernyataan Effendi Simbolon

Protes keras itu disampaikan oleh Ari melalui video yang kini beredar luas di media sosial. Dalam videonya, Ari dan beberapa prajurit TNI menyatakan bahwa mereka tidak terima dengan ucapan Effendi dalam rapat beberapa waktu lalu.

"Dari ujung Barat pulau Jawa kami dengar omonganmu Effendi Simbolon. Kau bilang pimpinan kami Panglima TNI, Kasad tidak harmonis. Kau bilang TNI gerombolan seperti ormas kami tidak terima," kata Ari dikutip dari Instagram @jktnewss (14/9).

Menurut Ari, pernyataan yang dilontarkan Effendi dalam rapat itu sangat melukai para prajurit TNI. Ia juga menilai, Effendi telah mengadu domba dua pimpinan di TNI, yakni Panglima dan Kasad.

"Kau Effendi Simbolon melukai kami prajurit TNI, kau adu domba pimpinan kami. Kau adu domba TNI. Kami seluruh prajurit Kodim 0623 Cilegon sakit hati," tambahnya.

Tuntut Permintaan Maaf

Dengan suara menggebu-gebu, Ari pun menyampaikan kekecewaannya itu terhadap penyataan Effendi. Sambil menggebrak meja, Ari pun mengatakan bahwa ia dan prajuritnya menuntut permintaan maaf secara terbuka dari Effendi untuk seluruh keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Saya Dandim 0623 Cilegon bersama seluruh prajurit keluarga besar Kodim 0623 Cilegon tidak terima ucapanmu. Kami di sini dari unsur paling rendah sampai paling tinggi unsur-unsur TNI. Kami di sini kompak jangan kau ganggu kami, jangan kau rusak kami dengan pernyataanmu. (Brakk) Kami tunggu permintaan maaf kamu secara terbuka," katanya.

Pernyataan Kontroversional Effendi Simbolon

Effendi Simbolon sendiri memberikan pernyataan cukup mengejutkan tersebut dalam acara rapat kerja bersama Komisi I DPR RI Senin, (5/9) lalu. Awalnya, ia menyinggung ketidakhadiran Kasad Dudung dalam rapat. Kemudian, ia mengatakan jika absennya Dudung dalam rapat berkaitan dengan isu disharmoni hubungannya Kasad dengan Panglima. "Ada apa si ini? Jangan ada dusta di antara kita dong. Masa setiap ada Panglima, dari panglima ke kasad begitu terus," kata Effendi dikutip dari Youtube MerdekaDotCom (6/9/2022).

Video

Berikut video aksi protes Dandim 0623/Cilegon, soal pernyataan Effendi Simbolon:

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh JAKARTA NEWS (@jktnewss)

Baca Juga Kasus ASN Ditembak KKB, Pangdam Tegaskan Korban Bukan Intel TNI
Halaman Berikutnya 8 Cara Mendapatkan Buah Mangga Besar dan Manis dengan Mengatur Nutrisi Sejak Awal Tanam
Rekomendasi