Cara Sholat Hajat Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Lengkap Disertai Bacaannya
Merdeka.com - Manusia tak memiliki kuasa perihal rezeki, jodoh, dan maut. Semua hal tersebut senantiasa merupakan kuasa Allah SWT atas setiap makhluk ciptaan-Nya di muka bumi.
Kendati demikian, bukan suatu hal yang tak mungkin bagi manusia untuk mengupayakan hal terbaik di dalam kehidupannya. Salah satu caranya yakni dengan memanjatkan doa dan terus berusaha.
Baca juga: Niat Dan Cara Sholat Hajat Berjamaah Dan Sendiri Lengkap Bacaan Doanya
Memanjatkan doa untuk meminta perihal tertentu dapat dilakukan umat Islam dengan menunaikan berbagai amalan. Salah satunya yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah dengan mengerjakan sholat hajat.
Bagi seorang muslim yang memiliki harapan atau tujuan hidup tertentu, mengerjakan sholat hajatan dengan niat mendapat ridha Allah SWT merupakan alternatif agar keinginannya dikabulkan. Sejatinya, sholat hajat bukan hanya bertujuan demikian melainkan terdapat keutamaan lainnya pula.
Lantas, bagaimana cara sholat hajat sesuai yang dituntunkan Rasulullah SAW? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (8/3), berikut merdeka.com ulas mengenai tata cara sholat hajat lengkap disertai dengan bacaan niat hingga doa setelahnya.
Dalil Pelaksanaan Sholat Hajat
Sholat hajat merupakan suatu amalan dalam agama Islam yang memiliki hukum sunnah. Artinya, sholat hajat tidak diwajibkan untuk ditunaikan setiap muslim melainkan dapat mendatangkan pahala apabila dikerjakan.
Meski demikian, sholat hajat dapat ditunaikan saat seseorang sedang memiliki hajat atau keinginan besar untuk dikabulkan Allah SWT. Sementara keinginan ataupun hajat yang diminta harus sesuai dengan syariat-syariat Islam dan dipandang baik.

prayerinislam.com
Pelaksanaan sholat hajat pun didasarkan pada dua hadis sahih riwayat Ahmad serta at-Tirmidzi. Adapun bunyi dari sabda Rasulullah SAW mengenai sholat hajat tersebut yakni sebagai berikut.
"Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian salat dua rakaat (sholat hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat." (HR.Ahmad)
"Barangsiapa mempunyai hajat (kepentingan) terhadap Allah atau sesama manusia hendaklah berwudu dengan baik kemudian shalat dua rakaat, kemudian memuji (mengagungkan) Allah kemudian membaca shalawat untuk Nabi SAW." (H.R. at-Tirmidzi dan an-Nasa’i)
Tata Cara Sholat Hajat
Sebenarnya, melaksanakan sholat hajat sama halnya dengan tata cara menunaikan sholat pada umumnya. Salah satu perbedaannya yakni terletak pada bacaan sholat hingga rakaat.
Sholat hajat umumnya dikerjakan antara 2 hingga 12 rakaat. Pada setiap rakaat dibaca Surat Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Surat Al-Ikhlas.
Sementara itu, tata cara sholat hajat yang sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW yakni sebagai berikut.

©2021 Merdeka.com/pexels-tima-miroshnichenko
1. Niat Sholat HajatNiat pada sholat hajat juga diucapkan dalam hati seperti pada umumnya. Karena yang terpenting ialah niat hanya semata karena Allah dengan hati yang ikhlas dan juga mengharap ridha-Nya.
2. Membaca Doa Iftitah dan Al-FatihahUrutan kedua dalam tata cara sholat hajat ialah membaca do’a iftitah setelah takbiratul ikhram.
3. Membaca Surat PendekMembaca suratan pendek dapat dilakukan dengan membaca surat yang biasa dibaca saat melakukan sholat. Namun, pada tata cara sholat hajat ini, alangkah baiknya membaca surah Al-Ikhlas pada rakaat pertama ataupun Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali. Sedangkan untuk rakaat kedua bisa membaca Ayat Kursi.
4. Ruku dengan Tuma’ninah 5. Iktidal dengan Tuma’ninah 6. Sujud dengan Bacaan Tuma’ninah 7. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah 8. Sujud Kedua dengan Tuma’ninah
Bacaan Niat Sholat Hajat

soundvision.com
Adapun bunyi bacaan niat sholat hajat yang dilafalkan sebelum menunaikan ibadahnya yaitu sebagai berikut.
Ushalli sunnatal hajati rak‘ataini ada’an lillahi ta‘ala.
Artinya:
"Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT."
Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat

©2021 Merdeka.com/pexels-ali-arapoğlu
Setelah menunaikan sholat hajat, maka selanjutnya seorang muslim dapat memanjatkan doa sesuai keinginan yang diharapkan. Memanjatkan doa tersebut dapat diawali dengan membaca lafal berikut ini.
Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil 'aliiyil 'adzim.
Artinya:
"Maha suci bagi Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah maha besar."
Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan doa setelah sholat hajat berikut ini.
Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
Artinya:
"Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang."
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya