Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Bicara soal Etika, Begini Nasib Dirut Usai Pamer Tumpukan Duit di TikTok

Bupati Bicara soal Etika, Begini Nasib Dirut Usai Pamer Tumpukan Duit di TikTok Viral ASN Pamer Uang. Twitter/@mazzini_gsp ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar turut angkat bicara terkait viralnya video Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kertaraharja Kabupaten Tangerang, Syaefunnur Maszah di media sosial (medsos).

Menanggapi aksi pegawainya yang sengaja membuat video untuk memamerkan tumpukkan uang di medsos, Zaki pun berbicara soal etika dan empati.

Zaki juga mengungkap, jika saat ini pemerintah daerah tengah membuatkan Surat Keputusan (SK) pengunduran diri Syaefunnur Maszah, buntut dari viralnya video pamer uang tersebut. Simak ulasannya:

Viral Video Pamer Uang

viral asn pamer uang

Twitter/@mazzini_gsp ©2022 Merdeka.com

Belum lama ini, video yang merekam aksi Syaefunnur Maszah tengah memamerkan tumpukkan uang pecahan Rp100 ribu di atas meja, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, memperlihatkan Syaefunnur tampak berusaha mencomot tumpukkan uang dengan sendok makan dan meletakan beberapa ikatan uang diatas piring.

Selanjutnya, dia membuat gerakan seolah olah akan memakan tumpukan uang itu. Video berdurasi sekitar 14 detik yang diiringi lagu dangdut 'Hareudang' itupun langsung ramai jadi perbincangan di media sosial.

Memutuskan Mengundurkan Diri

viral asn pamer uang

Twitter/@mazzini_gsp ©2022 Merdeka.com

Setelah videonya menuai kritik, Syaefunnur Maszah pun akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Syaefunnur disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat dikonfirmasi.Dengan tegas, Zaki menyebutkan, bila saat ini, pemerintah daerah tengah membuatkan Surat Keputusan (SK) pengunduran diri Syaefunnur."Sedang dibuatkan SK pengundurannya," kata Zaki dikutip dari Liputan6, Kamis (3/2).

Pesan Bupati untuk Pejabat Publik

Menanggapi hal tersebut, Zaki pun menyarankan agar para pegawainya bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini dilakukan untuk menjaga etika dan martabat Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri.Lebih lanjut, Zaki juga mengatakan bahwa sebagai pejabat publik seharusya memiliki etika dan rasa empati pada masyarakat apalagi saat kondisi prihatin karena pandemi saat ini. "Sebagai pejabat publik harus memiliki rasa dan empati pada masyarakat apalagi saat kondisi prihatin saat ini. Makanya, hal ini sekaligus jadi pelajaran untuk ASN (Aparatur Negeri Sipil) dan jajaran direksi BUMD semua, untuk menjaga sikap, etika dan martabat Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam manfaatkan medsos dengan bijaksana," ungkapnya.

bupati tangerang zaki iskandar

Bupati Tangerang ©2020 Merdeka.com

Di sisi lain, Zaki juga mengaku bahwa dirinya menerima sikap bertanggung jawab dari pegawainya itu yang langsung mengakui kesalahan dan mengambil langkah untuk mengundurkan diri. "Saya juga menerima sikap bertanggung jawab yang bersangkutan untuk mengundurkan diri, menghukum dirinya sendiri dan menerima kesalahannya," ujarnya.

Video

Video Tiktok berdurasi 14 detik yang merekam aksi Syaefunnur Maszah itu pun beredar luas di medsos dan mendapat kecaman dari masyarakat. Berikut videonya dilansir dari cuitan twitter @mazzini_gsp, Kamis (3/2/2022):

Bikin video alay pamer duit, Syaefunnur Maszah Dirut BUMD Perumda Pasar Niaga, Kabupaten Tangerang mengundurkan diri dari jabatannya.Yang buat kesal banyak pihak, selain pamer duit, video itu dinilai mengejek karena close up berita soal PSBB yg mana kondisi masyarakat lagi susah pic.twitter.com/IeBI8XrzNT

— Mazzini (@mazzini_gsp) February 2, 2022 (mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP