Batu ini Ditancapkan Gajah Mada saat Sumpah Palapa, Tak Ada yang Bisa Mencabut

Rabu, 23 November 2022 11:04 Reporter : Muhammad Farih Fanani
Batu ini Ditancapkan Gajah Mada saat Sumpah Palapa, Tak Ada yang Bisa Mencabut Batu ini Ditancapkan Gajah Mada saat Sumpah Palapa, Tak Ada yang Bisa Mencabut. ©2022 Merdeka.com/youtube.com/TelusuRINusantara

Merdeka.com - Gajah Mada sebagai salah seorang patih Majapahit yang sangat terkenal. Dia dicatat dalam sejarah sebagai orang yang berhasil menguasai Nusantara.

Usaha penyatuan Nusantara itu merupakan pembuktian dari Gajah Mada setelah dia melakukan sumpah palapa. Sumpah palapa adalah sumpah yang diucapkan Gajah Mada saat upacara pengangkatan menjadi patih.

Sebuah batu yang ada di Dusun Nglinguk, Desa Sentonorejo, kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dipercaya merupakan sebuah batu yang ditancapkan oleh Gajah Mada saat mengucap sumpah palapa. Berikut ulasannya.

2 dari 5 halaman

Batu Patok Gajah Mada

batu ini ditancapkan gajah mada saat sumpah palapa tak ada yang bisa mencabut

©2022 Merdeka.com/youtube.com/TelusuRINusantara

Sebuah video memperlihatkan batu panjang yang menancap di tanah. Batu itu bukan sembarang batu. Sebab, diyakini batu tersebut merupakan sebuah patok yang ditancapkan oleh Gajah Mada ketika mengucapkan sumpah palapa.

Batu yang diberinama dengan batu Pathok Gajah tersebut merupakan batuan andesit yang memiliki panjang sekiatar 134 cm dengan ketinggian 81 cm dari permukaan tanah.

Batu itu ditemukan melalui sejarah yang panjang. Pertama kali ditemukan pada tahun 1927 oleh seorang arsitek dari Belanda Ir. Hendi Maclaine Pont, dan kemudian diteliti pada 1976 sampai 1982.

3 dari 5 halaman

Sulit Dicabut dengan Alat Berat

batu ini ditancapkan gajah mada saat sumpah palapa tak ada yang bisa mencabut
©2022 Merdeka.com/youtube.com/TelusuRINusantara

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, batu Patok Gajah tersebut merupakan batu yang tidak bisa dicabut. Bahkan dikatakan tidak bisa dicabut meski menggunakan alat berat.

Masyarakat yakin bahwa batu itu memiliki ukuran yang sangat panjang. Bahkan dikatakan bahwa panjangnya bisa sampai ke kolam segaran yang jaraknya mencapai 1 km.

Batu yang berdiri miring tersebut juga pernah digali oleh warga untuk menemukan pangkalnya namun gagal. Batu tersebut terletak di belakang pendopo agung Trowulan.

4 dari 5 halaman

Siapakah Gajah Mada?

batu ini ditancapkan gajah mada saat sumpah palapa tak ada yang bisa mencabut
©2022 Merdeka.com/youtube.com/TelusuRINusantara

Melansir dari laman Wikipedia, Gajah Mada adalah seorang patih Majapahit yang sangat fenomenal.

Gajah Mada menjadi patih Amangkubumi pada masa pemerintahan Ratu Tribuana Tunggadewi pada tahun 1258 S/1336 M.

Ia terkenal dengan salah satu sumpahnya untuk menaklukkan Nusantara. Sumpah itu disebut sebagai sumpah palapa.

5 dari 5 halaman

Sumpah Palapa Gajah Mada

batu ini ditancapkan gajah mada saat sumpah palapa tak ada yang bisa mencabut
©2022 Merdeka.com/youtube.com/TelusuRINusantara

Sumpah palapa adalah suatu pernyataan yang diucapkan oleh Gajah Mada pada upacara pengangkatannya menjadi patih pada tahun 1336 M.

Isinya adalah sebagai berikut:

“Kamu Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Kamu Gajah Mada, "Jika telah menundukkan seluruh Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa,"

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini