Anak Buruh Berprestasi, Letda Ayu Sang Pilot Siud Flite Heli Berparas Cantik
Merdeka.com - Gadis muda berparas cantik, Letnan Dua Cpn (K) Ayu, S.Tr.(Han) telah menjadi salah satu penerbang wanita TNI Angkatan Darat. Di usianya yang menginjak 25 tahun, sudah bertugas di satuan TNI selama 2 tahun.
Bukan hal mudah untuk mencapai cita-citanya tersebut. Anak buruh ini sempat menjadi seorang security, serta gagal dalam pendaftaran Akmil. Tak pantang menyerah, Ayu berani maju lagi membuktikan kemampuan dirinya.
Wanita berdarah Melayu ini, merupakan anak kedua dari pasangan Rudi Hartono dan Linda. Warga Sui Tempayan Mega timur, Kecamatan Sui Ambawang, Kubu Raya, Pontianak. Meski berasal dari keluarga sederhana, tak membuat Ayu pesimis dan berkecil hati.
Ingin tahu sepak terjang perjuangan Ayu hingga menjadi pilot Siud Flite Heli? Simak informasinya berikut ini.
Perjalanan Pendidikan Letda Ayu

Channel YouTube PatriotNusantara ©2020 Merdeka.com
Sebelum terjun ke dunia militer, Ayu pernah mengenyam pendidikan di SDN 19 Mega Timur Sui Ambawang. Kala itu belum nampak keinginan pada benaknya untuk menjadi seorang tentara.
Kemudian wanita kelahiran Pontianak 15 Juli 1995 ini melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Sui Raya. Terakhir sekolah di SMAN 1 Sui Raya, Kubu Raya. Semasa SMA, prestasi gemilang mulai nampak.
Letda Ayu akhirnya berhasil lulus Akademi Militer tahun 2018. Lalu menempuh pendidikan dasar perwira penerbang. Dilanjutkan ke pendidikan penerbang dua di Pusdik Penerbad, dan kemudian mengikuti Suspabang II Bell-412. Kini dirinya bertugas sebagai pilot di Skadron-11/Serbu Penerbad, Semarang, Jawa Tengah.
Sempat Gagal Masuk TNI dan Sempat Jadi Satpam
Tak ada perjuangan yang instan, semua butuh proses dan perjuangan besar. Termasuk bagi Ayu yang sempat gagal menjadi anggota militer. Percobaan mendaftar yang pertama, terpaksa gagal. Beruntunglah percobaannya yang kedua membuahkan hasil.
Dilansir dari channel YouTube Patriot Nusantara, anak kedua dari tiga bersaudara ini sempat menjadi seorang security.

Kediaman Letda Ayu, Channel YouTube PatriotNusantara ©2020 Merdeka.com
"Dari situlah (Paskib) mulai, 'Oh saya harus di sini, saya ini harus masuk Perwira di Akademi TNI'. Kan sempat juga tidak lulus, tapi dia tidak mau masuk yang lain, dia maunya masuk AD. Masuk Akademi Militer gitu. Satu kali pernah gagal, yang kedua kalinya lulus," kata Linda, ibunda Letda Ayu seperti dikutip dari channel YouTube Patriot Nusantara.
Anak Buruh yang Berprestasi

Channel YouTube PatriotNusantara ©2020 Merdeka.com
Sejak duduk di bangku SMA, Ayu sempat menorehkan prestasi dengan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Serta mewakili Indonesia di kancah Internasional, saat dirinya dikirim ke Jepang.
Selain itu, Ayu juga pernah mengikuti Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ) di Istana Negara tahun 2012.
"Karena itu tadi, karena prestasi dia. Pernah ikut Paskib ke Istana Merdeka 2012. Dia dapat sertifikat nasional," ujar Linda.
"Pernah mewakili Indonesia di Jepang antar pelajar. Mendapat sertifikat Internasional. Ada 2 sertifikat yang bagus itu," imbuhnya.
Semangat Selalu Ingin Belajar dan Ingin Tahu

Channel YouTube PatriotNusantara ©2020 Merdeka.com
Salah satu teladan dari Ayu yang patut dibanggakan ialah semangat juangnya. Dia dikenal sebagai sosok yang selalu ingin tahu. Saat orang lain bisa, maka dirinya juga pasti bisa.
"Anaknya itu ingin belajar, selalu ingin tahu," imbuh Linda.
"Anak itu punya prinsip, kalau orang bisa kenapa saya tidak bisa, harus bisa," tukas Rudi.
"Ya kita sebagai orang tua bangga tidak bisa diucapkan dengan kata-kata lagi lah. Keluarga semua banggalah," ujar ayah Letda Ayu.
Cita-Cita Ingin Jadi Penyanyi Sesuai Hobi
Semasa kecil, Ayu memiliki hobi bernyanyi. Hingga kedua orang tua sekedar menduga bahwa anaknya yang feminim kala itu ingin jadi penyanyi. Tak menyangka saat menapaki dunia SMA, keakraban Ayu dengan para tentara memicunya untuk masuk ke Akademi Militer.

Channel YouTube PatriotNusantara ©2020 Merdeka.com
"Kalau dulu masa kecil belum tahu lah tentang cita-cita. Tapi anaknya suka menyanyi," ucap Rudi.
"Waktu SMA sering bergaul sama anak-anak TNI jadi termotivasinya dari situ. Saya senang, karena saya memang kepinginnya dia menjadi TNI," kata Linda.
"Kalau saya dukung lah pak apa maunya anak. Apapun kemauan anak kita orang tua ikuti," jelasnya.
"Pesan kami sebagai orang tua ingin menjadi TNI yang amanah. Jadi perempuan yang sholehah. Di samping dia menjadi TNI, dia harus menjadi perempuan yang baik. Harapan kami sih begitu," tutup sang ayah.
Video Wawancara Bersama Orang Tua dari Letda Ayu
Berikut video perbincangan bersama Rudi Hartono dan Linda, orang tua Letnan Dua Cpn (K) Ayu, S.Tr.(Han).
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya