Aksi Sadis Adik Kandung & Ipar Bantai Kakak Hingga Tewas, Semua Cuma karena Cinta
Merdeka.com - Sepasang suami istri diserang oleh dua adiknya dengan menggunakan senjata tajam di Kecamatan Bagang Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau pada Jumat (22/7) malam. Korban merupakan Uli Susanti (23) dan Roni Hengki alias Kompeng (32).
Para pelaku ini menyerang korban menggunakan parang atau golok secara membabi buta. Akibatnya, korban wanita meninggal dunia di tempat, sementara suaminya terluka dan kritis di rumah sakit.
Dua pelaku kini diamankan oleh pihak kepolisian usai kejadian. Kapolres Rokan Hikir AKBP Andrian Pramudianto mengungkapkan lebih lanjut terkait pelaku dan motif tindakan kriminalitas yang dilakukan.
Melansir dari akun Instagram andreli_48, Selasa (26/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Adik Kandung & Ipar
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto bersama Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Farris Nursanjaya dan Kanit Reskrim Iptu M Sodikin, menjelaskan kedua pelaku masing-masing MA adalah adik kandung korban dan YSS (22) merupakan adik ipar korban.

Instagram andreli_48 ©2022 Merdeka.com
"Sementara eksekutor tunggal adalah suami MA yang berinisial YSS (22) dengan alamat Emplasmen Torgamba Desa Torgamba Kecamatan Torgamba Kabupaten Labusel Prov. Sumut," kata Andrian, saat menggelar pers rilis di Mapolres Rokan Hilir.
Akibat peristiwa ini, Uli Susanti (23) meninggal dunia di dalam kamar setelah dibantai menggunakan senjata tajam jenis parang atau golok. Sementara sang suami, Roni Hengki alias Kompeng (32) mendapatkan luka serius di bagian kepala. Korban selamat kini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil.
Motif Pelaku Karena Cinta

Instagram andreli_48 ©2022 Merdeka.com
Lebih lanjut dijelaskan, motif pelaku menghabisi nyawa korban adalah karena sakit hati pernikahan kedua pelaku tidak mendapat restu dari pihak keluarga korban. Alasannya adalah karena beda agama. "Menurut pelaku, korban ini yang paling menentang dan terlalu mencampuri urusan rumah tangga mereka. Dan pengakuan pelaku bukan karena ingin merampok, namun usai membunuh korban, pelaku sempat ambil kalung emas dari leher korban," jelasnya.Pembunuhan telah direncanakan pada Rabu (20/7). Satu hari sebelumnya, YSS datang ke kontrakan MA yang berada di KM 4 Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah. Kedatangan YSS ini bermaksud untuk mengajak MA rujuk kembali. MA pun mengiyakan ajakan YSS untuk rujuk kembali. Akan tetapi, keluarga MA tidak memberikan restu karena adanya perbedaan agama. Pelaku YSS kemudian beranggapan, tidak adanya restu dari keluarga MA ini karena hasutan dari korban US.
Pelaku Berhasil Ditangkap

Instagram andreli_48 ©2022 Merdeka.com
Pelaku penyerangan yang terdiri dari dua orang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian usai kejadian. Tidak lama setelah kejadian, Bhabinkamtibmas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian berhasil menangkap pelaku pembantaian. Bhabinkamtibmas saat itu juga dibantu oleh warga setempat dalam mengamankan kedua pelaku.
Video Penangkapan Pelaku
Sepasang suami istri diserang oleh senjata tajam di Kecamatan Bagang Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau pada Jumat (22/7) malam.Kedua pelaku masing-masing MA adalah adik kandung korban dan YSS (22) merupakan adik ipar korban berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.Berikut video penangkapan pelaku.
View this post on Instagram (mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya