Ketelitian Perajin Kendari Werk, Perak Melegenda di Tanah Sulawesi
Merdeka.com - Penuh dengan ketelitian, tangan pria lanjut usia ini mengukir kerajinan perak. Kali ini, Ia membentuk perak menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Layaknya kupu-kupu pada bagian sayapnya terukir motif-motif. Dari kepala, badan sampai sayapnya. Ia perhatikan setiap detailnya dengan saksama. Memastikan segalanya sempurna.
Selama ini sentra kerajinan perak kerap diasosiasikan dengan Kotagede di Yogyakarta. Tetapi, siapa sangka ternyata masyarakat Kendari juga memiliki keterampilan membuat kerajinan perak yang tak kalah keren. Berbeda dari di Yogyakarta, kerajinan perak di Kendari disebut 'Kendari Werk' atau yang berarti karya Kendari dalam bahasa Belanda.
Kerajinan ini telah turun temurun menjadi kerajinan asli Nusantara. Kendari werk pun menjadi salah satu ciri khas Kota Kendari. Seringkali dibawa sebagai buah tangan saat berkunjung ke Kendari, Sulawesi Tenggara.
©2021 Merdeka.com/Andry Denisah
Salah satu keistimewaan Kendari Werk adalah dibuat dengan komposisi perak yang tinggi, minimal 97 persen. Sisanya adalah bahan lain, seperti kuningan atau tembaga yang digunakan hanya untuk mematri. Meski dilihat nampak sederhana, namun proses pembuatannya tak mudah.
Perajin menggunakan teknik filigree. Sebuah perak batangan, ketebalannya harus dikecilkan dengan mesin press. Diperkecil lagi dengan menggunakan draw plate hingga tipis bak seutas benang halus.
©2021 Merdeka.com/Andry Denisah
Solder di tangan kanan terus mematri, lihai membentuk sesuai yang diinginkan. Kawat digunakan sebagai rangka sedangkan benang halus sebagai pengisi dan pembentuk motifnya. Memilin satu per satu. Penuh kesabaran, benang perak harus perlahan disusun dari kerangka. Salah tempat harus mengulang lagi dari awal.
Menariknya, pembuatan perak tradisional ini sama sekali tak ada sentuhan mesin serba otomatis. Semuanya mengandalkan kelihaian tangan.Mulai dari pengerjaan batangan perak hingga pemolesan akhir.
©2021 Merdeka.com/Andry Denisah
Pembuatan yang rumit sebanding dengan hasil yang sangat indah. Produk aksesori perak ini seperti berupa bros, cincin, kalung, gelang, anting, dan perhiasan lainnya. Hasil kerajinan yang dibuat rata-rata adalah perhiasan wanita yang digunakan untuk mendatangi acara-acara adat.
Selain itu, juga berupa barang dekorasi, seperti miniatur perahu, rumah adat, hewan, dan barang fungsional seperti nampan kue. Hasil kerajinan perak terbaik yang perrnah dikerjakan oleh Pusat Kerajinan Perak Kendari ini adalah miniatur kereta kencana pesanan Ratu Inggris dan sebuah talam kue pesanan Ratu Belanda.
Kerajinan ini mampu mencatatkan nama Sulawesi di tingkat nasional bahkan internasional. Terbukti, desain kalung perak khas Kendari diakui United Nations Educational, Scientific dan Cultural Organizations (UNESCO).
©2021 Merdeka.com/Andry Denisah
Kendari werk sudah berkembang semenjak zaman penjajahan Belanda. Penggagas kerajinan ini adalah Jie A Woi yang terinspirasi oleh seekor laba-laba yang sedang membuat sarang. Kendari perak terus dilestarikan oleh masyarakat Kendari,menjadi ciri khas perhiasan yang ada di Kendari.
Namun sayang, makin sedikitnya pengrajin perak di Kendari membuat kerajinan asli nusantara ini terancam kepunahan. Tinggal sedikit orang saja yang masih bertahan bermain dengan benang halus perak Kendari ini. (mdk/Tys)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya