Aplikasi WeChat tidak gratis lagi?
Merdeka.com - Sebuah rumor baru muncul dan mengatakan bahwa WeChat, aplikasi pengiriman pesan litas platform, segera memberlakukan sistem berbayar dengan kata lain tidak gratis lagi.
Dilansir ZDnet (7/4), sebanyak 90 persen pengguna WeChat di China memprotes kebijakan perusahaan yang akan membuat WeChat harus berbayar.
Sampai sekarang, pihak pengembang aplikasi satu ini belum memberikan pernyataan secara resmi. Namun bebarapa kalangan menilai, kebijakan itu disebabkan oleh adanya konsumsi bandwidth yang tinggi saat aplikasi itu digunakan.
Terkait kebijakan berbayar ini, pemerintah China meminta agar pengguna tidak dibebani oleh bayaran yang tinggi. Setidaknya, harus ada model bisnis ideal yang telah dirancang sebelumnya oleh pihak operator.
Dampak dari kebijakan ini adalah beralihnya pengguna WeChat di China ke aplikasi sejenis yang menawarkan layanan gratis, seperti Weibo dan Mi Chat.
Jika aplikasi instant messaging lintas platform ini akan benar-benar berbayar, apakah juga akan berlaku di Indonesia? Mengingat pengguna WeChat telah menembus angka 300 juta secara global termasuk di Indonesia. (mdk/ega)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya