Apa itu MDMA, jenis ekstasi di rumah Raffi
Merdeka.com - Publik digegerkan dengan penangkapan artis muda ibu kota Raffi Ahmad terkait dengan pesta narkoba yang terjadi di rumahnya. Tim Badan Narkotika Nasional berhasil menemukan barang bukti berupa dua linting ganja dan 14 kapsul MDMA.
MDMA (methylenedioxy methamphetamine) atau dikenal juga dengan nama ekstasi merupakan senyawa yang digunakan sebagai obat psikoaktif yang memiliki kesamaan dengan amphetamine dan hallucinogen mescaline.
Party drug yang membuat bertenagaObat ini biasanya populer digunakan oleh anak muda di kelab malam karena menimbulkan perasaan berenergi pada penggunanya. Tak heran jika obat ini juga memiliki sebutan sebagai party drug atau dance drug karena membuat penggunanya bisa berpesta sepanjang malam tanpa merasa lelah.
Dulunya MDMA biasa digunakan secara medis oleh beberapa terapi untuk membantu pasien mereka melakukan pemeriksaan terhadap diri sendiri. Hal ini karena MDMA ditengarai bisa meredakan rasa cemas, membuat seseorang merasa tenang, nyaman, dan lebih empati pada orang lain.
Seperti dilansir oleh National Institute on Drug Abuse (01/12/12), MDMA mempengaruhi tiga saraf di otak antara lain serotonin, dopamine, dan norepinepherine. Ketika menggunakan MDMA, pengguna akan merasakan euforia, rasa senang yang berlebihan, dan merasa sangat bertenaga. Meski begitu, ketika efek obat ini hilang setelah tiga sampai enam jam, pengguna akan mulai merasakan efek negatifnya seperti kebingungan, depresi, masalah tidur, kecanduan, dan rasa cemas berlebih.
MDMA bisa sebabkan kematianTak hanya mempengaruhi masalah mental, penggunaan MDMA dalam jangka panjang juga bisa berakibat fatal pada fisik. MDMA, sebagai obat stimulan yang hampir sama dengan kokain dan amphetamines mempengaruhi tingkat detak jantung dan tekanan darah pengguna. Pada orang yang memiliki masalah sirkulasi darah dan jantung, penggunaan MDMA bisa mengakibatkan mual, pandangan kabur, pingsan, kedinginan, dan berkeringat.
MDMA yang juga mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu badan juga menyebabkan efek tak terduga yang fatal seperti kerusakan ginjal, lever, sistem kardiovaskular, bahkan kematian. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya