8 Fakta menarik tentang ular Python

Kamis, 9 April 2015 00:01 Reporter : Yoga Tri Priyanto
8 Fakta menarik tentang ular Python Fakta Ular. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Berbicara mengenai ular memang seperti menguak banyak misteri di dalamnya. Pasalnya banyak orang yang jijik dan takut dengan ular karena tidak pernah merasakan bersentuhan langsung atau tidak pernah bertemu sebelumnya. Itu yang menyebabkan banyak orang langsung menilai ular itu menakutkan dan berbahaya. Terlebih lagi jika telah terdoktrin sejak kecil.

Faktanya, ular seperti Python adalah jenis ular yang sangat ramah dengan manusia. Mereka sangat bisa untuk jinak bahkan sejak lahir. Nah, kali ini merdeka.com akan membahas tentang fakta-fakta tersembunyi dan unik tentang ular python.

Apa saja? Simak yang berikut ini!

1 dari 7 halaman

Ular Pyhton bisa sariawan dan flu

Fakta Ular. ©2015 Merdeka.com

Bagi Anda yang pernah atau saat ini memiliki ular peliharaan, sudah pasti mengalami hal ini. Ya, ular sakit. Penyakit ular yang biasa terjadi adalah sariawan, flu, dan berkutu.

Sariawan ini biasanya disebabkan oleh makanan atau minuman yang tidak bersih, kandang terlalu sempit sehingga menyundul-nyundul, kelaparan, kondisi kandang kotor, stress, atau baru dari tangkapan liar.

Sariawan atau rubbing biasanya diobati dengan menggunakan obat manusia, yakni albotil. Dengan membuka mulut ular lalu membersihkan gusi serta gigi menggunakan cotton bud. Lalu suntikkan albotil cair sedikit saja ke mulut ular.

Selain sariawan, ular juga mengalami flu. Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat mempengaruhi pola makan. lar akan cenderung diam, bersin di pagi hari serta mengeluarkan ingus. Cara paling ampuh adalah merendamnya rebusan air sirih. Rebusan tersebut juga bisa langsung diminumkan untuk membantu meredakan flu. Tak hanya itu, rebusan air sirih juga berkhasiat menghilangkan kutu yang menempel di bawah sisik ular.

2 dari 7 halaman

Semua jenis Python tidak beracun

Fakta Ular. ©2015 Merdeka.com

Satu yang perlu diketahui. Semua Python tidak beracun. Jadi jangan takut untuk berurusan dengan ular yang satu ini. Jika Anda mendengar nama Python saja sudah bergidik, maka hilangkan perasaan itu sekarang. Semua jenis python tidak ada yang berbisa.

Mereka hanya membelit. Namun belitan ular python tidak akan mematikan jika kita tidak melawan. Biarkan ular merambat pada tubuh kita dengan perlahan. Jangan panik, karena mereka biasanya menangkap getaran. Jika Anda berdebar, Python merasakannya.

3 dari 7 halaman

Green Tree Python dapat berubah warna

Mitos Ular. ©2015 Merdeka.com

Ular python berjenis Green Tree Python atau Ular Chondro dapat mengubah warna sisiknya. Namun ini bukan berarti ular memiliki kemampuan mimikri layaknya bunglon atau serangga. Akan tetapi mereka berubah warna seiring bertambahnya usia.

Ular Chondro atau yang memiliki nama latin Morelia Viridis ini memiliki serangkaian titik putih atau biru dan atau bintik lateral yang jelas terlihat. Bayi chondro memiliki warna yang sangat variable. Bayi chondro bisa berwarna merah bata, kuning lemon hingga coklat. Uniknya, semua warna ini bisa ditemukan di clutch telur yang sama.

Perubahan warna pada ular ini dapat terjadi secara drastis, yakni dimulai saat bayi chondro berumur beberapa minggu hingga berumur 2 tahun. Keren bukan?

4 dari 7 halaman

Jinak ke semua orang

Fakta Ular. ©2015 Merdeka.com

Satu yang pasti. Ular Python yang sudah berhasil jinak akan selalu jinak pada semua orang. Tidak seperti anjing yang kemungkinan hanya akan jinak pada majikan. Namun bagi ular, jika sudah jinak maka dia akan seterusnya jinak pada semua orang.

Ini adalah salah satu kelebihan ular dibanding hewan lainnya. Namun bukan berarti ular tidak bisa kembali galak. Jika jarang dihandle, tidak menutup kemungkinan naluri liarnya kembali muncul. Pada dasarnya ular juga ingin disayang dan dimanja. Dimandikan dengan cara halus, diusap kulitnya maka hal itu akan membuatnya tenang.

5 dari 7 halaman

Ball Python paling ramah

Mitos Ular. ©2015 Merdeka.com

Dari sekian banyak jenis ular python, yang sangat diperbolehkan untuk dipelihara adalah Ball python. Mengapa? Karena ular jenis ini memiliki karakter yang sangat unik.

Dia pemalu, jarang menggigit dan lebih banyak defence. Saat merasa terusik, dia akan menggulung badannya seperti bola dan melindungi dirinya sendiri ketimbang balik menyerang. Itulah sebabnya dia disebut Ball python atau piton bola.

Habitat aslinya adalah Afrika. Disarankan, jika Anda memelihara BP, maka harus memiliki matahari yang terik untuk menyamakan suhu lingkungan dengan aslinya. Jika Anda di dataran tinggi atau pegunungan, lebih jangan. Karena ular ini nantinya akan mudah jatuh sakit.

6 dari 7 halaman

Ogah makan bangkai

Fakta Ular. ©2015 Merdeka.com

Yang lebih unik lagi adalah ular python tidak makan bangkai. Mereka cenderung hanya melumpuhkan mangsanya dengan belitan yang cukup kuat hanya untuk membuat pingsan. Baru dia menelan mangsa tersebut.

Python mendeteksi mangsanya dari suhu panas. Maka tubuh mangsa yang baru dibuat pingsan atau mati sekalipun akan tetap dimakan karena belum memudar suhu panasnya. Bangkai yang telah berhari-hari jika diberikan pada ular tidak akan dimakan. Justru hal tersebut akan membuat ular terserang penyakit.

7 dari 7 halaman

Bisa mencapai panjang sekitar 15 meter

Fakta Ular. ©2015 Merdeka.com

Python memiliki karakter untuk dapat bertambah panjang. Bahkan untuk jenis Reticulated Python atau yang biasa disebut Python Retic mampu mencapai panjang belasan meter.

Ular yang juga biasa dikenal dengan Sanca Kembang atau Sanca batik ini memiliki karakter yang kalem dan masih memungkinkan untuk dipelihara. [ega]

Baca juga:
Apakah penyakit radang selaput otak Olga Syahputra menular?
Terungkap, ular pertama di dunia ternyata pemakan dinosaurus
Indonesia cari penawar racun semua jenis ular,hadiah Rp 500 juta
Benarkah ini 'ular raksasa' penunggu perairan di Islandia itu?
Pemerintah Islandia sahkan video penampakan monster ular legenda

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini