Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Unik, Kampung di Sumut Ini Dikenal Penuh Kasih Sayang dan Mandiri

Unik, Kampung di Sumut Ini Dikenal Penuh Kasih Sayang dan Mandiri Unik, Kampung di Sumut Ini Dikenal Penuh Kasih Sayang dan Mandiri. medanwisata.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Di Sumatra Utara, ada satu kampung unik yang banyak mengundang penasaran siapa saja yang mendengar namanya. Kampung ini dijuluki Kampung MATFA atau Kampung Kasih Sayang yang terkenal sangat mandiri.

Terletak di Dusun Bukit Tua, Kelurahan Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, kampung ini sejak beberapa tahun lalu telah menjalankan konsep kemasyarakatan yang mandiri.

Kampung yang dihuni sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) ini, secara bersama-sama bekerja bahu-membahu untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Nilai Ajaran Islam dan Pancasila

unik kampung di sumut ini dikenal penuh kasih sayang dan mandiri

Sumber: rudihartoyo.com ©2020 Merdeka.com

Dilansir dari medanwisata, kampung ini dijuluki Kampung Kasih Sayang karena sepenuhnya menerapkan nilai-nilai religius ajaran Islam dan nilai-nilai Pancasila seacra utuh.

Di kampung ini, seluruh warganya diajarkan saling berbagi, saling hormat-menghormati dengan semangat kegotong-royongan yang tinggi. Tak ada yang bermusuhan satu sama lain atau berselisih.

Toleransi Tinggi

unik kampung di sumut ini dikenal penuh kasih sayang dan mandiri

Sumber: rudihartoyo.com ©2020 Merdeka.com

Kampung ini ternyata dihuni oleh beragam etnis Nusantara hingga mancanegara. Meski begitu, seluruh warga menjalani kehidupan yang rukun dan damai.Penghuni kampung ini sangat ramah, mengerti dan memahami arti toleransi dan tenggang rasa antar sesama dengan prinsip kebersamaan, baik sesama warga kampung maupun luar kampung.

Dapur Umum Kampung Matfa

unik kampung di sumut ini dikenal penuh kasih sayang dan mandiri

Sumber: medanwisata.com ©2020 Merdeka.com

Melansir dari laman rudihartoyo, salah satu hal unik yang ada di kampung ini adalah warganya tak perlu khawatir urusan makan untuk setiap harinya. Ada dapur kampung yang dikelola bersama-sama. Setiap hari, puluhan ibu-ibu akan bertugas menyiapkan masakan untuk penduduk kampung. Mereka bekerja dalam tiga shift, yaitu pagi, siang dan sore hari secara bergantian.

Lauk pauk dan sayur yang dimasak pun, berasal dari hasil bumi kampung mereka sendiri. Warga cukup membawa rantang dan akan diisi makan sesuai jumlah orang didalam satu keluarga.

Hidup dari Hasil Alam dan Industri yang Dikelola Sendiri

unik kampung di sumut ini dikenal penuh kasih sayang dan mandiri

Sumber: medanwisata.com ©2020 Merdeka.com

Seluruh warga di kampung ini hidup dari sektor pangan yang mereka kelola sendiri. Mulai dari sektor peternakan, yang terdiri dari ternak ayam, kambing serta ada juga kelinci. Lalu sektor pertanian, warga menanam berbagai macam sayuran dan buah yang bisa hidup di perbukitan.

Warga juga mengembangkan sektor perikanan, mulai dari ikan lele, ikan mas dan ikan lainnya. Selain itu, warga kampung ini juga membuat berbagai macam snack ringan seperti keripik maupun kerupuk yang didistribusikan di sekitar Kabupaten Langkat.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP