Tak Punya Anak Selama 14 Tahun Menikah, Marissa Anita Ungkap Alasannya
Merdeka.com - Menikah tapi tidak memiliki anak atau yang dikenal dengan istilah 'childfree' kini menjadi hangat di perbincangan publik. Sampai saat ini, hal tersebut juga menuai pro dan kontra dari warganet hingga para artis Tanah Air. Bahkan, nama Marissa Anita yang juga ikut menjadi sorotan atas kontroversi tersebut.
Dalam sebuah acara podcast, wanita kelahiran 29 Maret 1983 ini menjelaskan pandangannya mengenai pernikahan dan keputusan untuk memiliki keturunan. Saat itu, ia melihat pasangan yang berusia sekitar 20-an muda menggendong bayi di bandara.
Melihat itu, aktris berusia 39 tahun tersebut lantas berpikir mengenai apa yang mereka pikirkan hingga memiliki anak di usia muda.
"Ini terpantik ketika suatu hari aku berada di airport, aku lagi nunggu di longue, terus aku liat ada pasangan muda, muda banget kayaknya tu early 20-an dan mereka sudah membawa bayi." ujar Marissa Anita dilansir dari kanal YouTube Fellexandro Rubi.
"Dalam pikiranku gini 'Waw, apa mereka sudah selesai ya dengan diri mereka sendiri sebelum mereka punya anak dan harus take care of their babies?'," lanjutnya.
14 Tahun Tak Punya Anak

YouTube Fellexandro Ruby ©2023 Merdeka.com
Bintang film Gundala itu lalu berkaca pada dirinya sendiri yang sudah menikah sejak 2008 dengan Andrew Trigg dan memutuskan untuk menunda memiliki momongan dalam waktu panjang.
Itulah yang menjadi alasan kenapa dirinya untuk tidak punya anak meski sudah 14 tahun menikah dan hidup bersama.
"Mungkinkah mereka tuh sebenarnya masih pengin main, iya kan? Dan aku merasa, itu juga menjadi salah satu alasan kenapa meskipun aku sudah menikah selama 14 tahun, sampai sekarang belum punya anak. Dan baru mulai memutuskan untuk punya anak sekarang," tuturnya.
Merasa Sangat Muda

YouTube Fellexandro Ruby ©2023 Merdeka.com
Tak hanya itu, Marissa Anita juga memiliki alasan yang kuat untuk menunda kehamilannya.
Ia merasa bahwa usianya masih sangat muda ketika menikah yakni di usia 25 tahun dan mengaku masih banyak hal-hal lain yang ingin diraih dan digapainya, seperti travelling hingga membangun kariernya.
"Karena dalam pikiranku, gila waktu gue di umur 25, gue tuh masih pengin ngejar banyak hal. Masih pengin kerja, masih pengin main, meskipun gue juga enggak liar sih. Gue enggak clubbing atau apa. Tapi istilahnya main, pengin ngapa-ngapain. Traveling, melihat dunia, membangun karier," terangnya.
Berhak Menentukan Pilihan Sendiri

YouTube Fellexandro Ruby ©2023 Merdeka.com
Keputusan tersebut juga diambil Marissa juga berdasarkan kesepakatan dari orang-orang sekitar, terutama sang suami. Baginya, setiap orang berhak menentukan pilihannya sendiri.
"Harus berkompromi, enggak apa-apa kalau itu memang apa yang dipilih. Iya, kan? Kadang memang karena ini adalah sebuah kebiasaan kita bahwa kalau sudah umur 20 sekian sudah harus nikah, sudah umur sekian harus ada anak," ungkapnya.
"Padahal kita lupa bertanya pada diri sendiri, apakah aku sudah siap? Apa aku hanya mengikuti masyarakat atau apa yang dianggap kebahagiaan oleh masyarakat, atau memang inilah pilihanku?" tutupnya.
(mdk/frd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya