Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Singkatan PMS Beserta Penjelasannya yang Penting Diketahui

Singkatan PMS Beserta Penjelasannya yang Penting Diketahui Ilustrasi PMS. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam dunia kesehatan, Anda akan sering mendengarkan singkatan PMS. Istilah PMS ternyata tidak hanya memiliki satu pengertian. Ada beberapa arti singkatan PMS dalam dunia medis.

Singkatan PMS adalah Premenstrual Syndrome. PMS merupakan sebuah kondisi yang sering terjadi pada wanita 1-2 minggu menjelang dimulainya menstruasi. Namun, bagi perempuan yang baru saja mengalami haid, biasanya berumur 12-15 tahun, tidak akan mengalami gejala PMS.

Selain Pramenstrual Syndrome, PMS juga merupakan singkatan Penyakit Menular Seksual. Penyakit tersebut merupakan penyakit yang ditularkan melalui kegiatan seksual. Dalam artikel kali ini, merangkum arti singkatan PMS beserta penjelasannya:

Singkatan PMS beserta Penjelasannya

Pramenstrual Syndrome

PMS atau Pramenstrual Syndrome adalah gejala akan dimulainya haid bagi perempuan. Biasanya, PMS mengakibatkan perasaan yang cepat berubah pada perempuan. Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu dirasakan semua perempuan. Bahkan PMS tidak dialami semua perempuan. Hanya 3 dari 4 perempuan yang mengatakan mengalami PMS setidaknya sekali dalam hidupnya.

Gejala dari jenis singkatan PMS ini, dapat berlangsung selama 14-7 hari sebelum hadi dimulai. Selain perasaan yang berubah-berubah, gejala-gejala lain Pramenstrual Syndrome:

  • Pusing atau pingsan
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada payudara, pembengkakan payudara
  • Rendahnya hasrat berhubungan seksual
  • Konstipasi atau diare
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki, tangan,
  • Jerawat.
  • Dikutip dari laman Alodokter, PMS umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan progestron. Ketidakseimbangan tersebut menyebabkan gejala-gejala PMS yang telah disebutkan sebelumnya.

    009 siti rutmawati

    ilustrasi ©www.livestrong.com

    Selain itu, beberapa faktor yang dipercaya menyebabkan PMS adalah sebagai berikut:

  • Perubahan hormon.
  • Tanda dan gejala sindrom prahaid berubah-ubah sesuai dengan naik-turunnya hormon dan menghilang dengan kehamilan dan menopause.

  • Perubahan kimia di otak.
  • Perubahan serotonin, zat kimia pada otak yang memainkan peran penting dalam suasana hari, dapat memicu gejala PMS. Jumlah serotonin yang tidak cukup dapat menyebabkan depresi prahaid, kelelahan, ngidam makanan, dan masalah tidur.

  • Depresi.
  • Beberapa wanita dengan PMS berat mengidap depresi yang tidak terdiagnosis. Namun, itu bukan berarti depresi menyebabkan semua gejala PMS.

    Penyakit Menular Seksual

    Selain singkatan PMS sebagai Premenstrual Syndrome, ada singkatan PMS lain, yaitu Penyakit Menular Seksual. Penyakit menular seksual adalah infeksi yang dilakukan melalui kontak seksual baik vaginal, oral maupun anal yang penyebaranya dapat terjadi melalui darah, sperma, air liur atau cairan tubuh lainnya.

    Pada beberapa jenis penyakit menular seksual, penularan dapat terjadi bahkan melalui kontak kulit saja seperti penyakit HPV dan herpes. Penggunaan jarum suntik secara berulang dan berganti-gantian juga dipercaya dapat menjadi salah satu cara penyebarannya. Penyakit menular seksual dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  • Bakteri, seperti clamidia trachomatis (klamidia), treponema pallidum (sifilis), neisseria gonorrhoeae (gonore), ,
  • Virus, seperti human papilomavirus (kutil kelamin), human immunodeficiency virus (HIV).
  • Parasit yang menyebar melalui cairan tubuh.
  • Ada beberapa jenis penyakit menular seksual yang telah diketahui di dunia medis. Penyakit-penyakit tersebut di antara lain:

  • Sifilis
  • Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri treponema pallidum. Penyakit ini mempunyai gejala berupa munculnya luka pada alat kelamin atau mulut. Luka ini pada umumnya akan bertahan antara 1-2,5 bulan dengan tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi mudah ditularkan. Penyakit sifilis merupakan penyakit berbahaya. Hal ini disebabkan karena jika dibiarkan penyakit tersebut bisa menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, impotensi dan bahkan terkena masalah pendengaran serta hilangnya nyawa seseorang.

  • Gonore
  • PMS ini disebabkan oleh bakteri neisseria gonorrhoeae. Gonore juga dikenal dengan kencing nanah, karena menyebabkan keluarnya cairan saat buang air kecil yang menyebabkan rasa nyeri pada penis atau vagina.

  • Klamidia
  • Klamidia merupakan PMS yang paling umum terjadi. Penyakit yang disebabkan oleh clamidia trachomatis ini memang tidak menimbulkan gejala yang signifikan. Namun, klamidia tetap harus diwaspadai karena penularannya bisa terjadi tanpa disadari oleh orang yang terinfeksi.

  • Kutil Kelamin
  • Kutil kelamin merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus human papilomavirus di sekitar alat kelamin. Penyakit ini tidak menimbulkan rasa sakit tetapi biasanya akan muncul rasa gatal dan memerah.

  • HIV
  • HIV adalah virus human immunodeficiency yang tersebar melalui cairan tubuh dan menyerang sistem kekebalan tubuh. Pada tahap awal, HIV tidak akan menunjukkan gejala, karena virus akan “tidur” sementara waktu menunggu sistem imun melemah dan dapat berkembang menjadi penyakit acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) yang sangat mematikan.

  • Herpes Genital
  • Ini adalah PMS yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Herpes genital bisa menyebabkan rasa sakit, gatal dan luka di area genital pengidap. Namun, pengidap bisa juga tidak mengalami gejala, tapi tetap bisa menularkan virus, bahkan ketika tidak memiliki luka yang terlihat.

    Demikian dua arti singkatan PMS beserta penjelasannya. Semoga bermanfaat. 

    (mdk/amd)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP