Lakukan Inspeksi Fasilitas, PT Angkasa Pura II Panggil Vendor Lift Bandara Kualanamu

President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, evaluasi dilakukan terhadap seluruh fasilitas dan melibatkan vendor penyedia fasilitas-fasilitas tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap fasilitas lift.

Adrian  Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Lakukan Inspeksi Fasilitas, PT Angkasa Pura II Panggil Vendor Lift Bandara Kualanamu
Pengganti Bandar Udara Polonia, Ini 4 Fakta Menarik Bandara Kualanamu Medan. liputan6.com ©2020 Merdeka.com

PT Angkasa Pura II melakukan pemeriksaan terhadap seluruh fasilitas di Bandara Kualanamu usai penemuan mayat di salah satu lift di bandara tersebut. Hal ini sejalan dengan Surat Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada seluruh Kepala Bandar Udara Selaku Penanggung Jawab Tunggal Operasional di Bandar Udara.

Berdasarkan surat tersebut, pihak PT Angkasa Pura II diminta untuk melakukan berbagai inspeksi fasilitas khususnya di Bandara Kualanamu. Salah satunya dengan memanggil vendor penyedia fasilitas yang ada di bandar udara untuk dilakukan pemeriksaan kondisi.

President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, evaluasi dilakukan terhadap seluruh fasilitas dan melibatkan vendor penyedia fasilitas-fasilitas tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap fasilitas lift.

"Kami melakukan evaluasi terhadap fasilitas di bandara yang ada di lingkungan grup perusahaan Angkasa Pura II dengan melakukan pemanggilan vendor fasilitas, antara lain vendor lift," ujarnya mengutip dari liputan6.com (4/5).

Menurut Awaluddin, pemeriksaan hingga pemanggilan vendor fasilitas ini merupakan upaya serius dan aktif untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan di bandara-bandara, salah satunya Bandara Kualanamu.

Jelaskan Hal Teknis

Director of Engineering Angkasa Pura II, Agus Wialdi mengatakan, vendor lift dua pintu atau double-sided di Bandara Kualanamu dipanggil untuk menjelaskan hal-hal teknis.

Kemudian, Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi, Achmad Rifai menjelaskan, pemanggilan vendor tersebut akan dilakukan pada Kamis (4/5).

"Pemanggilan vendor lift double-sided sudah diupayakan minggu lalu, namun baru dapat dipenuhi pada hari ini (4 Mei 2023)," ungkap Achmad.

Pemeriksaan fasilitas dengan memanggil vendor fasilitas Grup Perusahaan PT Angkasa Pura II bertujuan untuk mitigasi dan meningkatkan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan bandara termasuk di Bandara Kualanamu pasca penemuan mayat di dasar lift.

Nonaktifkan 5 Personel Bandara

Sebelumnya, pada 1 Mei 2023 lalu, Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi, Achmad Rifai mengungkapkan, 5 personel Bandara Kualanamu telah dinonaktifkan. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat luas atas kejadian tersebut.

"Sebagai bentuk perbaikan, kami melakukan langkah-langkah di antaranya 5 personel dinonaktifkan, yakni 2 pejabat Senior Manager yang membidangi fungsi operasi dan teknik, serta 3 personel Operation Security yang membidangi operator CCTV," ujarnya melansir dari liputan6.com, Selasa (2/5).

Atas peristiwa tersebut, President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin turut menyampaikan permohonan maaf.

"Atas nama grup perusahaan Angkasa Pura II, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan masyarakat luas atas kejadian ini. Kami berupaya agar Bandara Kualanamu bisa menjadi lebih baik lagi," tutup Awaluddin.

Rekomendasi