Pernah Terinfeksi Virus hingga Kritis, Chicco Jerikho Sempat Pamit dan Buat Wasiat

Aktor Tanah Air, Chicco Jerikho beberapa waktu yang lalu harus mendapat perawatan di rumah sakit lantaran kondisi infeksi sepsis yang cukup parah dialaminya. Hal itu hampir membuat nyawa suami Putri Marino itu nyaris tak tertolong.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pernah Terinfeksi Virus hingga Kritis, Chicco Jerikho Sempat Pamit dan Buat Wasiat
Sempat Kritis karena Infeksi Sepsis, Chicco Jerikho Pilih Titipkan Anak ke Keluarga. ©2021 Merdeka.com / Instagram @chicco.jerikho

Aktor Tanah Air, Chicco Jerikho beberapa waktu yang lalu harus mendapat perawatan di rumah sakit lantaran kondisi infeksi sepsis yang cukup parah dialaminya. Hal itu hampir membuat nyawa suami Putri Marino nyaris tak tertolong.

Saat mengalami fase kritis akibat penyakit yang diidapnya itu, pria 37 tahun itu sempat merasakan tekanan darahnya turun drastis sampai di angka 60/40 dan pada bagian kakinya sudah terasa dingin. Oleh karenanya, Chicco Jerikho pun langsung dibawa ke ruangan khusus HCU yang dilengkapi dengan alat pemacu jantung.

"Gue sampai di-support sama alat supaya gue masih bisa bertahan. Selama tiga hari gue diobservasi. Gue ngerasa yang nggak-enggak. Napas gue susah," kata Chicco Jerikho dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network, Jumat (3/12).

"Dokter bilang itu sepsis dan itu sangat berbahaya. Dokter bilang beruntung masih bisa dikasih kesempatan. Pada kondisinya benar-benar udah buruk," sambung Chicco Jerikho.

Sang Istri dan Anak Tak Berada Disampingnya

Lebih lanjut, saat Chicco Jerikho sedang mengalami masa kritis, sang istri bersama putrinya, Surinala Carolina Jarumilind tidak berada disampingnya lantaran sedang syuting. Bahkan, mereka tidak tahu saat Chicco dilarikan ke rumah sakit.

Chicco juga mengatakan dirinya juga sempat dalam keadaan setengah sadar dan bicaranya mulai melantur. Sampai pada saat itu, saudara iparnya berusaha membangunkannya bahkan sampai menampar wajahnya. Akhirnya, Chicco mulai sadar saat saudaranya mulai menyebut nama putrinya.

"Pada saat saya sudah sesak itu, saya sudah ngawang-ngawang, udah dingin kaki. Di rumah melihat orang sudah gelap. Gua ditampar-tampar, pas dibilang 'ingat Suri!' Tuh gue melek lagi. Bawalah ke rumah sakit itu antara gue sadar nggak sadar. Katanya sih gue enggak-enggak." kata Chicco.

"Tolong jagain Suri ya, jangan bilang Putri gue sakit, Putri lagi syuting soalnya kasihan dia nanti kepikiran. Gue udah pamit." sambungnya.

Pilih Titipkan Anak ke Keluarga

Tak hanya itu, saat mengalami masa kritisnya, Chicco juga sudah sempat berpamitan kepada keluarganya. Bahkan, ayah satu anak ini juga sempat mengucapkan wasiat yakni menitipkan anaknya kepada keluarganya.

"Gue kayaknya enggak kuat deh, gue mau pulang. Gue sudah ngomong gitu. Pas gue lihat orang-orang itu lagi nangis di depan gue," ucapnya.

"Gue ngerasa anak gue gimana nih. Gue ngerasa nggak bakal ketemu lagi sama mereka. Sama orangtua gue, sama istri gue. Kok gini ya rasanya, Gue udah ngomong ini, ngomong ini. Tolong jagain Suri, tolong bilangin ini, ini, ini. Gue udah pamit gue dan gue nggak tahu (sekarang) gue pernah gitu," kata Chicco." imbuh Chicco.

Membaik Usai mendapat Perawatan Selama Tiga Hari

Merasa ajalnya sudah sangat dekat, bintang 'Filosifi Kopi' sampai meminta makanan junkfood karena sudah lama sekali ia tak menyicipi makanan tersebut.

"Gue sampai minta junkfood karena gue diet lama banget. Gue pengen makan itu dan dibeliin dimakan dan gue nggak sadar habis itu. Udah pada nangis, gue pikir udah dadah," imbuh Chicco.

Usai mendapat perawatan insentif, pada hari ketiga Chicco berhasil melawan penyakitnya dan kondisinya pun perlahan membaik. Organ tubuhnya pun kembali normal. Chicco sangat bersyukur dengan hal tersebut. Baginya, ini adalah kesempatan keduanya yang diberikan tuhan olehnya.

"Tiga hari diwarat, akhrinya gue dikasih kekuatan lagi saat itu. Gue ngerasa kaya dapat kesempatan kedua," tuturnya.

Rekomendasi