Beberapa waktu lalu, sosok Ustaz Zacky Mirza sempat menjadi sorotan usai dirinya pingsan saat berdakwah di Pekanbaru, Riau. Usai kejadian itu, dirinya bersyukur bisa sembuh dan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Ustaz Zacky mengungkapkan jika dirinya tak akan pernah berhenti untuk terus menyebarkan kebaikan seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Ia juga memaknai Hari Raya Idulfitri tahun ini dengan cara mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah saja.
"Alhamdulilah lewat kejadian di Riau itu saya masih dikasih kesempatan sama Allah buat menata hidup lebih baik lagi. Sekarang lebih banyak belajar lagi, kumpulkan materi lagi, nggak jauh dari sempurna mungkin. Kemarin, nasihat atau teguran supaya banyak hal yang harus diperbaiki, sudah umur 42 tahun. Alhamdulilah," ungkap ustaz Zacky Mirza dilansir dari KapanLagi.
Advertisement
Lebih Protektif
Usai kejadian yang dialami oleh Ustaz Zacky Mirza tersebut, sang istri Shinta Tanjung kini jadi lebih protektif. Tentunya Shinta tak ingin sang suami pingsan kembali.
"Saya selalu bilang ke suami jangan terlalu ambil banyak kegiatan atau acara. Kalau yang nggak penting jangan silaturahmi, di rumah saja, dan alhamdulilah pola hidupnya sudah lebih baik, pola makan lebih bagus meski belum mau makan sayur, tapi buah sudah dan dia harus mau," ungkap Shinta.
Advertisement
Pengalaman Masa Lalu
Selain disibukkan dengan agenda dakwah, ternyata Ustaz Zacky juga mempunyai hobi touring motor. Sang istri pun telah meminta agar Ustaz Zacky mulai mengurangi kegiatan tersebut, setidaknya mengurangi jarak tempuh saat berkendara.
Ustaz Zacky Mirza kemudian menceritakan pengalaman buruk yang pernah dialami saat menjalani hobinya itu.
"Saya kurangi touring karena pernah kecelakaan dan ketiban motor gede, lumayan keseret sampai 45 meter di daerah Cirebon sehabis keluar dari hotel," kenang Ustaz kelahiran Jakarta, 8 Mei 1979 itu.
Advertisement
Tulang Ekor Tergeser
Ustaz Zacky juga menceritakan dampak dari kejadian tersebut. Ia mengaku dirinya merasakan kesakitan saat kelamaan duduk di atas motor. Setelah diperiksa, ternyata terjadi pergeseran pada tulang ekor.
"Pas sebelum Covid ajak Abizar touring ke puncak kok merasa aneh. Biasa nggak ada capeknya, tapi ini kok ada yang sakit di belakang. Waktu diperiksa di Kelapa Gading, cek ada tulang ekornya yang kegeser, makanya enggak boleh kelamaan duduk di motor," jelasnya lebih lanjut.