Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengunjungi Rumah Sepatu di Palu, Tingginya Capai 7,5 Meter

Mengunjungi Rumah Sepatu di Palu, Tingginya Capai 7,5 Meter Rumah Sepatu di Palu. ©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Merdeka.com - Memiliki rumah dengan desain apik tentu saja menjadi keinginan banyak orang. Tak sedikit pula yang rela memilih untuk menyewa arsitek handal untuk menggarap desain rumah impiannya. Desain yang berapa tahun belakangan ini tengah digandrungi yaitu desain interior minimalis modern. Berbeda dari yang lainnya rumah di Palu, Sulawesi Tengah ini punya bentuk yang unik, yaitu sepatu.

Rumah unik yang terletak di Jalan Ramba, Lorong I, Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah ini milik Sudirman. Pria paruh baya ini membangun rumah sepatu pada tahun 2015. Sejak dibangun, rumah ini selalu ramai dikunjungi warga.

Layaknya sepatu sungguhan, rumah ini memiliki bak lubang-lubang dilengkapi dengan tali. Pada bagian bawahnya, terdiri dari batu-batuan gamping bak alas sepatu. Di bagian depan terdapat halaman rerumputan hijau dan tanaman-tanaman hias. Membuat rumah ini terlihat lebih sejuk. Tampilannya yang cantik, enggak heran kalau rumah ini mencuri perhatian masyarakat.

rumah sepatu di palu©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Rumah sepatu ini memiliki luas 13 x 7 meter, dengan tinggi bangunan bagian depan 4 meter dan bagian belakang 7,5 meter. Bentuk depannya melengkung bulat layaknya sepatu.

Pada atas pintu tertulis rumah unik sepatu yang. Dinding rumah bagian depan berhias batu-batu gamping membentuk aksen yang memukau. Berbeda dengan rumah lainnya, rumah sepatu ini memiliki atap yang datar. Di bagian belakang, ada tangga kecil melingkar untuk menapaki sisi atas rumah.

rumah sepatu di palu©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Ide rumah sepatu ini bak pembuktian kesuksesannya. Dulunya, Sudirman pernah bekerja di perusahaan kontraktor di Makassar. Ia mendapat perlakuan kasar, ditendang oleh atasannya dengan sepatu proyek.

Bentuk sepatu proyek itu pun melekat dalam benaknya. Ia bertekad saat sukses akan membuat rumah berbentuk sepatu proyek. Kerja kerasnya berbuah manis, Ia mampu mewujudkan keinginan itu dan membuat rumah berbentuk sepatu pada tahun 2015.

Idenya juga muncul saat ia melihat bangunan rumah berbentuk sepatu di salah satu tayangan televisi.

rumah sepatu di palu©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Rumah sepatu ini juga hasil tangannya sendiri, pernah bekerja di perusahaan kontraktor. Ia mendapat pengalaman serta ilmu melimpah soal bangunan. Dibantu adik dan rekan-rekannya, Ia pun mendirikan rumah sepatu.

Pembangunan cukup memakan waktu karena tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Dinding rumah berbahan fosil ini diperoleh dari Surabaya. Pembangunan rumah sepatu diperkirakan sudah menelan 300 juta lebih.

Banyak warga yang datang ke rumah sepatu, melihat langsung rumah berbentuk sepatu. Tak lupa mengabadikan foto di depan rumah antik ini. Selain di Palu, Rumah Sepatu juga ada di Medan dan beberapa di mancanegara. (mdk/nis)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP