Mengenal Ulos, Pakaian Adat Sumatera Utara dan Makna di Baliknya

Senin, 22 Maret 2021 07:00 Reporter : Ani Mardatila
Mengenal Ulos, Pakaian Adat Sumatera Utara dan Makna di Baliknya Jadi Kain Tradisional Kebanggaangoodnewsfromindonesia.id Orang Batak, Ini 5 Makna Mendalam Kain Ulos. danautoba.org ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pakaian adat umumnya menjadi salah satu syarat dalam melaksanakan upacara adat. Indonesia kental dengan beragam budaya di mana memiliki banyak pakaian adat untuk masing-masing etnisnya. Salah satu pakaian adat dan kain yang terkenal dan memiliki makna mendalam yaitu ulos.

Ulos merupakan kain yang digunakan untuk pakaian adat etnis Batak Toba. Etnis ini tinggal dan menyebar di provinsi Sumatra Utara.

Ulos adalah kain yang ditenun dan berbentuk selendang. Pada mulanya ulos berfungsi sebagai pakaian penghangat dan dipakai sehari-hari. Namun seiring waktu, pakaian ini menjadi makna simbolik untuk pelaksanaan upacara adat serta menghormati orang-orang yang hadir di dalamnya. Berikut makna di balik ulos yang penting diketahui:

2 dari 3 halaman

Sejarah Ulos

akan ditata ulang oleh pemerintah ini 4 potret kampung ulos di samosirbackpackerjakarta.com ©2020 Merdeka.com

Ulos menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari kehidupan orang Batak. Kain ulos memiliki makna mendalam bagi kehidupan mereka. Dalam pandangan suku kaum Batak ada tiga unsur yang mendasarkan dalam kehidupan manusia, yaitu darah, napas, dan panas.

Dua unsur pertama dimaknai sebagai pemberian Tuhan, sedangkan unsur ketiga tidak termasuk di dalamnya. Panas matahari tidak bertahan hingga malam hari guna menangis dingin di pegunungan di mana suku bangsa Batak tinggal pada zaman dahulu.

Menurut pandangan suku bangsa batak, ada tiga sumber yang memberi panas kepada manusia, yaitu matahari, api dan Ulos.  

Di kalangan suku Batak kerap didengar istilah mengulosi, yang artinya memberi ulos, yaitu lambing pemberian kehangatan dan kasih sayang kepada penerima ulos.

3 dari 3 halaman

Makna Ulos bagi Etnis Batak

ulos tersaji di festival danau toba 2018©2018 Merdeka.com

Ulos memiliki beragam makna bergantung di acara mana ulos tersebut digunakan. Makna ulos yaitu sebagai tanda kasih sayang dari orang tua kepada anaknya, yaitu sebagai salah satu bentuk penyampaian berkat Hula-hula. Ulos juga menjadi sebuah simbol status kejandaan atau duda bagi masyakat Batak Toba yang ditinggalkan oleh pasangan hidupnya.

Berikut merdeka merangkum dari fungsi masing-masing ulos disadur dari buku Raja Parhata dohot Jambar Hata Drs. Manahan Radjagukguk:

1. Ulos Panssamot atau Ragidup adalah Ulos yang diberikan oleh orang tua pengantin perempuan kepada orang tua pengantin laki-laki (hela).

2. Ulos Pengantin atau disebut juga Ragihotang adalah ulos yang diberikan oleh Orang Tua pengantin perempuan kepada kedua pengantin.

3. Ulos Holong adalah Ulos yang diterima atau diberikan oleh semua undangan yang hadir pada upacara perkawinan. Ulos ini dapat diterima dari para undangan sampai ratusan.

4. Ulos Sadum adalah ulos yang akan diberikan kepada Namboru (adik perempuan dari ayah) dari kedua mempelai yang akan diuloskan oleh Hula-hula (adik atau abang laki-laki dari ibu.

5. Ulos Ragihotang adalah ulos yang digunakan atau dipakai oleh semua laki-laki yang akan menghadiri pesta perkawinan termasuk orang tua laki-laki dari kedua pengantin.

Sedangkan ulos yang digunakan untuk acara kematian yaitu:

1. Ulos Sibolang merupakan ulos yang akan diberikan kepada orang yang sedang berduka atau yang ditinggalkan oleh suaminya (meninggal) dan biasanya warna ulos yang digunakan warna hitam.

2. Ulos Tujung atau Ulos Saput merupakan salah satu ulos yang akan diberikan atau yang akan digunakan dalam upacara adat kematian pada masyarakat Batak Toba.

Ulos yang digunakan dalam acara tujuh bulanan pada masyarakat Batak Toba adalah sebagai berikut :

1. Ulos Bintang Maratur adalah Ulos yang digunakan untuk parompa sibayi (gendongan).

2. Ulos Sadum adalah Ulos yang digunakan untuk mengulosi ayah dan ibu si calon bayi.

Ulos yang digunakan untuk memasuki Rumah Baru pada masyarakat Batak Toba adalah sebagai berikut :

1. Ulos Sampetua adalah Ulos yang digunakan masyarakat Batak Toba untuk upacara memasuki Rumah Baru.

[amd]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sumut
  3. Ragam
  4. Pakaian Adat
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini