Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Melihat Nisan Unik Makam Seniman Kondang, dari Pencipta Gundala hingga Joko Pekik

Melihat Nisan Unik Makam Seniman Kondang, dari Pencipta Gundala hingga Joko Pekik Nisan Unik Makam Seniman Kondang. ©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Merdeka.com - Sekilas bangunan ini nampak seperti rumah dalam tahap pembangunan. Memang benar, dinding bangunan yang bergambar celeng ini nantinya menjadi rumah masa depan seorang seniman lukis terkenal di Indonesia, Joko Pekik. Celeng menggambarkan hasil karyanya yang fenomenal berjudul “Berburu Celeng” di era orde baru. Ada beberapa nisan kuburan unik lainnya yang ada di kompleks pemakaman Giri Sapto, Bantul, Yogyakarta.

Makam Giri Sapto memang unik, hanya ada satu di Indonesia. Makam ini dikhususkan untuk peristirahatan terakhir para seniman kondang Indonesia. Ilah sang maestro pencipta komik Gundala Putra Petir, Almarhum Hasmi dimakamkan di pemakaman Giri Sapto. Selain itu, seniman dan pelukis terkemuka asal Solo, Sapto Hudoyo juga telah bersemayam di kompleks pemakaman seniman ini.

Lokasi Makam Giri Sapto ini tidak jauh dari kompleks makam Raja Mataram, hanya berjarak sekitar 250 meter saja. Di area makam ini bersemayam puluhan seniman terkemuka dari berbagai tempat khususnya dari Yogyakarta

nisan unik makam seniman kondang

©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Keunikan makam tersebut berupa bentuk makam maupun batu nisan yang tidak lazimnya jika dibanding dengan makam-makam konvensional. Hal tersebut dikarenakan banyaknya bentuk makam yang diminta oleh seniman itu sendiri saat masih hidup.

Seperti makam dengan batu nisan dengan patung ayam kepunyaan seniman Sapto Hudoyo ini. Yang punya makna tersendiri bagi sang seniman semasa hidupnya.

Meski beberapa seniman masih hidup, namun sudah banyak yang memesan makam untuk kemudian hari, seperti pelukis kondang Joko Pekik yang sudah mempersiapkan makam dengan relief Celeng (babi hutan) seperti pada lukisannya yang laku 1 milyar pasca kejatuhan orde baru.

nisan unik makam seniman kondang

©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Kompleks makam seniman di Giri Sapto ini menjadi tempat ziarah juga wisata religi bagi masyarakat sekitar. Terlebih para penggemar setia atau fans Gundala Putra Petir yang digemari dari generasi ke generasi. Setiap pekan ada saja para penggemar kreator Gundala berziarah ke pusara Almarhum Hasmi.

Seniman yang dimakamkan di sini berasal dari genre seni yang berbeda-beda semasa hidupnya. Mereka bukan hanya berasal dari seniman murni otodidak namun ada pula seniman pahlawan, maupun seniman akademisi

Beberpa seniman kondang lain seperti Ilustrator pada buku cerita Api di Bukit Menoreh Herry Wibowo, Tokoh Film El Manik, dan Sapto Hoedoyo dan ayam kesayangan Philip Von Sapto Hoedojo, bertuliskan lahir Filipina yang dimakamkan di samping pusaranya. Selain itu makam H. Widayat, maestro lukis Indonesia dan seniman tari terkemuka Yogyakarta KRT Sasmintadipura.

nisan unik makam seniman kondang

©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Selain itu, rindangnya pepohonan menjadi alasan makam Giri Sapto ini menjadi destinasi pelepas penat dari kebisingan kota. Arsitekturnya megah, kompleks makamnya berada di atas bukit sesuai namanya “Giri” yang berarti gunung. Untuk mencapainya harus menapaki puluhan anak tangga dan disambut gapura membentang berukuran puluhan meter.

nisan unik makam seniman kondang

©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Kompleks pemakaman para seniman ini digadang oleh RM Sapto Hudoyo sendiri. Dia beranggapan bahwa seniman layak dihargai karena karya-karyanya, oleh karena itu pembangunan sebuah kompleks makam seniman dapat menjadi cara bagi orang-orang untuk mengenang karya-karya para seniman tersebut.

Kemudian disetujui Bupati Bantul kala itu, KRT Suryapamo Hadiningrat, dengan memberikan sebidang tanah di perbukitan Wukirsari hingga akhirnya diresmikan oleh Sri Sultan (mdk/Ibr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP