Cara Mengetik Cepat dan Ketahui Posisi Jari yang Benar Supaya Terbiasa
Merdeka.com - Hidup di era digital, di mana mengetik hampir merupakan kebutuhan sehari-hari, mempelajari cara penggunaan keyboard yang tepat sangat penting. Tidak hanya dapat lebih produktif dan menyelesaikan berbagai hal dengan keyboard lebih cepat, mengetik cepat juga memungkinkan Anda mengikuti perkembangan otak.
Mengetik adalah komunikasi. Semakin baik keterampilan keyboard, semakin akurat dapat mengirimkan pesan. Namun, mempelajari cara mengetik cepat bisa menjadi tugas pelatihan yang intensif.
Selain itu, postur yang baik atau ergonomi juga memiliki pengaruh pada seberapa cepat Anda dapat mengetik. Pada awalnya, mungkin masuk akal untuk tidak terlalu memperhatikan semua hal kecil ini. Anda hanya ingin menekan keyboard dan mengetik dengan cepat.
Namun banyak faktor mengapa seseorang bisa dengan mengetik cepat pada keyboard, untuk mengetahuinya, simak cara mengetik cepat beserta tipsnya di bawah ini:
Cara Mengetik Cepat
1. Teknik Dasar dan Tips
Mempelajari konsep dasar pengetikan sentuh akan memudahkan proses belajar Anda karena kecepatan yang meningkat seiring dengan peningkatan koordinasi tubuh (jari, otot) dan pikiran (pengenalan keyboard).
Berikut kiat-kiat dasar yang perlu Anda terapkan untuk cara mengetik cepat:
Berlatih terusSalah satu kebiasaan paling penting untuk diterapkan adalah duduk dan melakukan latihan teratur. Anda dapat melakukan ini secara online secara gratis, atau berlatih dengan tutor premium seperti KAZ atau Typey. Keduanya akan mengajarkan Anda sistem 10 jari dan kebiasaan mengetik yang baik.
Mempelajari posisi 10 jari yang benar untuk kebiasaan yang baikJari tangan kanan
1. Telunjuk : Jari telunjuk harus di letakkan pada tombol huruf J, H, U, Y, M, N, 7 dan 6
2. Jari Tengah : Jari tengah Bertugas menekan huruf K, I, koma (,) / tanda lebih kecil (
3. Jari Manis : jari manis diletakkan pada huruf L, O, 9 / tanda kurung kiri ( ), dan titik (.) / tanda lebih besar (>) serta Alt
4. Kelingking : Jari kelingking diletakkan pada tombol keyboard yang ada di sebelah kanan, selain dari yang telah disebutkan di atas, yaitu mulai dari tanda titik dua (;), tanda petik (‘), Enter, huruf P, tanda kurung siku { } / [ } , garis miring ke kiri ( ), tanda Tanya ( ? ) / tanda miring (/), klik kanan (tanda seperti dokumen) serta Shift dan Ctrl kanan.
5. Jempol : Jari jempol fokus pada spasi. Khusus yang ini baru digunakan kalau salah satu dari jari kiri yang terakhir kali menekan tombol. Jadi prinsip kerjanya dibuat bersilang dengan jempol kiri.
Letak Jari Tangan Kiri pada Keyboard
Berikut cara mengetik cepat dengan meletakkan jari kiri di keyboard:
1. Telunjuk : Jari telunjuk sebelah kiri berfungsi untuk mengetik huruf F, R, V, G, T, B, angka 4 dan 5,
2. Jari Tengah : Jari tengah sebelah kiri digunakan untuk huruf D, E, C, dan angka 3.
3. Jari Manis : Jarri manis digunakan untuk huruf S, W, X, dan 2.
4. Kelingking : Sedangkan kelingking sebelah kiri diletakkan pada hurud A, Q, Z, 1, Alt dan selain yang disebut, yaitu tanda ~, Tab, Caps Lock, Shift, Ctrl, dan tombol jendela / Windows.
5. Jempol : Adapun jempok diletakan pada Menekan pada spasi.
Rumusnya, bila jari di tangan kanan yang terakhir menekan tombol maka baru menggunakan jempol kiri ini dan demikian sebaliknya.

©2020 Merdeka.com/Arie Basuki
Eyes off the keyboard
Sangat menggoda untuk melihat keyboard sambil menekan tombol. Pelajari cara mengetik lebih cepat tanpa menonton tangan Anda untuk memperkuat koneksi antara otot jari dan otak. Anda juga akan menemukan kesalahan dengan lebih mudah.
Gunakan pintasan
Pintasan membantu memproses perintah lebih cepat dan menghemat waktu. Seperti CTRL+C untuk mengcopy maupun CTRL+V untuk paste.
2. Tetapkan Tujuan Anda Sendiri
Apa tujuan jangka panjang, apa target harian Anda? Berlatih mengetik lebih cepat setiap hari akan memungkinkan Anda untuk maju dengan cepat. Namun, bagaimana Anda tahu sejauh mana kemajuan setelah satu minggu pelatihan? Anda perlu menetapkan tujuan yang realistis tetapi menantang.
Sesi tujuanSebelum setiap sesi pelatihan, tetapkan tujuan utama, dan beberapa sasaran sekunder. Anda dapat menetapkan tujuan utama untuk dapat menekan tombol apa saja di baris atas, 20 kali berturut-turut, tanpa melihat keyboard.
Sasaran kuatDengan mencapai sasaran, Anda akan dapat menilai dengan baik kemajuan setiap minggu. Sebagai saran terakhir: jadilah kreatif ketika menetapkan tujuan, dan cobalah untuk mengaturnya sesulit mungkin, bahkan jika itu membutuhkan kerja ekstra.
3. Ketik Lebih Cepat vs Akurasi vs Kesalahan
Ketika mempelajari keterampilan baru, kita akan sering mengalami kesuksesan instan. Sebagian besar dari kita akan dengan cepat menguasai keyboard dan dapat meningkatkan kecepatannya. Namun, ketepatan adalah kunci keberhasilan dan tidak boleh diabaikan ketika belajar mengetik.
©2012 Merdeka.com
KesalahanPeningkatan kecepatan sering memicu kesalahan pengetikan yang ceroboh dengan pemula. Ada beberapa tips tentang bagaimana Anda dapat menghindari jebakan ini.
Pertama-tama, pastikan Anda secara teratur akan memasukkan latihan akurasi dalam pelatihan Anda. Lebih penting melakukan teknik dengan lambat dan cara yang benar daripada cepat tetapi tidak akurat. Kecepatan datang dengan rutinitas.
KebiasaanKedua, kembangkan kebiasaan untuk memastikan Anda mengirimkan konten yang bebas dari kesalahan. Misalnya, Anda dapat menggunakan pemeriksa ejaan, melakukan proofreading atau membaca pikiran dengan keras untuk diri sendiri.
Selanjutnya, berlatih rollover. Menariknya, mereka yang tahu cara mengetik lebih cepat juga memiliki tingkat kesalahan terendah karena otak benar-benar tahu di mana, kapan dan bagaimana menekan tombol.
4. Fokus pada postur dan pencahayaan
Anda mungkin bersemangat dan siap untuk mulai mengetik sampai jari-jari sakit, tetapi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terlebih dahulu, seperti mempertahankan postur dan ergonomi yang baik.
Mengembangkan postur yang baik sangat penting karena pasti Anda tidak ingin merusak punggung saat mengetik dan duduk di posisi yang buruk. Selain itu, Anda perlu menghindari masalah kesehatan seperti RSI (Repetitive Strain Injury) atau sindrom penglihatan komputer.
Beberapa tips dasar untuk diikuti yaitu:
Ingat, Anda mungkin akan melakukan ini selama berjam-jam setiap hari, sehingga Anda menginginkan postur yang nyaman dan benar! Kedua, ruangan tempat Anda akan bekerja atau melakukan pelatihan dalam kebutuhan sebanyak mungkin.
Anda harus dapat melihat tombol pada awalnya, tanpa menyipit, dan baik bagi mata untuk memiliki sebanyak mungkin cahaya di sekitar layar komputer.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya