Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Mengecek Golongan Darah Tanpa Tes, Mudah Dilakukan

Cara Mengecek Golongan Darah Tanpa Tes, Mudah Dilakukan Ilustrasi Golongan Darah. royalmassagewellness.com

Merdeka.com - Mengetahui golongan darah tentu saja penting terkait dengan kebutuhan medis yang Anda perlukan. Seperti saat membutuhkan transfusi darah, hendak mendonorkan darah hingga ketika akan menikah dan berencana memiliki anak.

Lalu, sebenarnya bagaimana cara mengetahui golongan darah kita? Apakah bisa dilakukan tanpa melakukan tes darah?

Sebenarnya, ada beberapa metode yang dapat dilakukan ketika Anda ingin mengetahui golongan darah namun dilakukan tanpa melalui tahapan tes darah. Cara mengetahui golongan darah tanpa tes mungkin memang tidak sepenuhnya akurat dibandingkan dengan orang yang melakukan tes darah. Oleh sebab itu, memang tahapan tes darah untuk mengetahui golongan darah menjadi cara yang paling akurat.

Namun, tidak ada salahnya jika Anda ingin mencoba untuk mengetahui golongan darah tanpa tes. Untuk mengetahui secara rinci, berikut kami telah rangkum 4 cara mengetahui golongan darah tanpa tes yang dilansir dari doktersehat.com

1. Mengetahui Golongan Darah Orang Tua

ilustrasi golongan darah

royalmassagewellness.com

Cara mengetahui golongan darah tanpa tes yang dapat dilakukan yang pertama dengan mengetahui golongan darah dari orang tua. Meski memang sifatnya hanya perkiraan, namun metode ini dapat dicoba.

  • Golongan darah A dan A, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah O atau A
  • Golongan darah A dan B, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah A, B, O, atau AB
  • Golongan darah A dan O, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah A atau O
  • Golongan darah A dan AB, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah A, B atau AB
  • Golongan darah B dan B, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah O atau B
  • Golongan darah B dan O, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah B atau O
  • Golongan darah B dan AB, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah A, B, atau AB
  • Golongan darah AB dan AB, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah A, B, atau AB
  • Golongan darah AB dan O, kemungkinan anak akan memiliki golongan darah A, atau B
  • Golongan darah anak tidak melulu serupa dengan golongan darah orang tua. Beberapa kombinasi golongan darah justru menghasilkan golongan darah yang berbeda.

    2. Kondisi Fisik

    Cara mengetahui golongan darah tanpa tes juga dapat dilakukan dengan melihat kondisi fisik dari individu tersebut. Kondisi fisik juga dapat digunakan sebagai cara untuk memprediksi golongan darah seseorang. Cara yangg dapat dilakukan antara lain:

    Kulit

    Orang dengan golongan darah A cenderung memiliki kulit dengan pori-pori kecil, tekstur kulit wajah yang halus, tidak mudah berkeringat, dan tidak rentan terhadap iritasi kulit.

    Orang dengan golongan darah B cenderung memiliki lapisan kulit yang tipis dan mudah terkena iritasi, pori-pori besar, dan mudah berkeringat.

    Orang dengan golongan darah AB memiliki tipe kulit yang bisa dikatakan baik dan kuat. Hal ini didasari karena golongan darah AB merupakan perpaduan dari golongan darah A dan B.

    Orang dengan golongan darah O, kulitnya cenderung memiliki pori-pori besar, mudah berkeringat saat di tempat panas, dan rentan terhadap alergi.

    Daya Tahan Tubuh

    Golongan darah A rentan terhadap penyakit ringan seperti flu, atau penyakit-penyakit lainnya yang ditularkan melalui udara.

    Golongan darah B dan O disebut-sebut memiliki daya tahan tubuh yang bagus sehingga tidak mudah terserang penyakit.

    Golongan darah AB rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang tidak higienis.

    Guna memastikan apa golongan darah Anda, lebih baik untuk melakukan tes medis di rumah sakit maupun klinik yang menyediakan layanan tes darah.

    3. Cara Mengetahui Golongan Darah dengan ABO

    Sebetulnya, metode ABO ini memang harus melalui tahapan tes darah terlebih dahulu. Dengan menggunakan teknik ini, hasil tes akan mengelompokkan golongan darah menjadi 4, yaitu A, B, AB, dan O.

    Pada saat darah diteteskan pada bidang yang telah diberi zat anti, maka penentuan golongan darah adalah sebagai berikut:

  • Jika darah menggumpal di bidang dengan zat anti A, maka golongan darahnya A
  • Jika darah menggumpal di bidang dengan zat anti B, maka golongan darahnya B
  • Jika darah menggumpal di kedua bidang, maka golongan darahnya AB
  • Jika darah tidak menggumpal di kedua bidang, maka golongan darahnya O
  • 4. Cara Mengetahui Golongan Darah dengan Sistem Rhesus

    o

    ©2015 Merdeka.com

    Sama dengan metode ABO, metode rhesus nantinya juga bersamaan dengan tes golongan darah menggunakan ABO. Dokter akan mengidentifikasi rhesus (Rh) darah dari seseorang. Caranya dengan mencampurkan antigen D dan sampel darah. Setelah itu, akan diketahu tipe rhesus yang dimiliki.

  • Rhesus positif (Rh+), jika terdapat antigen Rh di dalam sel darah merah. Orang yang memiliki rhesus positif dapat menerima transfusi darah dari orang dengan Rh+ dan Rh-
  • Rhesus negatif (Rh-), jika tidak terdapat zat antigen Rh di dalam sel darah merah. Orang yang memiliki rhesus negatif hanya bisa menerima transfusi darah dari orang yang memiliki Rh- juga.
  • Jenis Golongan Darah dan Penjelasannya

    Ada delapan jenis golongan darah yang berbeda, yaitu:

    A positif: Ini adalah salah satu jenis golongan darah yang paling umum, dengan jumlah sekitar 27,42 persen dari populasi dunia. Seseorang dengan tipe A positif hanya dapat mendonorkan darahnya kepada orang yang bergolongan darah A positif atau AB positif.

    A negatif: Seseorang dengan tipe langka ini (1,99 persen dari populasi dunia) dapat memberikan darah kepada siapa pun dengan golongan darah A atau AB.

    B positif: Seseorang dengan jenis golongan darah ini (22 persen dari populasi dunia) hanya dapat mendonorkan darah kepada orang yang memiliki golongan darah B positif atau AB positif.

    B negatif: Seseorang dengan tipe yang sangat langka ini (1,11 persen dari populasi dunia) dapat memberikan darah kepada siapa pun dengan golongan darah B atau AB.

    AB positif: Orang dengan golongan darah langka ini (5,88 persen dari populasi dunia) dapat menerima darah atau plasma dari jenis apa pun. Mereka dikenal sebagai penerima universal.

    AB negatif: Ini adalah jenis golongan darah paling langka (0,36 persen dari seluruh dunia). Seseorang dengan golongan darah ini dikenal sebagai “donor plasma universal”, karena siapa pun dapat menerima plasma jenis ini.

    O positif: Ini adalah salah satu golongan darah yang paling umum (38,67 persen populasi dunia). Seseorang dengan jenis golongan darah ini dapat memberikan darah kepada siapa saja dengan golongan darah positif.

    O negatif: Seseorang dengan golongan darah langka ini (2,55 persen populasi dunia) dapat memberikan darah kepada siapa pun dengan golongan darah jenis apa pun.

    Empat golongan darah utama didasarkan pada apakah Anda memiliki dua antigen spesifik atau tidak -- A dan B. Dokter menyebutnya Sistem Golongan Darah ABO.

    Grup A memiliki antigen A dan antibodi B.

    Grup B memiliki antigen B dan antibodi A.

    Grup AB memiliki antigen A dan B tetapi tidak memiliki antibodi A atau B.

    Grup O tidak memiliki antigen A atau B tetapi memiliki antibodi A dan B.

    (mdk/jen)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP