6 Manfaat Dzikir Sebelum Tidur yang Jarang Diketahui, Dijauhkan dari Jin
Merdeka.com - Berdoa bisa dilakukan di waktu apa pun bahkan sebelum tidur. Berdoa dengan melakukan dzikir sebelum tidur ternyata memiliki berbagai manfaat.
Rasulullah pun menganjurkan kita agar berdzikir kepada Allah. Dari Abu Hurairah ra. dari Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau berkata: ”... Dan barangsiapa yang berbaring, kemudian ia tidak dzikir kepada Allah maka ia juga akan mendapat kerugian di hadapan Allah.” (HR. Abu Dawud).
Adapun manfaat dzikir sebelum tidur yang bisa diperoleh yang dirangkum merdeka.com di bawah berikut:
Mendekatkan Diri pada Allah
Berdzikir merupakan satu di antara amalan yang paling disukai Allah SWT. Ini tertuang dalam hadis yang berbunyi:
"Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, Para Sahabat yang hadir berkata: "Mau (wahai Rasulullah)!" Beliau bersabda: "Zikir kepada Allah Yang Maha Tinggi." (HR. At-Tirmidzi no. 3377).
Berdzikir juga bisa mengingatkan diri pada kehidupan setelah kematian dan membuat selalu ingat akan kebesaran-Nya.
Dijauhkan dari Gangguan Jin
Manfaat dzikir sebelum tidur yang adalah dijauhkan dari gangguan jin selama seharian. Apabila membacanya di pagi hari, maka ia akan terjaga dari gangguan jin sampai sore hari. Lalu apabila membacanya di sore hari, maka ia akan terjaga dari gangguan jin sejak petang hingga pagi hari.
Menurut Ibnu Qoyim, manfaat dzikir diibaratkan sebagai baju besi. Semakin banyak lapisan lempengnya, senjata tidak akan bisa menembus pemakainya. Bahkan, kekuatan baju besi bisa mencapai keadaan di mana tombak bisa mental dan balik menyerang orang yang melemparnya.
Menenteramkan Hati
Manfaat dzikir sebelum tidur yaitu dapat menenteramkan hati. Dzikir dan meditasi memiliki kesamaan, yaitu memfokuskan konsentrasi pada satu titik, khusus untuk dzikir satu titik yang dijadikan fokus konsentrasinya adalah Allah.
Kegiatan membaca berulang-ulang (misalnya membaca kalimat dzikir) merupakan salah satu kegiatan untuk berkonsentrasi. Doa merupakan salah satu bentuk dari meditasi, yang dalam praktiknya berfokus pada kata-kata suci (Edelman & Mandle, 2010).
Seperti yang diketahui, meditasi memiliki banyak manfaat kesehatan terutama untuk mental dan jiwa. Demikian pula dengan berdzikir.
Dilimpahi Kasih Sayang Allah
Manfaat dzikir sebelum tidur ialah mendapat kasih sayang dari Allah SWT. Hal ini telah jelas dikatakan dalam Surat Al Ahzab, bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk bertasbih kepada-Nya setiap pagi dan petang. Allah akan memberikan rahmat kepada manusia.
Seseorang yang membaca dzikir pagi dan petang, maka Allah SWT akan memintakan ampun untuknya.
Seseorang yang berdzikir berarti selalu mengingat dan mencintai Allah SWT dalam keadaan apapun. Jika seorang hamba mencintai-Nya, maka Allah akan memberi kasih sayang-Nya melebihi apa yang dibayangkan.
Diampuni Dosa-dosanya
Manfaat dzikir sebelum tidur yang selanjutnya adalah diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dengan berdzikir, maka secara langsung akan mencegah seseorang berbuat kemaksiatan karena ia ingat bahwa Allah selalu melihat apa yang diperbuatnya.
Bacaan dzikir ini sangat beragam, di antaranya kalimat thoyyibah dan kalimat istighfar. Kalimat istighfar adalah dzikir harian yang selalu dibaca Rasulullah SAW.
Dalam Surat Ghafir disebutkan barangsiapa yang bertasbih kepada Allah dan memohon ampunan-Nya, maka Dia akan mengampuni dosa-dosa.
“Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu sore dan pagi.” (QS. Ghafir: 55)
Menjadi Penghuni Surga
Manfaat dzikir sebelum tidur juga menjadi jalan bagi seorang hamba untuk masuk ke surga-Nya Allah SWT. Terlebih jika bacaan dzikir ini diucapkan dengan penuh penghayatan. Salah satu bacaan dzikir pagi dan petang yang populer adalah doa sayyidul istighfar.
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika. Wa wa’dika maastatha’tu a’uudzubika min syarrimaa shana’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya. Wa abuu-u bidzanbii faaghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: " Ya Allah, Engkaulah Tuhanku tiada tuhan selain Engkau yang menciptakan aku. Dan aku adalah hamba-Mu, dan aku akan setia pada janjiku kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku. Maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya