25 Kata-kata Putus Cinta Bahasa Jawa yang Wakili Perasaan
Merdeka.com - Kata-kata putus cinta bahasa Jawa memang sangat mewakili perasaan orang-orang Jawa yang putus cinta. Selain lebih mengena, biasanya kata-kata bahasa Jawa juga memiliki tingkatan arti yang semakin dalam.
Bagi kamu yang ingin mengungkapkan perasaan sedih dan patah hati di status WhatsApp atau media sosial lainnya, kata-kata putus cinta Bahasa Jawa bisa menjadi pilihan yang ampuh untuk menyindir si dia maupun hanya ingin sebatas mengungkapkan perasaan.
Berikut kumpulan kata-kata putus cinta bahasa Jawa yang dilansir dari berbagai sumber:
Kata-kata Putus Cinta Bahasa Jawa yang Bermakna Mendalam
1. "Aku nangis dudu mergo aku lemah, tapi aku nangis mergo wis kesel nyoba kuat kanggo wektu sing suwe."
(Aku menangis bukan karena aku lemah, tetapi aku menangis karena telah lelah berusaha kuat dalam waktu yang lama)
2. Ana siji wae sing bisa mbok tindakake kanthi apik, yaiku ngremukke ati."
(Hanya satu hal yang bisa kamu lakukan dengan baik, yaitu meremukkan hati)
3. "Kowe pancen pinter nggawe uwong sayang, tapi kenapa malah mbok tinggal pas aku lagi sayang-sayange?"
(Kamu memang pintar membuat orang sayang, tapi mengapa kemudian kamu tinggalkan saat aku sedang sayang-sayangnya?)
4. "Pacar iku kudune mendoakan ora malah menduakan."
(Pacar itu harusnya mendoakan bukan malah selingkuh)
5. "Sing bot kui duduk nglalekne kenangan, tapi ngumpulne tenogo ben iso kuat merelakan."
(Yang berat itu bukan melupakan kenangan, tapi mengumpulkan tenaga biar bisa kuat merelakan)
6. "Siji loro telu, pitu wolu songo. Cedak karo aku dadine karo wong liyo."
(Satu dua tiga, tujuh delapan sembilan. Dekatnya sama aku jadiannya sama yang lain)
7. "Omonganmu koyo telo, empuk ning nyereti."
(Perkataanmu seperti ketela, halus tapi nyesek)

©Shutterstock/Ja Jiang
8. "Sak umpamane koe iso ngrasakke kepriye rasane dadi awakku pasti koe ora bakal ngerti opo rasane, sakit lan kecewa.”
(Misalkan kamu bisa merasakan bagaimana rasanya jadi diriku pasti kamu nggak bakal ngerti apa rasanya, sakit dan kecewa)
9. "Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg."
(Supaya tidak kecewa, kita harus tahu kapan waktunya berhenti berharap dan kapan waktunya untuk berhenti)
10. "Jarene wes ikhlas de’e karo sing liyo, kok iseh ngomong ‘Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.’ Mbok wes meneng wae luwih apik."
(Katanya sudah ikhlas kalau dia bersama orang lain, kenapa masih bilang 'Kalau Tuhan tidak akan membalas, karma bagi yang jahat' sudahlah diam lebih baik)
Kata-kata Putus Cinta Bahasa Jawa Wakili Perasaan
11. "Nelangsa rasane, sing tak tresno ono sing nduwe."
(Sedih rasanya, yang aku sukai sudah ada yang punya)
12. "Tresno kuwi pancen aneh. Contone aku tresno kowe, tapi kowe ora tresno aku."
(Cinta itu memang aneh. Contohnya aku cinta kamu, tapi kamu tidak cinta aku)
13. "Aku sing loro ati, ngopo wong liyo sing mbok obati?."
(Aku yang sakit hati, kenapa orang lain yang kamu obati?)
14. "Witing tresno jalaran soko kulino, lunture tresno jalanan ono wong liyo."
(Cinta datang karena kebiasaan, lunturnya cinta karena adanya orang lain)
15. "Raperlu sih nunjukke roso sayang seng luwih, nek suk akhire kowe nunjukke wong seng anyar seng mbok celuk sayang."
(Tidak perlu menunjukkan rasa sayang yang lebih, kalau besok pada akhirya kamu menunjukkan ada orang baru yang kamu panggil sayang)
16. "Kadang aku kudu ngeculke, ben koe ngerti rasane kelangan karo mempertahankan ki pie."
(Terkadang aku harus melepaskan, agar kamu tahu bagaimana rasanya kehilangan sama mempertahankan itu seperti apa)
17. "Dicedaki acuh tak acuh bareng suwung bingung, lha karepmu i pie . Opo aku kudu mlayu neng laut ben koe ngerti aku tenanan."
(Didekati acuh tak acuh, apa sebenarnya maumu. Apa aku harus lari ke tengah laut supaya kamu mengerti)
18. "Janjimu tresnamu gede, nyatane saiki mbok tinggalne."
(Janjimu cintamu besar, tapi kenyataannya sekarang kamu pergi)
19. "Ngapusi kui hakmu. Kewajibanku mung etok-etok ora ngerti yen mbok apusi."
(Berbohong itu hakmu. Kewajibanku hanya pura-pura tidak tahu kalau kamu berbohong)
20. "Saben dino kegowo ngimpi tapi ora iso duweni."
(Setiap hari terbawa mimpi tapi tidak bisa memiliki)
21. "Ngenteni awakmu sayang karo aku bebasan koyo ngenteni udan ning mongso ketigo, ora mungkin."
(Menunggu kamu sayang denganku sama halnya seperti menunggu hujan di musin kemarau, nggak mungkin)
22. "Rapopo aku karo awakmu ora isoh bareng, sing penting kopiku karo kopimu wis tau sak mejo berdua."
(Nggak pa pa aku sama kamu nggak bisa bersama, yang penting kopiku dan kopimu udah pernah semeja berdua)
23. "Wis kadung ngomong sayang jebule wis nduwe gandengan, wis kadung tak sawang malah ninggal kenangan."
(Udah terlanjur bilang sayang ternyata udah punya gandengan, udah terlanjur aku pandang malah meninggalkan kenangan)
24. "Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, mantan wes neng penghulu aku iseh kesepian."
(Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian)
25. "Nek koe tenanan tresno, ojo koe nggawe eluh banyu motone, ojo nyakiti atine, ojo nggawe atine loro."
(Jika kamu benar-benar cinta padanya, jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka)
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya