Alessandro Stefano Cugurra Rodriguez sangat senang karena telah sukses membawa Persija Jakarta menjadi juara Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Bali United Fc dengan skor telak tiga gol tanpa balas. Selain itu dirinya juga sukses membawa Persija menjadi juara dalam kejuaraan Boost SportsFix Super Cup 2018 di Malaysia.
Pria asal Brazil ini mengaku bahwa kemenangan Persija atas Bali juga berdasarkan faktor dukungan dari puluhan ribu suporter The Jakmania yang membanjiri Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan pakaian ciri khasnya berwarna oren di luar maupun di dalam stadion.
"Pasti, faktor buat tim. Tim lebih semangat dan tim lebih percaya diri, waktu kamu punya suporter penuhi stadium suport kita, pasti tim lebih siap," ujar Stefano saat berbincang dengan merdeka.com di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (18/2).
Sebelum bertanding, dirinya pun mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengetahui kalau timnya akan menjadi juara Piala Presiden 2018 saat menghadapi Bali. Meskipun Persija sempat kalah melawan Bali dengan skor 3-2 saat fase group.
"Lawan Bali waktu group stage dua tim sudah lolos, terus waktu itu kita sudah boleh kalah dan Bali sudah pasti lolos sama Persija. Tapi kemarin beda, kita sudah tahu yang menang juara yang kalah kurang bagus," ungkapnya.
Meskipun sudah membawa Persija dua kali angkat trofi juara, pria yang akrab disapa Teco ini tetap merasa belum puas. Karena dirinya ingin selama menjadi pelatih, agar Persija bisa selalu menjadi juara dan bisa membuat bangga tim julukan Macan Kemayoran dan suporter Jakmania.
"Kita masih punya satu slotan (untuk selalu juara). Kita pasti tahu yang kurang tapi kita tidak bicara dengan suporter atau pers. Kita sudah bicara soal satu pemain, kita tunggu saja sekarang dari manajemen deal atau enggak," katanya.
Untuk bisa menjadi juara, dirinya selalu memberikan semangat kepada para pemain saat latihan agar selalu bekerja keras untuk bisa jadi yang terbaik. Karena dengan sendirinya akan bagus saat berlaga.
"Kita kerja keras di latihan, kita bilang pemain-pemain banyak pemain baru yang datang tahun ini, dan kita harus tahu buat proses adaptasi dalam tim. Tapi saya bilang latihan harus kerja keras, waktu kamu punya konsentrasi kamu harus kerja keras dalam latihan," tandasnya.