Faktor Kebugaran, Ancaman Persikota Hadapi Persikabo

Persikota Tangerang dihadapkan laga krusial di ajang lanjutan Piala Indonesia (PI).

Bola.net
Oleh Bola.net - Reporter
Faktor Kebugaran, Ancaman Persikota Hadapi Persikabo
Faktor Kebugaran, Ancaman Persikota Hadapi Persikabo

Persikota Tangerang dihadapkan laga krusial di ajang lanjutan Piala Indonesia (PI). Pasalnya, Leo Soputan dan kawan-kawan harus meladeni Persikabo Kabupaten Bogor, di stadion Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/4).

Selain itu, laga tersebut merupakan penentuan langkah Ksatria Benteng- julukan persikota- melaju ke babak selanjutnya di PI 2012.

Dalam pertemuan pertama, tim besutan Agus Suryanto berhasil menundukkan Laskar Padjajaran- sebutan Persikabo. Tapi, itu bukan garansi buat Ksatria Benteng menembus babak selanjutnya. Mengingat, dalam leg pertama tim Kuning Biru hanya menang tipis 1-0.

Menghadapi Laskar Padjajaran, pelatih Agus Suryanto dituntut kreatif menurunkan pola permainan. Itu karena, jelang laga digelar striker Galih Rangga masih belum pulih dari cedera. Sementara itu, performa bomber andalannya Gendut Doni masih angin-anginan.

Saat ini, Agus Suryanto tengah berusaha mengembalikan kebugaran pasukannya pasca bentrok lawan Persitara Jakarta Utara. Kebugaran pemain sangat dibutuhkan mengingat Ksatria Benteng harus bermain habis-habisan di kandang Persikabo nanti.

"Kondisi para pemain sudah mulai kembali bagus," ungkap asisten pelatih Persikota, Suwanda, kepada Bola.net.

Persikota hanya memiliki 20 pemain di putaran kedua Divisi Utama musim 2012. Jumlah tersebut mempersulit kondisi klub kebanggaan masyarakat Kota Tangerang dalam menjalani delapan laga putaran kedua Divisi Utama plus Piala Indonesia. Pelatih sulit melakukan rotasi pemain karena stok pemain cadangan yang tidak mencukupi.

Pada pertandingan melawan Persitara akhir pekan lalu, tim yang dahulu berjuluk Bayi Ajaib hanya membawa lima pemain cadangan. Itu menyusul empat anggotanya tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning dan cedera.

Alhasil, strategi tidak dapat diterapkan secara maksimal. Apalagi, terus menerus bertanding tanpa rotasi dikhawatirkan membuat stamina para pemain jeblok.

"Saya yakin, kalau recovery pemain maksimal maka pemain tidak mengalami kelelahan walau mengikuti intensitas latihan yang cukup tinggi," ungkap Suwanda.

Di putaran pertama lalu, kelelahan pemain menjadi momok menakutkan. Para pemain silih berganti jatuh sakit karena faktor kelelahan. Namun untungnya, hingga dua pertandingan terakhir, belum ada pemain Persikota yang mengalami problem serupa.

"Hanya saja Galih belum bisa tampil melawan Persikabo. Terlalu beresiko memaksanya bermain walau hari ini sudah ikut latihan bareng tim. Mungkin dia baru diturunkan saat melawan PS Bengkulu pada 6 April nanti. Kalau Joko, sudah bisa tampil," pungkas Suwanda. (esa/dzi)

Rekomendasi