Kenali Kanker Pembuluh Darah atau Angiosarkoma yang Diderita Clerence Chyntia
Merdeka.com - Kabar duka datang dari additional drummer band Noah, Rio Alief yang harus merelakan ang istri yaitu Clerence Chyntia Audry meninggal dunia pada Selasa (18/10). Celerence meninggal dunia setelah melawan kanker selama delapan bulan terakhir.
"Mungkin sebagian besar di sini saksi kurang lebih 8 bulan, ekstranya lagi 6 bulan kamu berjuang untuk Clerence fisik, finansial, mental, semuanya campur jadi satu. Tujuannya satu, kesembuhan Clerence," kata Rio Alief usai memakamkan istrinya.
Jenis kanker yang diderita oleh Clerence sendiri cukup langka yaitu kanker pembuluh darah atau dikenal sebagai angiosarkoma. Dilansir dari Mayo Clinic, jenis kanker ini terbentuk pada pembuluh darah dan pembuluh limfa.
Kanker jenis ini bisa muncul pada bagian tubuh mana saja namun paling sering muncul di kulit kepala dan leher. Pada kasus yang lebih langka, penyakit ini bisa muncul di payudara atau jantung.
Gejala Angiosarkoma
Dilansir dari WebMD, gejala dari kanker pembuluh darah ini bisa sangat tergantung dari di mana kanker ini terjadi. Pada kulit, gejala yang biasanya muncul berupa:
- Warna keunguan serupa lebam- Luka yang tak kunjung sembuh dan biasanya terus membesar- Gampang terluka ketika terbentur atau tersentuh- Benjolan empuk yang bisa dirasakan atau dilihat
Jika angiosarkoma terjadi di dalam tubuh seperti di hati atau jantung, maka gejala mungkin tidak terlihat jelas. Walau begitu, besar kemungkinan bahwa mungkin muncul rasa sakit.
Penyebab Kanker Pembuluh Darah
Pada sebagian besar kasus, penyebab terjadinya angiosarkoma ini tidak diketahui. Namun terdapat sejumlah hal yang diduga bisa memicu yaitu:
- Penanganan terapi radiasi di masa lalu- Limfedema atau benjolan yang disebabkan kerusakan pembuluh limpa- Paparan terhadap zat kimia tertentu seperti arsenik, vinil klorida, dan torium dioksida- Lesi yang telah ada sebelumnya- Sindrom genetik tertentu
Penanganan
Angiosarkoma biasanya baru dikenali setelah melakukan serangkaian tes seperti pemindaian MRI, CT, atau PET. Selain itu, biopsi juga bisa membantu mengetahui apakah ada masalah ini di tubuhmu.
Jika seseorang memang diketahui mengalami permasalahan ini, terdapat sejumlah cara yang bisa dilakukan. Hal ini bisa melalui operasi bedah, kemoterapi, dan radiasi atau memadukan ketiganya.
(mdk/RWP)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya